banner 728x250

Bukan Sekadar Janji! Bintang Muda Indonesia Siap ‘Guncang’ Politik Demi Kejayaan Demokrat 2029

bukan sekadar janji bintang muda indonesia siap guncang politik demi kejayaan demokrat 2029 portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Semangat baru membara di tubuh Bintang Muda Indonesia (BMI). Organisasi sayap pemuda Partai Demokrat ini baru saja melantik kepengurusan periode 2025-2030, dengan misi utama yang tak main-main: mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di kancah politik nasional. Ketua Umum terpilih, Farkhan Evendi, menegaskan bahwa ini bukan sekadar jabatan, melainkan amanah berat yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab.

Acara pelantikan yang berlangsung meriah di Hotel Acacia, Jakarta, Senin (27/10/2025), menjadi panggung bagi para pemimpin muda untuk menyuarakan komitmen mereka. Mereka siap membuktikan bahwa energi dan ide-ide segar dari generasi muda adalah kunci untuk membawa perubahan signifikan. Dengan kepengurusan baru ini, BMI bertekad untuk tidak hanya menjadi pelengkap, tetapi juga lokomotif pergerakan partai.

banner 325x300

Amanah Berat di Pundak Anak Muda

Farkhan Evendi, yang akrab disapa Cak Farkhan, kembali dipercaya memimpin BMI untuk periode kedua. Di hadapan ratusan pengurus dan kader yang berkumpul, ia mengingatkan akan inti dari perjuangan mereka. "Amanah kita adalah memperkuat Partai Demokrat untuk berjaya kembali. Ini adalah amanah yang harus kita jaga bersama," tegasnya, menyulut semangat para anggota.

Periode kepemimpinan 2025-2030 ini menjadi momentum krusial bagi BMI. Mereka dituntut untuk tidak hanya menjadi pelengkap, melainkan garda terdepan dalam setiap gerak langkah Partai Demokrat. Cak Farkhan menekankan bahwa keberhasilan partai di masa depan sangat bergantung pada kerja keras dan dedikasi para pemuda.

Dari Kata-kata ke Aksi Nyata: Filosofi Pergerakan BMI

Lebih dari sekadar retorika, Cak Farkhan mengajak seluruh anggota BMI untuk fokus pada aksi nyata. Ia menyoroti fenomena di mana Indonesia "sudah banyak dan tumpah ruah oleh kata-kata", namun minim implementasi. "Kita diam tapi bekerja, berbuat secara nyata, membuktikan kepada rakyat," serunya, menekankan pentingnya pembuktian melalui karya.

Filosofi ‘diam tapi bekerja’ ini menjadi landasan utama pergerakan BMI. Mereka ingin menepis anggapan bahwa politik hanya diisi oleh janji-janji manis tanpa realisasi. Setiap program dan kegiatan yang dijalankan BMI harus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar pencitraan.

Cak Farkhan juga mengingatkan bahwa kemajuan organisasi bukan hanya tanggung jawab pengurus inti, melainkan seluruh kader. Ia menekankan pentingnya menanamkan niat ibadah dalam setiap langkah di dunia politik. "BMI menjadi wadah untuk mendidik calon pemimpin muda yang punya karakter dan etika," jelasnya.

Karakter tertinggi yang harus dimiliki, menurutnya, adalah mementingkan rakyat di atas segalanya. Ia membayangkan BMI sebagai ‘ruang bersama’ di mana semua anggota adalah sahabat, saling mendukung, dan tidak ada ‘saling tikung’. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem politik yang sehat dan produktif.

Kolaborasi dan Kaderisasi: Kunci Sukses Menurut Wamenaker

Dukungan penuh juga datang dari Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Afriansyah Noor, yang juga menjabat sebagai Wasekjen Partai Demokrat. Ia mengapresiasi kiprah BMI yang telah memasuki periode kedua kepemimpinan. "Meski masih sangat muda, BMI mampu berkiprah dengan baik dalam memperkuat partai menuju kemenangan dan kejayaan di masa depan," puji Afriansyah.

Afriansyah menekankan bahwa kunci keberhasilan terletak pada semangat, niat kuat, kesabaran, ketulusan, dan keikhlasan. "Hal-hal itu yang harus dipegang dengan baik. BMI saya lihat semakin kuat," pesannya, memberikan suntikan motivasi bagi para kader muda. Ini adalah modal penting bagi setiap organisasi yang ingin tumbuh dan berkembang.

Lebih lanjut, Wamenaker Afriansyah Noor menyoroti pentingnya kaderisasi sebagai tulang punggung organisasi. Ia mengingatkan bahwa BMI bukan sekadar nama atau daftar pengurus di daerah, melainkan wadah vital untuk regenerasi kepemimpinan. "Kaderisasi sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan kekuatan organisasi di masa mendatang," ujarnya.

Ia juga berharap BMI dapat melakukan kolaborasi aktif dengan seluruh elemen masyarakat dan partai. Komitmen utama adalah memperkuat Partai Demokrat agar "berjaya kembali di tahun 2029", sebuah target yang jelas dan ambisius bagi organisasi sayap pemuda ini. Kolaborasi lintas sektor akan memperluas jangkauan dan dampak positif BMI.

Belajar dari Senior, Membaca Peluang: Nasihat Pendiri Partai

Tak ketinggalan, Pendiri Partai Demokrat, Prof. Subur Budi Santoso, turut memberikan wejangan berharga bagi para pengurus BMI. Ia menekankan pentingnya kepekaan dalam melihat peluang dan membaca situasi politik yang dinamis. "Sebagai anak muda, kalian harus selalu hormat dan belajar dengan menimba pengalaman kepada para senior," pesannya, mengingatkan akan nilai-nilai kearifan.

Nasihat ini menjadi pengingat bahwa semangat muda harus diimbangi dengan kebijaksanaan dan pengalaman. Kombinasi antara energi baru dan pelajaran dari para pendahulu diharapkan dapat membawa BMI mencapai tujuan-tujuannya. Kemampuan beradaptasi dan belajar dari berbagai sumber akan menjadi aset berharga bagi para kader.

Sederet Tokoh Penting Turut Hadir Beri Dukungan

Acara pelantikan ini semakin meriah dengan kehadiran sejumlah tokoh penting yang memberikan dukungan penuh kepada BMI. Terlihat hadir anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat, Mayjen TNI (Purn) Ahmad Yani Basuki, serta Wabendum Partai Demokrat Steven Rumangkang. Kehadiran mereka menunjukkan betapa seriusnya partai dalam mendukung pergerakan pemuda.

Tak hanya itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Sartono Hutomo dan Umar Arsal, juga turut hadir. Kehadiran Bupati Sekadau, Aron SH, yang merupakan kader Partai Demokrat, menunjukkan soliditas partai di berbagai tingkatan pemerintahan. Ini menjadi bukti nyata dukungan dari berbagai elemen partai.

Mantan Komandan TKN Fanta Prabowo-Gibran, Arif Rosyid Hasan, juga terlihat memberikan apresiasi. Kehadiran para senior dan tokoh lintas generasi ini menjadi bukti betapa strategisnya peran BMI dalam peta politik Partai Demokrat. Dukungan ini diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi BMI untuk terus berkarya.

Dengan kepengurusan baru dan semangat yang membara, Bintang Muda Indonesia siap mengukir sejarah. Mereka berkomitmen untuk tidak hanya menjadi sayap partai, tetapi juga lokomotif perubahan yang membawa Partai Demokrat kembali berjaya di tahun 2029. Misi berat ini bukan sekadar janji, melainkan panggilan untuk beraksi nyata demi rakyat dan masa depan Indonesia.

banner 325x300