banner 728x250

Kemendikdasmen Bikin Gebrakan! PHTC Revitalisasi Sekolah Lampaui Target, Ini Dampak Nyata untuk Pendidikan dan Ekonomi Lokal!

kemendikdasmen bikin gebrakan phtc revitalisasi sekolah lampaui target ini dampak nyata untuk pendidikan dan ekonomi lokal portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) tengah menjadi sorotan positif berkat komitmen kuatnya mewujudkan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto di sektor pendidikan. Sejak diluncurkan pada Hari Pendidikan Nasional 2025, program PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan ini telah membawa angin segar dan harapan baru bagi ribuan sekolah di seluruh Indonesia.

PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan bukan sekadar program biasa. Ini adalah inisiatif strategis yang dirancang untuk memperkuat fondasi pendidikan dari hulu ke hilir, memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan lingkungan belajar yang layak dan berkualitas. Tujuannya jelas: menciptakan sekolah yang aman, nyaman, dan kondusif untuk tumbuh kembang peserta didik.

banner 325x300

Lampaui Target! Ribuan Sekolah Rasakan Manfaat PHTC

Komitmen Kemendikdasmen ini bukan isapan jempol belaka, melainkan dibuktikan dengan pencapaian yang jauh melampaui target awal. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, Gogot Suharwoto, dengan bangga mengungkapkan hasil memuaskan ini.

Untuk di Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah, target awalnya hanya 9.429 sekolah. Namun, realisasinya justru menyentuh angka fantastis 14.071 sekolah penerima manfaat, menunjukkan efektivitas dan jangkauan program yang luar biasa.

Tak hanya itu, sektor pendidikan vokasi, pendidikan khusus, dan pendidikan layanan khusus juga mencatat lonjakan signifikan. Semula target hanya 982 sekolah, kini sudah 2.000 sekolah yang berhasil direvitalisasi, hampir dua kali lipat dari estimasi awal.

"Dengan PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan, kami berharap pendidikan Indonesia memiliki pondasi kuat dari segi infrastruktur," jelas Gogot Suharwoto dalam keterangannya di Jakarta. Ia menambahkan, infrastruktur yang kokoh akan memastikan proses pembelajaran berlangsung dengan aman dan nyaman, sehingga dapat meningkatkan prestasi peserta didik secara signifikan.

Lebih dari Sekadar Bangunan: PHTC Gerakkan Roda Ekonomi Lokal

Menariknya, dampak positif PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak hanya berhenti di sektor pendidikan. Program ini juga terbukti menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat lokal, menciptakan efek domino yang menguntungkan banyak pihak.

Implementasi PHTC dilakukan melalui skema swakelola, yang secara aktif melibatkan partisipasi semesta dari masyarakat setempat. Pendekatan ini memastikan bahwa pembangunan tidak hanya cepat, tetapi juga inklusif dan berkelanjutan, memberdayakan komunitas di sekitarnya.

Dengan melibatkan warga sekitar sebagai tenaga kerja dan mendorong pembelian bahan bangunan dari lingkungan setempat, program ini secara langsung membuka lapangan kerja dan mengalirkan dana ke perekonomian lokal. Ini adalah bukti nyata bahwa investasi di pendidikan bisa sekaligus menjadi investasi di kesejahteraan sosial.

"Kami sangat bersyukur ikhtiar pemajuan pendidikan ini berdampak pada kesejahteraan masyarakat," ujar Dirjen Gogot. Ia menegaskan bahwa revitalisasi sekolah bukan sekadar tentang bangunan fisik, melainkan upaya mewujudkan sekolah yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi semua penghuninya.

Bukti Nyata! Survei Ungkap Kepuasan Publik terhadap PHTC Kemendikdasmen

Keberhasilan Kemendikdasmen dalam mewujudkan PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan tidak luput dari perhatian publik dan lembaga survei. Sejumlah riset independen menunjukkan respons yang sangat positif terhadap program ini, menegaskan dampak nyatanya di lapangan.

Kemendikdasmen Jadi Kementerian Terbaik Versi Indo Strategi

Sebuah survei dari Indo Strategi menempatkan Kemendikdasmen di posisi teratas sebagai kementerian terbaik. Dengan raihan 3,35 poin, ini menjadi pengakuan atas kinerja luar biasa dalam menjalankan mandatnya, terutama dalam program PHTC ini.

Mayoritas Masyarakat Apresiasi Dampak PHTC (Arus Survey Indonesia)

Arus Survey Indonesia (ASI) juga mencatat hasil yang impresif. Sebanyak 78,4 persen masyarakat memberikan penilaian baik terkait PHTC Revitalisasi Sekolah yang digagas Kemendikdasmen, menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi.

Secara lebih rinci, masyarakat merasakan berbagai dampak positif dari program ini. Sebanyak 29,3 persen menilai PHTC berhasil menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik, memberikan suasana yang kondusif bagi siswa.

Selain itu, 22,2 persen masyarakat merasakan dampak PHTC dalam menyediakan ruang belajar yang aman dan nyaman, sebuah faktor krusial untuk kenyamanan dan fokus belajar siswa. Peningkatan kualitas pendidikan juga menjadi sorotan, dengan 19,8 persen masyarakat mengakui kontribusi PHTC dalam aspek ini.

Terakhir, 9,8 persen masyarakat melihat adanya dampak positif terhadap akses pendidikan yang lebih luas. Ini berarti program tidak hanya memperbaiki kualitas, tetapi juga memperluas kesempatan belajar bagi lebih banyak anak.

Implementasi Program Sangat Positif Menurut P3M UI

Riset dari P3M Universitas Indonesia (UI) semakin memperkuat temuan ini. Tingkat persepsi publik terhadap program unggulan Kemendikdasmen ini sangat positif, dengan penilaian implementasi program berkisar antara 96,0 persen hingga 98,7 persen telah berjalan dengan baik dan sangat baik. Angka ini menunjukkan kepercayaan tinggi masyarakat terhadap efektivitas dan keberhasilan program.

Media Sosial Pun Ramai Beri Pujian (Drone Emprit)

Tak hanya survei konvensional, gemuruh positif juga terdengar di ranah media sosial. Analisis Drone Emprit melalui riset sentimen, emosi, dan framing media sosial menunjukkan bahwa program rehabilitasi sekolah ini mendapat respons sangat positif, mencapai 95 persen sentimen positif dari publik.

Tingginya perhatian dan pujian ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Mulai dari capaian yang melampaui target, penerapan skema swakelola yang transparan dan akuntabel, hingga kontribusinya yang nyata dalam membuka lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Ini membuktikan bahwa PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan adalah program yang tidak hanya efektif, tetapi juga dicintai dan didukung oleh publik.

Dengan berbagai capaian dan pengakuan positif ini, Kemendikdasmen membuktikan komitmennya untuk terus memajukan pendidikan Indonesia. PHTC Revitalisasi Satuan Pendidikan bukan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun masa depan yang lebih cerah bagi generasi penerus bangsa dan menggerakkan roda perekonomian lokal secara berkelanjutan.

banner 325x300