Siapa bilang prestasi akademik cuma berhenti di panggung penghargaan? Tim CoSight dari Universitas Nusa Mandiri (UNM) membuktikan sebaliknya. Setelah sukses besar meraih Juara 1 dalam ajang Pesta Data Nasional (PeDAS) 2025, tim hebat ini langsung menunjukkan kiprahnya lebih jauh.
Mereka menggelar Sharing Session eksklusif bersama Divisi Strategi Transformasi dan Korporasi (STK) PT Jasa Raharja. Acara penting ini berlangsung secara daring pada Selasa, 14 Oktober 2025, menjadi bukti nyata bahwa riset kampus bisa langsung berdampak di dunia industri.
Dari Kampus ke Panggung Nasional: Kisah Tim CoSight UNM
Tim CoSight bukan tim sembarangan. Kemenangan mereka di PeDAS 2025 adalah validasi atas kemampuan analisis data yang luar biasa. Ajang bergengsi ini menguji keahlian peserta dalam mengolah dan menafsirkan data kompleks untuk menghasilkan solusi inovatif.
Penelitian unggulan mereka yang berjudul "Analisis Kinerja Model Prediksi Penjualan Mobil Periode Agustus 2025" memang bukan kaleng-kaleng. Riset ini secara spesifik mengkaji data penjualan mobil Indonesia (GAIKINDO) dari tahun 2021 hingga 2025, dengan mempertimbangkan faktor-faktor makroekonomi seperti BI Rate dan Inflasi.
Studi mendalam ini menunjukkan bagaimana data science bisa digunakan untuk memprediksi tren pasar yang krusial. Keberhasilan mereka menarik perhatian banyak pihak, termasuk BUMN sekelas PT Jasa Raharja yang memang sangat bergantung pada data.
Inilah yang kemudian membuka pintu bagi CoSight untuk berbagi wawasan langsung dengan para profesional di Jasa Raharja. Sebuah kesempatan emas yang tak datang dua kali bagi mahasiswa.
Jasa Raharja Terpukau: Sharing Session yang Berbuah Manis
Tak lama setelah kemenangan gemilang itu, CoSight langsung mendapat ‘panggilan’ dari PT Jasa Raharja. Sesi berbagi ilmu ini bukan sekadar formalitas, melainkan ajang diskusi serius yang mempertemukan akademisi dan praktisi.
Dari pihak UNM, Kampus Digital Bisnis yang terus berinovasi, hadir jajaran penting. Ada Kaprodi Sains Data Tati Mardiana, Kepala AI Center Dr. Zico Pratama, dan Kepala Nusa Mandiri Innovation Center Fitra Septia Nugraha. Perwakilan dari Tim Hubungan Kerjasama dan Tim Career Center UNM juga turut hadir, menunjukkan komitmen kampus terhadap kolaborasi.
Sementara itu, PT Jasa Raharja diwakili langsung oleh Kepala Divisi Strategi Transformasi dan Korporasi (STK), Dwi Sasono, beserta timnya. Diskusi yang dipandu oleh Reno Vancasavio dari Jasa Raharja ini berlangsung hangat dan interaktif.
Dwi Sasono, dalam sambutannya, tak bisa menyembunyikan apresiasinya atas prestasi Tim CoSight. Ia memuji capaian nasional mereka melalui riset berbasis data yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan strategis perusahaan.
Riset Data yang Relevan: Kunci Kolaborasi Masa Depan
"Kami sangat mengapresiasi kemenangan Tim CoSight UNM dalam Pesta Data Nasional 2025," ungkap Dwi Sasono. Ia menambahkan bahwa penelitian yang dilakukan CoSight sangat relevan dengan kebutuhan strategis PT Jasa Raharja, khususnya dalam pengelolaan dan analisis data. Ini menunjukkan betapa pentingnya data di era digital saat ini.
Lebih lanjut, Dwi Sasono bahkan membuka peluang kerja sama riset yang lebih luas dengan UNM. Ia tertarik pada pengelolaan data pembayaran pajak serta pemetaan minat masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan. Sebuah potensi kolaborasi yang sangat menjanjikan bagi kedua belah pihak.
Dr. Zico Pratama, Kepala AI Center UNM, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata penerapan riset di dunia industri. Menurutnya, ini membuktikan bahwa riset dan data science tidak berhenti di ruang akademik saja.
"Riset kami dapat memberikan nilai strategis yang signifikan bagi industri," ujarnya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada PT Jasa Raharja yang telah membuka ruang bagi mahasiswa UNM untuk berdiskusi dan berbagi insight dari penelitian mereka.
Sinergi Kampus dan BUMN: Membangun Talenta Digital Unggul
Sesi presentasi hasil penelitian oleh Tim CoSight disambut antusias oleh peserta dari Jasa Raharja. Diskusi berjalan interaktif, dengan berbagai masukan berharga dari tim Jasa Raharja terkait potensi penerapan hasil riset dalam konteks bisnis dan kebijakan berbasis data. Ini adalah momen krusial di mana teori bertemu praktik.
Kepala Nusa Mandiri Innovation Center, Fitra Septia Nugraha, juga menekankan pentingnya sinergi antara kampus dan dunia industri. "Kegiatan ini tidak hanya mempertemukan akademisi dan industri, tetapi juga menjadi langkah nyata kolaborasi inovasi," kata dia.
Ia berharap kemitraan ini dapat berkembang dalam bentuk penelitian terapan yang lebih konkret. Selain itu, program magang yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja juga diharapkan bisa menjadi bagian dari kolaborasi ini.
Ini adalah langkah strategis untuk memastikan lulusan UNM siap menghadapi tantangan industri. Mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung, sementara Jasa Raharja akan mendapatkan talenta muda yang segar dengan ide-ide inovatif.
Apa Selanjutnya? Potensi Kolaborasi Jangka Panjang
Kolaborasi antara UNM dan PT Jasa Raharja ini membuka banyak pintu untuk masa depan. Bayangkan, riset-riset mahasiswa tidak hanya menjadi tugas akhir, tetapi bisa langsung diaplikasikan untuk memecahkan masalah nyata di BUMN.
Potensi kerja sama riset terkait pengelolaan data pembayaran pajak bisa menghasilkan sistem yang lebih efisien dan akurat. Ini akan sangat membantu Jasa Raharja dalam menjalankan tugasnya. Sementara itu, pemetaan minat masyarakat terhadap pembayaran pajak kendaraan bisa menjadi dasar untuk merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Program magang yang diusulkan juga akan menjadi jembatan emas bagi mahasiswa UNM. Mereka bisa belajar langsung dari para ahli di Jasa Raharja, mendapatkan pengalaman kerja yang tak ternilai, dan bahkan mungkin membuka peluang karier setelah lulus. Ini adalah investasi jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia.
Dengan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan BUMN, kegiatan ini menegaskan posisi Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis yang aktif mendorong inovasi. UNM terus memperkuat kolaborasi riset, serta menyiapkan talenta digital unggul yang siap bersinergi dengan industri.
Kisah Tim CoSight UNM dan PT Jasa Raharja ini adalah contoh nyata bagaimana prestasi akademik bisa menjadi katalisator untuk kolaborasi yang lebih besar. Ini adalah bukti bahwa inovasi dan data science bukan hanya teori, tetapi alat powerful yang bisa membentuk masa depan.


















