Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka kembali menunjukkan komitmennya terhadap kesehatan masyarakat, khususnya generasi muda. Pada Jumat, 7 November 2025, Gibran tiba di Salatiga, Jawa Tengah, untuk meninjau langsung pelaksanaan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan imunisasi bagi siswa-siswi di SDN Ledok 05. Kunjungan ini bukan hanya sekadar agenda rutin, melainkan cerminan perhatian serius pemerintah terhadap fondasi masa depan bangsa.
Perjalanan Khusus Sang Wakil Presiden
Pagi itu, suasana di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Jawa Tengah, sedikit berbeda dari biasanya. Setelah mendarat, Wapres Gibran yang tampil santai namun tetap berwibawa dengan kemeja krem dan sepatu kets, segera melanjutkan perjalanan darat menuju Salatiga. Pemilihan moda transportasi darat ini menunjukkan kesederhanaan dan keinginan untuk lebih dekat dengan masyarakat, merasakan langsung kondisi jalanan yang dilalui warga setiap hari.
Perjalanan menuju Salatiga menjadi kesempatan bagi Gibran untuk melihat lebih dekat dinamika kehidupan di daerah. Setibanya di SDN Ledok 05, rombongan Wapres disambut antusias oleh para guru, petugas kesehatan, dan tentu saja, para siswa yang tampak bersemangat. Senyum ramah Gibran langsung memecah kekakuan, menciptakan suasana yang hangat dan akrab.
Melihat Langsung Kondisi Kesehatan Generasi Penerus
Tanpa membuang waktu, Gibran langsung menuju kelas pertama yang sedang melaksanakan Cek Kesehatan Gratis. Di sana, siswa kelas 6 sedang menjalani serangkaian pemeriksaan penting yang meliputi cek tinggi dan berat badan, pemeriksaan THT (Telinga, Hidung, Tenggorokan), mata, hingga gigi. Program CKG ini dirancang untuk mendeteksi dini potensi masalah kesehatan pada anak-anak sekolah.
Gibran terlihat serius mengamati setiap tahapan pemeriksaan, sesekali berbincang ringan dengan petugas kesehatan dan para siswa. Ia ingin memastikan bahwa setiap anak mendapatkan perhatian yang layak dan bahwa program ini berjalan efektif. Pemeriksaan kesehatan rutin seperti ini sangat krusial untuk memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal, serta mencegah masalah kesehatan yang lebih serius di kemudian hari.
Pentingnya Imunisasi untuk Masa Depan Anak Bangsa
Setelah meninjau CKG, Gibran berpindah ke kelas selanjutnya yang menjadi lokasi kegiatan imunisasi atau vaksinasi. Suasana di ruangan ini sedikit lebih tegang bagi sebagian anak, namun petugas kesehatan dengan sigap dan ramah menenangkan mereka. Gibran mendekat, menyaksikan seorang siswi SD yang baru saja selesai disuntik di lengan kirinya.
"Vaksin apa ini?" tanya Gibran dengan nada ingin tahu kepada petugas kesehatan. Pertanyaan sederhana ini menunjukkan keinginannya untuk memahami detail program yang sedang berjalan. Petugas vaksin dengan sigap menjawab, "Vaksin TD untuk kelas 5, Bapak." Penjelasan ini memberikan gambaran jelas tentang jenis vaksin dan target sasarannya.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, program vaksinasi di SDN Ledok 05 Salatiga ini mencakup vaksin DT (Difteri Tetanus) untuk siswa kelas 1, 2, dan 5 SD. Total ada 71 siswa yang menjadi penerima manfaat dari program imunisasi ini. Vaksinasi adalah benteng pertahanan utama bagi anak-anak dari berbagai penyakit menular berbahaya, memastikan mereka dapat belajar dan bermain dengan aman.
Komitmen Pemerintah untuk Kesehatan dan Pendidikan
Kunjungan Gibran ke Salatiga ini bukan sekadar seremonial. Ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan akses kesehatan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak. Kesehatan yang prima adalah modal utama bagi anak-anak untuk dapat belajar dengan baik, meraih prestasi, dan tumbuh menjadi generasi penerus yang unggul.
Pemerintah menyadari betul bahwa investasi di bidang kesehatan dan pendidikan adalah investasi jangka panjang yang paling berharga. Dengan anak-anak yang sehat dan cerdas, Indonesia akan memiliki sumber daya manusia yang kompeten untuk menghadapi tantangan masa depan. Program-program seperti CKG dan imunisasi massal di sekolah adalah wujud nyata dari komitmen tersebut.
Capaian Ekonomi yang Mendukung Kesejahteraan
Kunjungan Gibran ini juga tak lepas dari konteks capaian pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan satu tahun. Dalam periode tersebut, Indonesia mencatat capaian ekonomi yang signifikan. Tingkat kemiskinan nasional berhasil ditekan hingga 8,47 persen, angka terendah dalam 30 tahun terakhir.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga menunjukkan tren positif, mencapai 4,76 persen, level terendah sejak tahun 1995. Stabilitas ekonomi dan penurunan angka kemiskinan ini secara tidak langsung sangat mendukung keberhasilan program-program kesehatan dan pendidikan. Dengan kondisi ekonomi yang lebih baik, masyarakat memiliki akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang berkualitas.
Masa Depan Kesehatan Anak Indonesia
Kunjungan Wakil Presiden Gibran ke SDN Ledok 05 Salatiga menjadi pengingat pentingnya sinergi antara pemerintah, tenaga kesehatan, sekolah, dan masyarakat dalam menjaga kesehatan anak-anak. Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan terbaik untuk tumbuh sehat dan cerdas. Program Cek Kesehatan Gratis dan imunisasi adalah langkah konkret menuju terwujudnya masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa.
Pemerintah akan terus berupaya memperluas jangkauan program-program kesehatan preventif seperti ini ke seluruh pelosok negeri. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, diharapkan tidak ada lagi anak Indonesia yang terhambat perkembangannya karena masalah kesehatan yang seharusnya bisa dicegah. Misi penting di balik kunjungan Gibran ini adalah memastikan setiap anak Indonesia memiliki fondasi kesehatan yang kuat untuk meraih cita-cita mereka.


















