Aditya Putra Anamta, sosok muda yang menjabat sebagai Wakil Ketua BEM Cyber University sekaligus pemilik brand clothing Bifidum.co, baru-baru ini menorehkan prestasi membanggakan. Ia sukses menyelesaikan International Student Exchange and Fintech Immersion Program di Universitas Teknologi Petronas (UTP), Malaysia. Program bergengsi ini resmi ditutup beberapa waktu lalu, menandai akhir dari perjalanan inspiratifnya.
Awalnya Hanya Diundang, Berujung Kesempatan Emas
Siapa sangka, perjalanan Aditya menuju kancah internasional ini berawal dari sebuah undangan sederhana. Ia diminta untuk mengisi sesi pelatihan desain UI/UX pada sebuah hackathon yang diadakan di UTP. Sebuah kesempatan yang awalnya hanya dilihat sebagai tugas profesional, namun justru berbuah manis menjadi gerbang menuju pengalaman tak terduga.
"Awalnya, saya sama sekali tidak berniat untuk mengikuti program Student Exchange ini," ungkap Aditya dengan jujur. "Saya hanya diundang untuk mengisi sesi pelatihan mengenai peran UI/UX Designer dalam penggunaan hackathon tools." Namun, takdir berkata lain.
Dari kesempatan kecil itulah, pintu-pintu baru terbuka lebar. Aditya akhirnya tidak hanya menjadi mentor, tetapi juga seorang peserta aktif dalam program pertukaran pelajar yang luar biasa. Pengalaman ini mengubah perspektifnya secara menyeluruh, baik dalam kapasitas pribadi maupun profesional.
Menjelajahi Malaysia: Budaya, Pendidikan, dan Jaringan Global
Program Student Exchange ini merupakan inisiatif kolaboratif antara Cyber University dan Universitas Teknologi Petronas. Aditya mendapatkan kesempatan emas untuk menyelami berbagai aspek kehidupan di Malaysia. Mulai dari kekayaan budayanya yang beragam, sistem pendidikannya yang inovatif, hingga menjalin koneksi dengan mahasiswa dari berbagai belahan dunia.
Selama di Malaysia, Aditya tidak hanya duduk di kelas. Ia aktif berpartisipasi dalam berbagai lokakarya, seminar, dan diskusi yang berfokus pada inovasi fintech. Program Fintech Immersion ini memberinya pemahaman mendalam tentang ekosistem keuangan digital yang berkembang pesat di Asia Tenggara.
"Sungguh menyenangkan bisa mengenal negara baru, budaya baru, dan tentunya teman-teman baru dari luar Indonesia," cerita Aditya dengan antusias. Ia merasa sangat diterima di lingkungan baru tersebut, yang memberinya wawasan luas tentang kehidupan di luar negeri. Interaksi dengan mahasiswa internasional dari berbagai latar belakang budaya dan akademik menjadi pengalaman yang tak ternilai.
Aditya juga berkesempatan mengunjungi beberapa startup fintech lokal dan perusahaan teknologi di Malaysia. Ini memberinya gambaran nyata tentang bagaimana teori yang dipelajari di kampus diaplikasikan dalam dunia kerja. Ia melihat langsung bagaimana inovasi fintech membentuk masa depan ekonomi digital.
Dampak Luar Biasa: Mengasah Jiwa Pemimpin dan Pebisnis
Pengalaman di UTP Malaysia ini memberikan dampak signifikan bagi pengembangan kapasitas kepemimpinan Aditya sebagai Wakil Ketua BEM. Ia belajar bagaimana beradaptasi dengan lingkungan baru, berkomunikasi lintas budaya, dan memimpin dalam konteks global. Kemampuan ini sangat krusial bagi seorang pemimpin organisasi mahasiswa.
Tak hanya itu, perjalanan ini juga memperkaya portofolio Aditya sebagai seorang entrepreneur muda. Sebagai pemilik brand clothing Bifidum.co, ia mendapatkan inspirasi baru yang sangat berharga. Ia melihat bagaimana tren desain dan preferensi konsumen bisa sangat bervariasi antarnegara.
"Saya belajar bagaimana budaya memengaruhi gaya berpikir, desain, hingga kolaborasi lintas negara," jelas Aditya. Pengetahuan ini menjadi bekal penting untuk mengembangkan brand-nya agar bisa bersaing di pasar yang lebih luas. Ia kini memiliki visi yang lebih global untuk Bifidum.co, termasuk potensi ekspansi dan kolaborasi internasional.
Aditya juga menyadari pentingnya networking dalam dunia bisnis. Koneksi yang ia bangun dengan mahasiswa dan profesional di Malaysia membuka peluang kolaborasi di masa depan. Ini adalah aset tak ternilai yang akan mendukung pertumbuhan karier dan bisnisnya.
Inspirasi dari Cyber University: Berani Melangkah, Raih Dunia
Rianti Rozalina, Ketua Koordinator Student Exchange Cyber University, turut menyampaikan apresiasinya atas pencapaian Aditya. Ia melihat Aditya sebagai teladan nyata bagaimana keberanian mencoba hal baru dapat membuka peluang luar biasa yang tidak terduga.
"Aditya adalah contoh nyata bagaimana keberanian mencoba hal baru dapat membuka pintu menuju berbagai kesempatan luar biasa," ujar Rianti. Ia menambahkan bahwa Cyber University sangat bangga melihat Aditya mampu beradaptasi, belajar, dan membawa semangat kepemimpinan serta kewirausahaannya ke panggung internasional. Ini menunjukkan kualitas mahasiswa Cyber University yang siap bersaing secara global.
Keberhasilan Aditya dalam program Student Exchange ini menjadi bukti konkret bahwa keterbukaan terhadap peluang, bahkan yang tak terduga, dapat mendorong pertumbuhan pribadi dan profesional yang luar biasa. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak mahasiswa lainnya untuk tidak takut keluar dari zona nyaman.
Sebagai The First Fintech University in Indonesia, Cyber University berharap semakin banyak mahasiswanya yang terinspirasi oleh Aditya. Mereka didorong untuk berani melangkah, menjelajahi dunia, dan membawa pulang wawasan serta pengalaman berharga. Dengan begitu, mereka dapat menjadi agen perubahan yang inovatif dan berdaya saing di kancah global, khususnya dalam industri fintech yang terus berkembang. Kisah Aditya adalah pengingat bahwa setiap kesempatan kecil bisa menjadi awal dari petualangan besar yang mengubah hidup.


















