banner 728x250

Masa Depan Cerah! 31 Mahasiswa Kebidanan FKK UMJ Resmi Ucap Janji, Siap Jadi Bidan Profesional Unggul.

Mahasiswa Sarjana Kebidanan FKK UMJ mengikuti Ucap Janji Periode IV Genap TA 2024/2025.
Mahasiswa Sarjana Kebidanan FKK UMJ rayakan momen sakral Ucap Janji Periode IV Genap TA 2024/2025.
banner 120x600
banner 468x60

Sebanyak 31 mahasiswa Program Studi Sarjana Kebidanan Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta (FKK UMJ) baru saja mengukir sejarah penting dalam perjalanan akademik mereka. Mereka resmi mengikuti Ucap Janji Periode IV Genap Tahun Ajaran 2024/2025 yang digelar di Aula dr Syafri Guricci Lantai 5 FKK UMJ pada Kamis (18/9/2025). Momen sakral ini menjadi penanda kesiapan mereka untuk melangkah lebih jauh dalam dunia kebidanan yang penuh tantangan dan pengabdian.

Komitmen Kuat untuk Profesi Mulia

banner 325x300

Momen Ucap Janji ini bukan sekadar seremoni biasa, melainkan sebuah peneguhan komitmen yang mendalam. Ini adalah langkah awal bagi para calon bidan untuk mengemban tanggung jawab besar dalam profesi yang mulia, siap melayani masyarakat dengan sepenuh hati dan profesionalisme tinggi. Setiap janji yang terucap menjadi fondasi kuat bagi integritas dan dedikasi mereka di masa depan.

Acara ini diselenggarakan dengan khidmat, dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, fakultas, program studi, serta para orang tua dan keluarga mahasiswa. Suasana haru bercampur bangga menyelimuti aula, menandakan betapa pentingnya peristiwa ini bagi setiap individu yang terlibat. Ini adalah gerbang menuju pengabdian nyata di bidang kesehatan.

Pesan Inspiratif dari Wakil Rektor I UMJ

Dr. Muhammad Hadi, M. Kep., selaku Wakil Rektor I UMJ, tak lupa memberikan suntikan motivasi yang sangat relevan bagi para calon bidan. Dalam sambutannya yang penuh makna, beliau menekankan pentingnya usaha keras, ketekunan, dan konsistensi dalam menempuh setiap jenjang pendidikan, terutama dalam bidang kesehatan yang menuntut dedikasi tinggi. Ia mengingatkan bahwa setiap usaha pasti akan membuahkan hasil.

"Semua orang akan memperoleh hasil sesuai dengan usahanya. Jika ada usaha, pasti akan ada hasil," tegas Dr. Hadi, mengingatkan para mahasiswa untuk selalu optimis. Ia juga berpesan agar tidak mudah berkecil hati saat melihat orang lain lebih baik. "Kita juga bisa menjadi lebih baik jika mau berusaha. Itulah pesan yang saya titipkan kepada kalian," tambahnya, menginspirasi 31 calon bidan tersebut untuk terus berjuang dan mengembangkan diri.

Mengapa Lanjut Profesi di FKK UMJ? Dekan Punya Jawabannya!

Dekan FKK UMJ, Dr. dr. Tri Ariguntar Wikaning Tyas, Sp.PK, juga tak ketinggalan memberikan motivasi khusus yang sangat strategis. Beliau mendorong ke-31 mahasiswa untuk tidak berhenti di jenjang sarjana, melainkan melanjutkan pendidikan profesi kebidanan di FKK UMJ. Ada banyak keuntungan yang bisa didapatkan jika tetap berada di lingkungan kampus yang sudah dikenal dan terbukti kualitasnya.

"Kalian sudah mengenal dosen-dosen, memahami lahan praktik, dan tentu lebih nyaman menjalani proses profesi di sini," jelas Dr. Tri, menyoroti aspek kenyamanan dan familiaritas yang penting dalam proses belajar. Ia menambahkan bahwa program profesi kebidanan di UMJ sudah terbukti unggul dan memiliki akreditasi yang sangat baik. Hal ini tentu akan memberikan "nilai plus" signifikan bagi para lulusan di dunia kerja yang semakin kompetitif dan menuntut standar tinggi.

Tahapan Krusial Menuju Bidan Berkompeten

Dr. Hirfa Turrahmi, S.ST., M.KM., selaku Kepala Program Studi Kebidanan FKK UMJ, turut menjelaskan tahapan penting dalam pendidikan kebidanan yang tidak bisa dipisahkan. Ia memaparkan bahwa proses ini terbagi menjadi dua tahap yang saling melengkapi dan sama-sama krusial: sarjana dan profesi. Tahap sarjana membekali mahasiswa dengan landasan pengetahuan teoritis yang kuat dan pemahaman kebijakan dasar praktik kebidanan.

Namun, untuk benar-benar menguasai kompetensi praktik klinis secara menyeluruh dan siap terjun ke lapangan, tahap profesi menjadi krusial dan tidak bisa dilewatkan. "Dengan menempuh profesi, Ananda akan mendapatkan keterampilan praktik klinis di pelayanan kesehatan dan berhak menyandang gelar bidan," tegas Dr. Hirfa. Ia juga mengingatkan para mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik almamater di mana pun mereka berkarya, sebagai cerminan kualitas pendidikan yang telah mereka terima.

Menjaga Integritas dan Kontribusi Nyata

Lebih dari sekadar upacara, Ucap Janji ini adalah momentum sakral bagi 31 mahasiswa kebidanan FKK UMJ untuk meneguhkan komitmen. Ini adalah saat mereka berikrar untuk menjalani profesi yang penuh tantangan namun juga sangat mulia dan penuh tanggung jawab, dengan standar etika dan profesionalisme tertinggi. Dengan bekal ilmu yang telah didapat, keyakinan diri, dan doa restu, para calon bidan ini diharapkan mampu melanjutkan perjalanan akademik dan profesi mereka dengan semangat membara.

Mereka didorong untuk senantiasa menjaga integritas, menjunjung tinggi etika profesi, serta memberikan kontribusi nyata yang signifikan bagi kemajuan dunia kesehatan. Terutama dalam pelayanan kebidanan di seluruh penjuru Indonesia, demi menciptakan generasi penerus yang sehat, berkualitas, dan menjadi harapan bangsa. Semoga perjalanan mereka dipenuhi keberhasilan dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.

banner 325x300