Universitas Nusa Mandiri (UNM), yang dikenal sebagai Kampus Digital Bisnis, kembali menjadi sorotan dunia akademik. Mereka sukses menggelar The 4th International Conference on Information Technology Research and Innovation (ICITRI 2025) pada 11–12 September 2025 di kampus Margonda, Depok. Acara bergengsi ini menjadi wadah pertemuan para peneliti, akademisi, dan praktisi dari berbagai penjuru untuk membahas perkembangan paling mutakhir di bidang teknologi informasi.
UNM tidak hanya sekadar nama, melainkan sebuah ekosistem pendidikan yang berorientasi pada inovasi dan adaptasi teknologi terkini. Julukan ‘Kampus Digital Bisnis’ bukan tanpa alasan; UNM secara konsisten membuktikan komitmennya dalam mencetak talenta-talenta digital yang siap bersaing di era industri 4.0 dan 5.0. ICITRI 2025 adalah salah satu bukti nyata dari visi tersebut.
Sambutan Hangat dari Rektor UNM
Rektor Universitas Nusa Mandiri, Dwiza Riana, membuka acara dengan sambutan hangat yang penuh semangat. Ia menyapa para keynote speakers dan seluruh peserta yang hadir, menegaskan pentingnya konferensi ini sebagai momentum krusial bagi kemajuan ilmu pengetahuan.
"ICITRI 2025 bukan sekadar acara biasa, ini adalah edisi keempat yang menandai konsistensi kami dalam memajukan riset teknologi," ungkap Dwiza. Ia menambahkan, "Kami sangat antusias menyambut para pakar, peneliti, akademisi, dan praktisi untuk berkolaborasi dan berbagi gagasan inovatif di sini."
Antusiasme Tinggi dari Peneliti Muda dan Ahli
Antusiasme terhadap ICITRI 2025 ternyata luar biasa tinggi, terutama dari kalangan peneliti muda yang haus akan inovasi. Dwiza menyoroti bagaimana konferensi ini berhasil menarik perhatian banyak presenter, baik dari talenta-talenta baru maupun para ahli yang sudah mumpuni di bidangnya.
"Ini membuktikan bahwa ICITRI telah menjelma menjadi ruang akademik yang sangat kredibel dan diminati secara luas," tegasnya, bangga. Kehadiran mereka menunjukkan bahwa forum ini bukan hanya tempat berbagi ilmu, tetapi juga ajang pembuktian diri dan pengembangan karier.
Rangkaian Kegiatan Komprehensif Selama Sepekan
Menariknya, rangkaian kegiatan ICITRI 2025 tidak hanya terbatas pada sesi konferensi utama yang berlangsung dua hari. Acara ini dirancang untuk berlangsung selama sepekan penuh, menawarkan pengalaman yang lebih mendalam dan komprehensif bagi seluruh peserta.
Selama periode tersebut, para peserta disuguhi beragam agenda menarik. Mulai dari pertemuan ilmiah intensif, kunjungan edukatif ke Universitas Indonesia (UI) untuk memperluas wawasan, hingga stadium general eksklusif bagi mahasiswa S2 dan S3 UNM. Ini adalah kesempatan emas untuk belajar langsung dari para pakar.
Mengupas Tuntas Tema Utama: AI untuk Pembangunan Berkelanjutan
Tema sentral yang diusung ICITRI 2025 sangat relevan dengan tantangan global saat ini: ‘Harnessing Intelligent Machines for Sustainable Development: Aligning AI with the SDGs.’ Tema ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk memahami bagaimana kecerdasan buatan (AI) dan mesin cerdas dapat menjadi kunci.
Kunci untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan PBB. Konferensi ini bertujuan untuk mengeksplorasi solusi inovatif yang dapat dihasilkan dari sinergi antara teknologi AI dan upaya mencapai tujuan-tujuan pembangunan global.
Berbagai Bidang Riset Mutakhir yang Dibahas
Berbagai bidang riset mutakhir menjadi fokus pembahasan dalam konferensi ini, dibagi ke dalam empat track utama yang sangat menarik. Setiap track menawarkan perspektif mendalam tentang bagaimana teknologi informasi dapat memecahkan masalah kompleks di berbagai sektor kehidupan.
1. Informatics Track
- Mendalami Artificial Intelligence & Machine Learning, Mobile & Cloud Computing, Data Mining, Cybernetics, hingga Human-Machine Systems. Ini adalah fondasi utama bagi inovasi teknologi masa depan.
2. Image Processing & Computer Vision Track
- Mengupas tuntas Image Recognition, Registration & Fusion, 3D Reconstruction, Motion & Tracking, Face & Object Recognition, serta berbagai Industrial Applications. Bidang ini krusial untuk pengembangan sistem otomatisasi dan pengawasan.
3. Software Engineering Track
- Menjelajahi Model-driven SE, Component-based SE, Requirements Engineering, Software Testing, AI in SE, serta Tools & Environments. Kualitas dan efisiensi pengembangan perangkat lunak menjadi prioritas di era digital.
4. Biomedical Informatics Track
- Membahas Bioinformatics, Computational Biology, Clinical Informatics, Translational Bioinformatics, hingga Public Health Informatics. Sektor kesehatan semakin membutuhkan sentuhan teknologi untuk diagnosis, pengobatan, dan pencegahan penyakit.
Deretan Pakar Internasional Turut Hadir
Tidak tanggung-tanggung, ICITRI 2025 juga menghadirkan deretan keynote speakers kelas dunia yang siap berbagi wawasan. Mereka adalah para pakar terkemuka di bidangnya, membawa perspektif global yang sangat berharga dan menginspirasi.
- Prof. Hajime Nobuhara dari University of Tsukuba, Jepang, yang dikenal atas riset inovatifnya di bidang AI dan robotika.
- Prof. Christopoulos Nikou dari University of Ioannina, Yunani, dengan keahliannya yang mendalam dalam pemrosesan citra dan visi komputer.
- Prof. Dr. Hilman F. Pardede, ST, MEICT dari BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional), Indonesia, yang mewakili keunggulan riset nasional dalam teknologi informasi.
Kehadiran mereka semakin mengukuhkan posisi ICITRI sebagai forum ilmiah yang kredibel, berbobot, dan memiliki dampak global. Para peserta berkesempatan untuk berinteraksi langsung dan menyerap ilmu dari para maestro ini.
Dampak Global Melalui Publikasi IEEE Xplore
Satu hal yang membuat ICITRI semakin istimewa adalah komitmen terhadap diseminasi ilmu pengetahuan secara luas. Seperti edisi-edisi sebelumnya, semua karya ilmiah yang dipresentasikan dalam ICITRI 2025 akan mendapat kesempatan emas. Mereka akan dipublikasikan melalui IEEE Xplore, sebuah platform bergengsi yang memastikan akses global.
Ini berarti, hasil riset dari konferensi ini akan menjadi referensi penting bagi peneliti di seluruh dunia, mendorong kolaborasi dan inovasi lebih lanjut. Publikasi di IEEE Xplore juga menjadi validasi kualitas riset yang disajikan di ICITRI, meningkatkan reputasi UNM di kancah internasional.
UNM: Motor Penggerak Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Melalui rangkaian kegiatan internasional yang masif ini, UNM sebagai Kampus Digital Bisnis tidak hanya sekadar menyelenggarakan acara. Mereka menegaskan perannya sebagai garda terdepan dalam mendorong kolaborasi riset dan inovasi teknologi yang relevan. Kontribusi UNM sangat nyata, tidak hanya dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga dalam upaya pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang menjadi agenda global.
Ini adalah bukti komitmen UNM untuk menjadi motor penggerak perubahan positif di era digital. Dengan terus mengadakan forum ilmiah berkualitas seperti ICITRI, UNM membuktikan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran vital dalam membentuk masa depan yang lebih cerdas, inovatif, dan berkelanjutan bagi seluruh umat manusia.


















