banner 728x250

Revolusi Digital Pendidikan! 16 Ribu Siswa Sekolah Rakyat Bakal Kebagian Laptop Gratis, Ini Rencana Besar Kemensos

Rapat koordinasi pemberian laptop gratis untuk siswa Sekolah Rakyat oleh Kemensos.
Pembahasan program laptop gratis untuk 16 ribu siswa Sekolah Rakyat.
banner 120x600
banner 468x60

Kabar gembira datang untuk ribuan siswa Sekolah Rakyat (SR) di seluruh Indonesia. Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Djabo Priyono mengumumkan bahwa sekitar 16 ribu siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA akan segera menerima laptop gratis. Program ambisius ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pemerataan akses teknologi dan kualitas pendidikan, terutama bagi keluarga prasejahtera.

Pengadaan laptop ini akan dilakukan secara bertahap, memastikan setiap siswa SR memiliki perangkat pribadi untuk mendukung proses belajar mereka. Inisiatif ini bukan sekadar pemberian fasilitas, melainkan investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang melek teknologi dan siap bersaing di era digital.

banner 325x300

Sekolah Rakyat: Harapan Baru bagi Pendidikan Inklusif

Sekolah Rakyat (SR) merupakan program inovatif Kementerian Sosial (Kemensos) yang dirancang khusus untuk menjangkau anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem. Hingga 30 September 2025, Kemensos telah berhasil mendirikan 165 SR yang tersebar di berbagai pelosok negeri, menunjukkan komitmen kuat terhadap pendidikan inklusif.

Wamensos Agus Djabo Priyono menjelaskan bahwa saat ini, 165 SR tersebut menaungi kurang lebih 16 ribu siswa. Tak hanya siswa, program ini juga melibatkan sekitar 2.400 guru dan 4.442 tenaga pendidikan yang berdedikasi. Keberadaan SR menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan ekonomi tidak boleh menghalangi akses terhadap pendidikan berkualitas.

Fasilitas Unggulan untuk Masa Depan Gemilang

Meski diperuntukkan bagi siswa dari latar belakang ekonomi yang kurang beruntung, Presiden Joko Widodo memiliki visi yang jelas: siswa SR harus mendapatkan fasilitas unggulan. Hal ini ditekankan oleh Wamensos Agus, yang menyampaikan bahwa Presiden menginginkan para siswa SR tidak hanya menguasai teknologi informasi, tetapi juga minimal dua bahasa asing, yaitu bahasa Jepang dan Inggris.

Visi ini menjadi dasar mengapa setiap siswa akan mendapatkan satu unit laptop. Dengan perangkat ini, diharapkan mereka dapat menjelajahi dunia digital, mengakses sumber belajar yang tak terbatas, dan mengasah kemampuan bahasa asing mereka. Ini adalah langkah konkret untuk menyiapkan mereka menghadapi tantangan global dan membuka pintu peluang yang lebih luas di masa depan.

Proses Pengadaan yang Transparan dan Hati-hati

Pemerintah berkomitmen penuh untuk menyediakan 16 ribu laptop yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Wamensos Agus Priyono menegaskan bahwa proses pengadaan ini dilakukan dengan sangat hati-hati dan sesuai mekanisme yang berlaku. Bahkan, Kemensos melibatkan lembaga-lembaga penegak hukum untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas di setiap tahapnya.

Keterlibatan penegak hukum ini bertujuan untuk mencegah potensi masalah dan memastikan bahwa seluruh proses pengadaan berjalan aman dan lancar. Mulai dari pemilihan vendor, spesifikasi perangkat, hingga distribusi ke tangan siswa, semuanya diawasi ketat. Ini adalah upaya untuk menghindari kasus-kasus pengadaan yang tidak transparan di masa lalu dan menjamin bahwa anggaran negara digunakan secara efektif dan efisien untuk kepentingan pendidikan.

Menyiapkan Guru dan Tenaga Pendidik

Tidak hanya siswa, para guru dan tenaga pendidikan di Sekolah Rakyat juga akan menjadi prioritas dalam program ini. Wamensos Agus mengungkapkan bahwa Menteri Sosial juga meminta agar para guru turut mendapatkan laptop. Ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas pengajar dan memastikan mereka dapat mengadopsi metode pembelajaran yang lebih modern dan interaktif.

Dengan dukungan perangkat teknologi, guru dapat menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, mengakses materi ajar digital, dan mengembangkan keterampilan pedagogis mereka. Ini akan berdampak langsung pada kualitas pengajaran dan pada akhirnya, pada peningkatan hasil belajar siswa.

Percepatan Program dan Harapan Presiden

Wamensos Agus Djabo Priyono mengakui bahwa sebagian siswa SR telah menerima laptop, sementara sebagian lainnya masih dalam proses. Mengingat kuota yang besar, distribusi memang memerlukan waktu. Namun, Kemensos berupaya keras untuk mempercepat pengadaan seluruh kebutuhan dan fasilitas SR.

Percepatan ini didorong oleh keinginan Presiden yang ingin segera meresmikan program Sekolah Rakyat secara keseluruhan. Ini menunjukkan betapa pentingnya program ini dalam agenda pembangunan nasional. Dengan peresmian ini, diharapkan seluruh fasilitas, termasuk laptop, sudah siap digunakan oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Dampak Jangka Panjang: Memutus Rantai Kemiskinan

Pemberian laptop gratis dan penekanan pada penguasaan teknologi serta bahasa asing di Sekolah Rakyat memiliki dampak jangka panjang yang signifikan. Program ini bukan hanya tentang memberikan akses pendidikan, tetapi juga tentang memberdayakan individu untuk memutus rantai kemiskinan. Dengan keterampilan digital dan bahasa, siswa SR akan memiliki daya saing yang lebih tinggi di pasar kerja.

Mereka akan lebih siap untuk mengejar pendidikan lanjutan, memasuki dunia kerja yang semakin mengandalkan teknologi, atau bahkan menciptakan peluang ekonomi baru. Ini adalah investasi pada sumber daya manusia yang paling berharga, memastikan bahwa tidak ada anak Indonesia yang tertinggal dalam arus kemajuan.

Masa Depan Pendidikan Indonesia yang Lebih Inklusif

Inisiatif Kemensos melalui Sekolah Rakyat dan program laptop gratis ini menandai era baru dalam pendidikan inklusif di Indonesia. Ini adalah bukti bahwa pemerintah serius dalam menyediakan kesempatan yang sama bagi setiap anak, terlepas dari latar belakang sosial ekonomi mereka. Dengan dukungan teknologi dan kurikulum yang relevan, siswa SR diharapkan dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, inovatif, dan berdaya saing.

Program ini menjadi mercusuar harapan bagi ribuan keluarga prasejahtera, menunjukkan bahwa dengan tekad dan dukungan, masa depan yang lebih cerah bukan lagi sekadar impian, melainkan sebuah kenyataan yang dapat diraih.

banner 325x300