Perpustakaan Cyber University baru-baru ini sukses besar menyelenggarakan tur istimewa yang membuat delegasi Universiti Teknologi PETRONAS (UTP) Malaysia terkesima. Kunjungan pada Jumat (20/6/2025) ini bukan sekadar melihat-lihat, melainkan sebuah pengalaman mendalam tentang masa depan perpustakaan di era digital. Acara ini merupakan bagian integral dari program International Student Exchange and Fintech Immersion yang berlangsung selama lima hari di Cyber University.
Mengapa Perpustakaan Jadi Sorotan Utama?
Dalam program pertukaran mahasiswa internasional ini, perpustakaan memegang peran kunci sebagai jendela menuju inovasi pendidikan. Delegasi UTP Malaysia, yang dikenal dengan fokus teknologi, datang untuk memahami bagaimana Cyber University mengintegrasikan teknologi dalam setiap aspek pembelajaran. Kunjungan ini dirancang khusus untuk memperkenalkan fasilitas, layanan, dan berbagai inovasi digital yang telah diterapkan di Perpustakaan Cyber University.
Perpustakaan modern bukan lagi sekadar tempat penyimpanan buku fisik, melainkan pusat sumber belajar yang dinamis dan berteknologi tinggi. Bagi Cyber University, yang mengusung visi sebagai The First Fintech University in Indonesia, perpustakaan digital menjadi cerminan komitmen mereka terhadap pengembangan teknologi dan ekosistem keuangan digital. Ini adalah kesempatan untuk menunjukkan bagaimana literasi digital dan akses informasi berperan dalam membentuk talenta fintech masa depan.
Melihat Lebih Dekat Inovasi Digital yang Memukau
Selama tur, para delegasi UTP diajak menjelajahi berbagai sudut perpustakaan yang mengedepankan layanan mandiri berbasis teknologi. Mereka berkeliling ruang baca yang didesain modern, student corner yang nyaman untuk kolaborasi, hingga ruang multimedia canggih yang dilengkapi perangkat terkini. Setiap sudut dirancang untuk mendukung gaya belajar mahasiswa di era digital.
Yang paling menarik perhatian adalah ruang koleksi digital, di mana sistem mandiri berbasis teknologi memungkinkan akses mudah ke berbagai sumber daya. Delegasi UTP terlihat sangat antusias menggali lebih dalam sistem digital ini, mengajukan pertanyaan tentang implementasi dan manfaatnya. Mereka terkesan dengan efisiensi dan kemudahan akses yang ditawarkan oleh teknologi di perpustakaan Cyber University.
Pengalaman Tak Terlupakan Delegasi UTP Malaysia
Gustianty Khairunnisa, Kepala Perpustakaan Cyber University, tidak bisa menyembunyikan rasa bangganya atas kesempatan ini. "Kami bangga dapat berbagi praktik terbaik dalam pengelolaan perpustakaan digital kepada mitra internasional," ujarnya dalam keterangan rilis. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi jembatan awal bagi kerja sama yang lebih luas di masa depan.
Delegasi UTP Malaysia sendiri menyampaikan apresiasi yang tinggi atas sambutan hangat dan pengalaman berharga yang mereka peroleh. Mereka secara khusus menunjukkan ketertarikan pada sistem perpustakaan digital yang inovatif dan berbagai inisiatif literasi yang dijalankan Cyber University. Kunjungan ini memberikan mereka wawasan baru tentang bagaimana teknologi dapat mentransformasi pengalaman belajar.
Para delegasi UTP, yang notabene berasal dari universitas teknologi terkemuka, mengakui bahwa perpustakaan Cyber University telah menetapkan standar baru. Mereka melihat bagaimana Cyber University tidak hanya mengadopsi teknologi, tetapi juga mengoptimalkannya untuk menciptakan lingkungan belajar yang responsif dan relevan dengan kebutuhan industri fintech. Diskusi interaktif selama tur juga membuka peluang untuk pertukaran ide dan praktik terbaik di masa mendatang.
Visi Global, Komitmen Digital: Perpustakaan Cyber University
Kegiatan ini secara tegas menegaskan komitmen Perpustakaan Cyber University sebagai pusat sumber belajar yang terbuka bagi kolaborasi global. Ini sejalan dengan visi besar Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia. Mereka bertekad untuk tidak hanya menjadi pelopor dalam pendidikan fintech, tetapi juga dalam pengembangan teknologi dan jejaring internasional yang kuat.
Perpustakaan ini bukan hanya sebuah fasilitas pendukung, melainkan sebuah ekosistem yang aktif mendorong inovasi dan penelitian di bidang fintech. Dengan menyediakan akses ke database keuangan terkini, jurnal ilmiah digital, dan perangkat lunak analisis data, perpustakaan ini menjadi tulang punggu bagi mahasiswa dan peneliti. Ini adalah bukti nyata bahwa Cyber University serius dalam mencetak lulusan yang siap bersaing di pasar global.
Masa Depan Literasi dan Kolaborasi Internasional
Kunjungan delegasi UTP Malaysia ini adalah langkah awal yang menjanjikan menuju kolaborasi yang lebih erat antara kedua institusi. Potensi kerja sama bisa meluas dari pertukaran mahasiswa dan dosen, penelitian bersama, hingga pengembangan sistem perpustakaan digital yang lebih canggih. Ini adalah win-win solution yang akan memperkaya pengalaman akademik dan teknologi bagi kedua belah pihak.
Dengan adanya kegiatan ini, Perpustakaan Cyber University tidak hanya memperkuat posisinya sebagai pusat sumber belajar yang inovatif, tetapi juga sebagai pemain kunci dalam jaringan pendidikan global. Komitmen terhadap teknologi dan kolaborasi internasional ini akan terus mendukung visi Cyber University untuk menjadi universitas terdepan yang berbasis teknologi dan memiliki dampak signifikan di kancah dunia. Masa depan literasi dan inovasi digital di Indonesia terlihat semakin cerah berkat inisiatif semacam ini.


















