banner 728x250

Momen Bersejarah! Bahasa Indonesia Resmi Jadi Bahasa Kerja UNESCO, Bangga Banget!

momen bersejarah bahasa indonesia resmi jadi bahasa kerja unesco bangga banget portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Dunia kini menoleh ke Indonesia, dan ada alasan kuat di baliknya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Bahasa Indonesia resmi digunakan sebagai bahasa kerja dalam Sidang Umum UNESCO ke-43. Momen monumental ini terjadi di Kota Samarkand, Uzbekistan, pada Selasa, 4 November 2025, mengukir babak baru bagi identitas bangsa kita di kancah global.

Ini bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah pengakuan besar atas kekayaan budaya dan peran diplomasi Indonesia. Bahasa Indonesia kini berdiri sejajar dengan bahasa-bahasa besar dunia lainnya di forum internasional sepenting UNESCO. Sebuah pencapaian yang patut dirayakan dan dipahami lebih dalam.

banner 325x300

Sejarah Terukir di Samarkand: Debut Bahasa Indonesia di Panggung Dunia

Suasana di Sidang Umum UNESCO ke-43 kala itu dipenuhi antusiasme dan rasa bangga yang tak terlukiskan. Seluruh delegasi dari berbagai negara menyaksikan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, menyampaikan pidato "Pernyataan Nasional" dalam Bahasa Indonesia yang fasih. Ini adalah momen yang akan selalu dikenang sebagai tonggak sejarah.

Pidato tersebut bukan hanya sekadar penyampaian informasi, tetapi juga representasi jiwa bangsa. Setiap kata yang terucap dalam Bahasa Indonesia membawa bobot sejarah dan harapan besar. Delegasi Indonesia, serta seluruh masyarakat di Tanah Air, pasti merasakan getaran kebanggaan yang sama.

Lebih dari Sekadar Bahasa: Simbol Kekuatan Diplomasi dan Budaya

Penggunaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa kerja di UNESCO adalah bukti nyata dari kekuatan diplomasi dan kebudayaan kita. Ini menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai kontributor aktif dalam dialog global. Bahasa kita kini menjadi jembatan untuk menyampaikan gagasan dan nilai-nilai luhur Nusantara ke seluruh penjuru dunia.

Langkah ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai negara yang kaya akan warisan budaya. UNESCO, sebagai badan PBB yang fokus pada pendidikan, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan, adalah platform yang sempurna untuk menunjukkan betapa berharganya Bahasa Indonesia. Ini adalah pengakuan atas identitas kita, yang selama ini kita junjung tinggi.

Perjalanan Panjang Menuju Pengakuan Global

Pencapaian ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari upaya panjang dan konsisten. Sejak 20 November 2023, Bahasa Indonesia telah diakui sebagai bahasa kerja ke-10 di Sidang Umum UNESCO. Proses ini melibatkan serangkaian lobi diplomatik, presentasi, dan dukungan dari berbagai negara anggota.

Dukungan yang kuat dari UNESCO dan negara-negara sahabat menunjukkan bahwa dunia melihat potensi besar dalam Bahasa Indonesia. Mereka mengakui bahwa bahasa kita memiliki kapasitas untuk menjadi medium komunikasi yang efektif dan inklusif di forum internasional. Ini adalah kemenangan bersama bagi diplomasi budaya Indonesia.

Pantun yang Mengguncang Dunia: Sentuhan Khas Nusantara

Salah satu momen paling menarik dalam pidato Mendikdasmen Abdul Mu’ti adalah ketika ia membuka pidatonya dengan sebuah pantun. "Bunga selasih mekar di taman, petik setangkai buat ramuan. Terima kasih saya ucapkan, atas kesempatan menyampaikan pernyataan," ujarnya di hadapan para delegasi. Pantun ini bukan sekadar kalimat pembuka biasa.

Pantun adalah salah satu budaya takbenda Indonesia yang telah diakui UNESCO sejak tahun 2020. Penggunaan pantun dalam pidato resmi di forum internasional sekelas UNESCO adalah sentuhan jenius. Ini tidak hanya menghadirkan nuansa khas Indonesia, tetapi juga mengingatkan dunia akan kekayaan tradisi lisan kita yang mendalam.

Apa Artinya Ini untuk Masa Depan Bahasa Indonesia?

Pengakuan ini membuka banyak pintu bagi Bahasa Indonesia. Di tingkat global, ini meningkatkan prestise dan relevansi bahasa kita. Bahasa Indonesia kini berpotensi untuk dipelajari lebih luas, menjadi objek penelitian, dan digunakan dalam berbagai publikasi internasional.

Di dalam negeri, ini harus menjadi pemicu semangat untuk terus melestarikan dan mengembangkan Bahasa Indonesia. Kita harus semakin bangga menggunakan bahasa ibu kita, baik dalam konteks formal maupun informal. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan kepada dunia bahwa Bahasa Indonesia adalah bahasa yang hidup, dinamis, dan relevan.

Memperkuat Jati Diri Bangsa di Mata Dunia

Momen bersejarah ini adalah pengingat akan pentingnya menjaga dan mempromosikan budaya kita. Bahasa adalah salah satu pilar utama identitas bangsa, dan dengan diakuinya Bahasa Indonesia di UNESCO, kita telah memperkuat jati diri kita di mata dunia. Ini adalah warisan yang harus kita jaga dan terus kembangkan.

Pemerintah, akademisi, dan seluruh masyarakat Indonesia memiliki peran penting dalam memanfaatkan momentum ini. Mari kita jadikan Bahasa Indonesia sebagai duta budaya kita, yang mampu menyampaikan pesan-pesan perdamaian, persatuan, dan kemajuan ke seluruh penjuru dunia. Ini adalah awal dari babak baru yang penuh harapan.

Tantangan dan Peluang ke Depan

Tentu saja, pengakuan ini juga membawa tantangan. Kita harus memastikan bahwa penggunaan Bahasa Indonesia di forum internasional dilakukan dengan standar yang tinggi, baik dari segi tata bahasa maupun penerjemahan. Ini adalah tanggung jawab kita bersama untuk menjaga kualitas dan integritas bahasa kita.

Namun, peluang yang terbuka jauh lebih besar. Dari peningkatan kerja sama budaya hingga pertukaran akademik, Bahasa Indonesia kini memiliki platform yang lebih luas untuk berkembang. Mari kita manfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya, menjadikan Bahasa Indonesia sebagai salah satu bahasa yang paling berpengaruh di dunia.

Kebanggaan ini adalah milik seluruh rakyat Indonesia. Mari kita terus berkarya, berinovasi, dan menjunjung tinggi Bahasa Indonesia, bahasa persatuan kita, yang kini telah mendunia.

banner 325x300