banner 728x250

Terungkap! Ini Dia 10 HP Paling Laris di Dunia Q2 2025, Siapa Rajanya?

terungkap ini dia 10 hp paling laris di dunia q2 2025 siapa rajanya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pasar smartphone global di kuartal kedua 2025 kembali menunjukkan persaingan sengit, dengan nama-nama besar seperti Apple dan Samsung yang masih mendominasi. Namun, ada satu merek yang berhasil menyelinap di antara keduanya, menunjukkan kekuatan yang tak bisa diremehkan. Data terbaru dari Counterpoint Research mengungkap model-model ponsel pintar yang paling banyak diburu konsumen di seluruh dunia.

Dominasi Apple dan Samsung di Puncak Global

banner 325x300

Tak tergoyahkan, trio iPhone 16 dari Apple masih menjadi raja di daftar HP terlaris dunia. Model dasar iPhone 16 menduduki posisi puncak, diikuti oleh iPhone 16 Pro Max, dan iPhone 16 Pro. Posisi ini menunjukkan konsistensi permintaan terhadap lini flagship terbaru Apple.

Namun, dominasi Apple mulai diusik oleh Samsung yang berhasil merangsek naik. Samsung Galaxy A16 5G dan Galaxy A06 4G sama-sama naik satu peringkat, menggeser posisi iPhone 15 dari daftar teratas. Ini menunjukkan kekuatan seri Galaxy A di segmen menengah yang sangat diminati.

Kejutan dari Kelas Menengah dan Entry-Level

Di posisi keenam, varian ekonomis Apple, iPhone 16e, juga menunjukkan performa impresif dengan kenaikan satu peringkat. Keberhasilan model ini didorong oleh penjualan yang kuat di pasar-pasar kunci seperti Jepang dan Amerika Serikat, membuktikan bahwa varian yang lebih terjangkau pun memiliki daya tarik tersendiri.

Samsung kembali mengisi posisi tujuh dan delapan dengan Galaxy A16 4G dan varian tertinggi flagship mereka, Galaxy S25 Ultra. Kehadiran dua model ini menegaskan strategi Samsung yang kuat di berbagai segmen harga, dari entry-level hingga premium.

Kejutan terbesar datang dari Xiaomi. Model entry-level mereka, Redmi 14C 4G, berhasil duduk di posisi sembilan. Ponsel ini meraih popularitas berkat daya tariknya di pasar-pasar berkembang seperti Amerika Latin, Timur Tengah, dan Afrika, menunjukkan potensi besar Xiaomi di wilayah tersebut.

Model yang Tergeser dari Daftar Top 10

Sayangnya, tak semua bisa bertahan di puncak. iPhone 15, yang pada kuartal sebelumnya berada di posisi empat, harus rela merosot ke posisi sepuluh. Ini menandakan pergeseran preferensi konsumen yang cepat atau munculnya model-model baru yang lebih menarik.

Beberapa model yang pada kuartal sebelumnya sempat masuk daftar 10 besar kini harus terlempar. Di antaranya adalah varian midrange dari Samsung, Galaxy A55, dan varian dengan baterai serta layar besar dari Apple, iPhone 16 Plus. Persaingan yang ketat membuat hanya yang paling diminati yang bisa bertahan.

Kondisi Pasar Smartphone di Indonesia: Ada Apa?

Beralih ke pasar domestik, Indonesia menghadapi tantangan tersendiri. Pengapalan smartphone di Tanah Air mengalami penurunan 7 persen secara tahunan (YoY) pada kuartal kedua 2025. Hal ini dipengaruhi oleh melemahnya permintaan konsumen dan ketidakpastian kondisi ekonomi global yang turut berdampak.

Sebagian besar merek smartphone di Indonesia merasakan dampak penurunan ini. Namun, ada dua merek yang justru berhasil mencatatkan pertumbuhan positif di tengah kelesuan pasar, yaitu Samsung dan Xiaomi. Keduanya menjadi pahlawan yang membantu menahan penurunan angka nasional agar tidak semakin dalam.

Samsung dan Xiaomi Mendominasi Pasar Indonesia

Samsung menunjukkan kenaikan pengapalan yang signifikan, mencapai 20 persen YoY pada kuartal kedua 2025. Angka ini menjadikannya kenaikan persentase tertinggi di antara para pemain lain, sekaligus membantu Samsung menduduki peringkat kedua di pasar Indonesia.

Sementara itu, Xiaomi meraih pangsa pasar sebesar 21 persen dan berhasil mempertahankan posisi teratas untuk kuartal kedua berturut-turut. Pertumbuhan Xiaomi mencapai 10 persen YoY, menunjukkan strategi yang efektif dalam menarik minat konsumen Indonesia.

Strategi Jitu Samsung dan Xiaomi di Tanah Air

Keberhasilan Samsung di Indonesia disebut sebagai buah fokus mereka pada teknologi 5G di seri Galaxy A. Dikombinasikan dengan upaya pemasaran yang kuat, Samsung berhasil meningkatkan kesadaran akan program tukar tambah dan opsi cicilan yang menarik, membuat produk mereka lebih mudah dijangkau.

Xiaomi mempertahankan kepemimpinannya dengan strategi perluasan jangkauan ritel offline dan diversifikasi portofolio produknya. Peluncuran seri Xiaomi 15 dan Poco F7 dengan varian baru yang menawarkan performa lebih baik dan baterai lebih besar, berkontribusi pada pertumbuhan keseluruhan merek. Xiaomi juga sukses memimpin di segmen entry-level sambil secara bertahap memperluas kehadirannya di segmen mid-range dan premium, didukung oleh harga yang kompetitif dan promosi yang konsisten.

Tantangan Berat untuk OPPO dan Vivo

Berbeda nasib, OPPO dan vivo harus menelan pil pahit dengan penurunan pengapalan masing-masing 14 persen YoY dan 29 persen YoY. Pergeseran strategi mereka untuk fokus pada segmen harga yang lebih tinggi ternyata belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Kurangnya peluncuran produk di segmen entry-level, ditambah dengan penurunan permintaan di segmen harga yang lebih tinggi, menjadi faktor utama di balik penurunan mereka selama kuartal tersebut. Ini menunjukkan pentingnya keseimbangan portofolio produk untuk memenuhi kebutuhan pasar yang beragam.

Secara keseluruhan, pasar smartphone global dan Indonesia di kuartal kedua 2025 menunjukkan dinamika yang menarik. Apple dan Samsung masih menjadi kekuatan dominan, namun kehadiran Xiaomi sebagai penantang serius, terutama di pasar berkembang, patut diperhitungkan. Di Indonesia, strategi yang tepat dalam menyikapi kondisi ekonomi dan preferensi konsumen menjadi kunci keberhasilan, seperti yang ditunjukkan oleh Samsung dan Xiaomi. Persaingan di pasar smartphone akan terus memanas, dan kita tentu penasaran siapa yang akan menjadi juara di kuartal berikutnya.

banner 325x300