banner 728x250

Terungkap! Anggota DPRD Sinjai Diduga Otak Pembakaran Mobil Kader Demokrat, Hasil Tes Urine Bikin Syok!

terungkap anggota dprd sinjai diduga otak pembakaran mobil kader demokrat hasil tes urine bikin syok portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar mengejutkan datang dari dunia politik lokal Sinjai, Sulawesi Selatan, setelah seorang anggota DPRD aktif dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Kamrianto alias KM (31), ditangkap polisi. Ia diduga menjadi dalang di balik kasus teror pembakaran mobil milik kader Partai Demokrat, Iskandar. Yang lebih mencengangkan, hasil tes urinenya disebut positif narkoba.

Penangkapan Kamrianto ini sontak menggemparkan publik, terutama di tengah dugaan keterlibatannya dalam aksi kriminal serius. Kasus ini bukan hanya soal pembakaran mobil, tetapi juga menyeret nama seorang legislator ke pusaran penyalahgunaan barang haram.

banner 325x300

Anggota Dewan Diduga Otak Pembakaran Mobil Kader Demokrat

Kamrianto, yang akrab disapa KM, kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian. Ia diyakini sebagai otak di balik aksi teror pembakaran mobil Toyota Fortuner hitam milik Iskandar, seorang pengurus DPC Partai Demokrat Sinjai. Dugaan ini muncul setelah serangkaian penyelidikan intensif yang dilakukan aparat.

Motif di balik tindakan keji ini masih didalami secara mendalam oleh pihak berwajib. Namun, tak bisa dikesampingkan adanya dugaan persaingan atau dendam politik yang melatarbelakangi insiden pembakaran mobil ini.

Hasil Tes Urine Positif Narkoba, Bikin Geleng-geleng Kepala

Seolah belum cukup dengan dugaan pembakaran, Kamrianto juga harus menghadapi fakta pahit lainnya. Setelah menjalani tes urine sebagai bagian dari proses penyelidikan, ia dinyatakan positif mengonsumsi narkoba. Temuan ini dikonfirmasi langsung oleh Kasat Reskrim Polres Sinjai, AKP Muhammad Yusuf.

Yusuf menjelaskan bahwa tes urine adalah salah satu rangkaian standar yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam menyelidiki suatu kasus tindak pidana. Hasilnya kali ini benar-benar mengejutkan banyak pihak, mengingat status Kamrianto sebagai seorang wakil rakyat.

Respons PAN: Hormati Proses Hukum, Sanksi Berat Menanti

Wakil Ketua Umum PAN, Eddy Soeparno, angkat bicara mengenai kasus yang menimpa kadernya ini. Meski mengaku belum menerima laporan resmi, Eddy menegaskan bahwa partainya sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan. Ia juga menekankan pentingnya asas praduga tak bersalah sampai ada putusan resmi dari pengadilan.

Eddy berjanji PAN tidak akan pandang bulu dan akan menindak tegas anggotanya jika terbukti bersalah. Sanksi terberat, termasuk pemecatan, siap dijatuhkan jika Kamrianto benar-benar terbukti terlibat dalam tindak pidana atau penyalahgunaan narkoba. Ini menunjukkan komitmen partai terhadap integritas kadernya.

Kronologi Pembakaran Mobil yang Mencekam di Sinjai

Insiden pembakaran mobil ini terjadi pada Kamis dini hari, 23 Oktober 2025, di Perumahan Lappa Mas 3, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan. Korban, Iskandar, baru saja tiba di rumah sekitar pukul 02.00 WITA dan memarkir mobilnya di halaman.

Sekitar satu jam kemudian, suasana tenang berubah mencekam. Seorang saksi yang tinggal di sekitar lokasi mendengar suara ledakan keras, disusul kobaran api yang melalap mobil Fortuner milik Iskandar. Warga sekitar dan korban berupaya memadamkan api, namun si jago merah terlalu cepat melahap habis kendaraan tersebut.

Jejak Pelaku Terendus, Dua Orang Ditangkap

Melihat kondisi mobil yang hangus terbakar, Iskandar segera melaporkan kejadian ini ke Polres Sinjai dengan nomor laporan LP/B/256/X/2025/SPKT/Res Sinjai. Tim kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mereka menemukan sejumlah barang bukti krusial, seperti pakaian, ponsel, serta sisa bahan bakar yang diduga digunakan untuk membakar mobil.

Dari serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi dan menangkap dua terduga pelaku. Selain Kamrianto (KM), seorang petani bernama SF (35) asal Dusun Batu Lohe, Desa Sukamaju, juga turut diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka. Keduanya kini harus mempertanggungjawabkan perbuatan mereka di mata hukum.

Proses Hukum Berlanjut, Menanti Keadilan

Dengan penetapan tersangka ini, kasus pembakaran mobil dan dugaan penyalahgunaan narkoba yang melibatkan anggota DPRD Sinjai ini memasuki babak baru. Publik menanti bagaimana kelanjutan proses hukum akan mengungkap seluruh fakta dan memberikan keadilan bagi korban.

Kasus ini menjadi pengingat keras akan integritas dan tanggung jawab yang harus diemban oleh setiap wakil rakyat. Keterlibatan seorang legislator dalam tindak pidana serius, apalagi disertai penyalahgunaan narkoba, mencoreng nama baik institusi dan kepercayaan masyarakat.

banner 325x300