banner 728x250

Pulang dari Malaysia, Mahasiswi Cyber University Ini Bawa ‘Harta Karun’ untuk Karir Global!

Empat generasi muda Indonesia berdiskusi sambil bekerja dengan laptop di sebuah kafe.
Generasi muda Indonesia aktif berdiskusi dan berjejaring, penting untuk visi dan persiapan hadapi persaingan global.
banner 120x600
banner 468x60

Di tengah persaingan global yang makin ketat, generasi muda Indonesia dituntut untuk tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki visi dan jaringan yang luas. Salah satu sosok inspiratif yang membuktikan hal ini adalah Jovinta Putri Hapsari, mahasiswi berprestasi dari Program Studi Bisnis Digital Cyber University. Ia baru saja kembali dari petualangan berharga di Malaysia, membawa pulang bukan sekadar pengalaman, melainkan ‘harta karun’ berupa wawasan, koneksi, dan semangat baru yang siap membawanya melangkah jauh.

Cyber University, sebagai The First Fintech University in Indonesia, memang dikenal aktif mendorong mahasiswanya untuk meraih pengalaman global. Kisah Jovinta ini menjadi bukti nyata komitmen tersebut, menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya terbatas di ruang kelas, tetapi juga meluas hingga ke kancah internasional. Pengalaman ini bukan sekadar liburan, melainkan investasi masa depan yang tak ternilai harganya.

banner 325x300

Petualangan Dimulai: Hackathon Internasional di Malaysia

Perjalanan Jovinta dimulai dengan partisipasinya dalam program student exchange dan Hackathon Internasional yang diselenggarakan di Universitas Teknologi Petronas (UTP), Malaysia. Selama empat hari penuh, dari tanggal 25 hingga 28 Agustus lalu, Jovinta tak hanya beradu kreativitas dan kemampuan teknis, tetapi juga membuka mata terhadap dinamika inovasi global.

Hackathon ini menjadi ajang pembuktian diri, di mana ia bersama timnya ditantang untuk menemukan solusi inovatif terhadap berbagai permasalahan digital. Atmosfer kompetisi yang intens, diiringi kolaborasi dengan mahasiswa dari berbagai negara, mengasah kemampuan Jovinta dalam berpikir kritis, memecahkan masalah, dan bekerja sama dalam tekanan. Ini adalah simulasi nyata dari tantangan yang akan ia hadapi di dunia profesional kelak.

Lebih dari Sekadar Kompetisi: Kekuatan Networking Global

Namun, petualangan Jovinta di Malaysia jauh lebih dari sekadar kompetisi. Ia memanfaatkan setiap kesempatan untuk membangun koneksi berharga dengan mahasiswa dan profesional dari beragam latar belakang. Bayangkan saja, bertukar pikiran dengan individu dari Jepang, Korea, India, hingga negara-negara Eropa, mendengar kisah sukses mereka, dan mempelajari perspektif global yang berbeda.

"Networking adalah salah satu hal paling berharga dari perjalanan ini," ujar Jovinta dengan antusias. "Saya bertemu orang-orang dari berbagai negara, mendengar cerita mereka, dan belajar bagaimana mereka memandang dunia. Semua itu memberi saya insight baru yang tidak akan saya dapatkan di bangku kuliah saja." Koneksi-koneksi ini bukan hanya sekadar perkenalan, melainkan jembatan menuju peluang kolaborasi, mentorship, dan bahkan potensi karir di masa depan.

Mengintip Dapur Industri Internasional: Kunjungan Berharga

Selain Hackathon dan networking, Jovinta juga berkesempatan melakukan industrial visit ke dua perusahaan besar di Malaysia. Ini adalah momen langka di mana ia bisa menyaksikan langsung bagaimana perusahaan internasional beroperasi, mengelola sumber daya, menerapkan inovasi teknologi terkini, dan menghadapi tantangan di era digital yang serba cepat.

Kunjungan ini memberinya gambaran nyata tentang penerapan teori yang selama ini ia pelajari di kelas Bisnis Digital. Ia melihat bagaimana konsep-konsep seperti transformasi digital, big data analytics, dan customer experience benar-benar diimplementasikan dalam skala besar. Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuannya, tetapi juga menjadikannya lebih siap dan percaya diri menghadapi dunia kerja yang kompetitif.

Rianti Rozalina, dosen Program Studi Bisnis Digital Cyber University yang mendampingi mahasiswa dalam program ini, turut menekankan pentingnya industrial visit tersebut. "Kunjungan industri memberikan perspektif nyata tentang dunia kerja internasional," kata Rianti. "Mahasiswa bisa melihat langsung bagaimana sebuah perusahaan berjalan, beradaptasi dengan perkembangan digital, dan tetap relevan di tengah persaingan global."

Inspirasi untuk Generasi Digital: Dampak Nyata Pengalaman Global

Pengalaman berharga Jovinta ini tentu saja mendapat sambutan positif dari pimpinan Cyber University. Vivi Afifah, Ketua Prodi Bisnis Digital Cyber University, menyambut baik kepulangan para mahasiswa dan melihatnya sebagai pencapaian penting. "Ini bukan hanya menandai akhir dari sebuah perjalanan, tetapi sekaligus menjadi awal dari fase baru yang lebih besar," ujar Vivi.

Vivi berharap pengalaman Jovinta dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi di tingkat internasional, mengeksplorasi dunia, dan membawa pulang manfaat nyata bagi diri sendiri serta lingkungan sekitar. Cyber University, sebagai pelopor universitas berbasis Fintech di Indonesia, sangat bangga dengan pencapaian mahasiswanya ini. Mereka percaya bahwa pengalaman internasional adalah aset tak ternilai di era globalisasi.

Keberhasilan program student exchange ini membuktikan komitmen Cyber University dalam mencetak lulusan yang tak hanya handal secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman internasional dan jaringan koneksi yang luas. Di era digital seperti sekarang, kemampuan untuk beradaptasi, berinovasi, dan berkolaborasi lintas budaya menjadi kunci utama untuk bersaing di pasar kerja global.

Masa Depan di Tanganmu: Jangan Takut Berpetualang!

Kisah Jovinta Putri Hapsari adalah pengingat bahwa batas-batas geografis kini semakin kabur. Dunia adalah panggung, dan setiap individu memiliki kesempatan untuk bersinar di kancah global. Pengalaman seperti student exchange, Hackathon, dan industrial visit adalah investasi terbaik untuk masa depan, membuka pintu menuju peluang yang tak terduga.

Jadi, bagi kamu para generasi muda yang sedang menempuh pendidikan, jangan ragu untuk melangkah keluar dari zona nyaman. Carilah kesempatan untuk berpetualang, belajar dari budaya lain, dan membangun jaringan internasional. Siapa tahu, ‘harta karun’ yang kamu temukan di perjalanan itu akan menjadi kunci kesuksesanmu di masa depan, sama seperti yang dialami Jovinta Putri Hapsari dari Cyber University.

banner 325x300