banner 728x250

Bikin Bangga Indonesia! Mahasiswa Cyber University Ini Gemparkan Hackathon FinTech Internasional di Malaysia

Zefanya Williams bersama peserta lain berfoto bersama dalam acara di Cyber University.
Mahasiswa Bisnis Digital Cyber University, Zefanya Williams, berfoto dengan peserta lain setelah partisipasinya di ajang FinTech Internasional.
banner 120x600
banner 468x60

Kabar membanggakan datang dari kancah internasional, di mana Zefanya Williams, seorang mahasiswa Program Studi Bisnis Digital Cyber University, berhasil menorehkan prestasi gemilang. Ia sukses berpartisipasi dalam ajang Hackathon bergengsi bertema Financial Technology (FinTech) yang diselenggarakan di Universitas Teknologi Petronas (UTP), Malaysia, membuktikan kapabilitasnya di panggung global.

Acara bertajuk International Student Exchange and Fintech Immersion Program tersebut berlangsung meriah pada 25-29 Agustus 2025 lalu. Kehadiran Zefanya di tengah persaingan global ini tidak hanya sekadar unjuk kemampuan, tetapi juga menjadi bukti nyata potensi besar generasi muda Indonesia di bidang teknologi keuangan.

banner 325x300

Mengukir Prestasi di Kancah Global

Zefanya Williams bukan sosok asing di lingkungan kampusnya; ia dikenal aktif sebagai anggota Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan juga seorang entrepreneur muda yang visioner. Dengan latar belakang yang kuat ini, ia membawa semangat inovasi ke ajang Hackathon FinTech di Malaysia.

Dalam kompetisi tersebut, Zefanya secara spesifik memilih sub-tema Investasi sebagai fokus utama kontribusinya. Pilihan ini bukan tanpa alasan, mengingat sektor investasi digital kini menjadi salah satu area FinTech yang paling dinamis dan menarik perhatian banyak pihak.

Partisipasi Zefanya dalam program pertukaran mahasiswa dan imersi FinTech ini bukan hanya sekadar mengikuti tren. Ini adalah langkah strategis untuk menguji ide-ide inovatifnya di panggung internasional, sekaligus membuka jaringan dengan para talenta terbaik dari berbagai negara.

Ajang Hackathon ini sendiri merupakan platform yang dirancang untuk mendorong kolaborasi dan penciptaan solusi baru di bidang teknologi keuangan. Ini adalah kesempatan langka bagi para inovator muda untuk beradu gagasan dan mengembangkan prototipe yang berpotensi mengubah lanskap FinTech.

Lebih dari Sekadar Kompetisi: Belajar dan Berinovasi

Bagi Zefanya, keikutsertaannya di Hackathon FinTech UTP Malaysia memiliki makna yang jauh lebih dalam daripada sekadar meraih kemenangan. Ia melihatnya sebagai sebuah kesempatan berharga untuk menyelami isu-isu FinTech, khususnya dalam ranah investasi, yang terus berkembang pesat.

"Bagi saya, ini kesempatan berharga untuk mendalami isu FinTech, khususnya investasi, sekaligus menguji sejauh mana ide dan solusi yang saya kembangkan dapat bersaing di tingkat internasional," ungkap Zefanya dengan antusias. Ia menambahkan bahwa kompetisi ini menjadi ajang penting untuk mengasah pola pikir kritis.

Lebih lanjut, Zefanya menekankan bahwa momen ini adalah tentang bertukar wawasan dan membawa perspektif baru ke Indonesia. Ia percaya bahwa pengalaman global dapat memperkaya cara pandang dan mendorong inovasi yang lebih relevan untuk konteks lokal.

Pengalaman berkompetisi di level internasional juga memberinya pemahaman tentang standar global dalam pengembangan produk dan layanan FinTech. Pengetahuan ini sangat krusial, mengingat industri FinTech terus berinovasi dan membutuhkan talenta yang mampu berpikir melampaui batas-batas konvensional.

Inspirasi dari Negeri Jiran: Pengalaman di Kuala Lumpur

Selain fokus pada kompetisi yang intens, Zefanya juga memanfaatkan waktu luangnya untuk menjelajahi keindahan dan keragaman budaya Kuala Lumpur. Interaksi langsung dengan masyarakat lokal menjadi bagian tak terpisahkan dari perjalanannya di Malaysia.

Pengalaman ini ternyata memberikan inspirasi segar yang tak terduga bagi Zefanya. Ia belajar banyak tentang bagaimana budaya dan lingkungan sekitar dapat membentuk cara masyarakat memahami serta mengadopsi teknologi dan keuangan dalam kehidupan sehari-hari.

"Menikmati Malaysia secara langsung memberi saya inspirasi yang segar," tutur Zefanya. "Saya belajar bagaimana budaya dan lingkungan bisa membentuk cara masyarakat memahami teknologi dan keuangan," lanjutnya, menyoroti pentingnya konteks sosial dalam inovasi FinTech.

Wawasan ini sangat krusial bagi seorang calon praktisi bisnis digital. Memahami kebutuhan dan kebiasaan pengguna adalah kunci untuk menciptakan solusi FinTech yang tidak hanya canggih, tetapi juga relevan dan mudah diterima oleh pasar yang beragam.

Dukungan Penuh dari Kampus Kebanggaan

Keberhasilan Zefanya di kancah internasional tentu tidak lepas dari dukungan penuh pihak kampus. Rianti Rozalina, dosen Program Studi Bisnis Digital sekaligus koordinator kegiatan ini, turut mendampingi Zefanya dan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasinya.

Rianti menjelaskan bahwa kompetisi seperti ini adalah wadah yang sangat strategis bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk berkreasi dan berinovasi di bidang teknologi keuangan. Ini membuktikan komitmen Cyber University dalam mendorong mahasiswanya berprestasi dan menjadi agen perubahan di era digital.

"Kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari berbagai negara untuk menghadirkan ide-ide inovatif di bidang teknologi keuangan," ujarnya, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam memajukan industri FinTech.

Di sisi lain, Vivi Afifah, Ketua Program Studi Bisnis Digital Cyber University, menyambut baik pencapaian Zefanya. Ia berharap pengalaman berharga ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani melangkah dan berkompetisi di level global.

Menurut Vivi, prestasi yang diraih Zefanya ini secara signifikan memperkuat posisi Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia. Ini adalah pengakuan atas kualitas pendidikan dan visi universitas dalam mencetak talenta-talenta unggul yang siap bersaing di kancah global.

"Pengalaman Zefanya di Malaysia diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani berkompetisi, mengeksplorasi budaya baru, dan membawa pulang wawasan global," tutup Vivi, optimis akan masa depan mahasiswa Cyber University.

Masa Depan FinTech di Tangan Generasi Muda

Pencapaian Zefanya Williams di Hackathon FinTech UTP Malaysia adalah cerminan dari semangat inovasi dan keberanian generasi muda Indonesia. Ini menunjukkan bahwa dengan dukungan yang tepat, mahasiswa kita mampu bersaing dan bahkan unggul di panggung dunia.

Keterlibatan aktif dalam ajang internasional seperti ini tidak hanya memperkaya pengalaman individu mahasiswa, tetapi juga meningkatkan reputasi institusi pendidikan. Cyber University, dengan fokusnya pada FinTech, terus membuktikan diri sebagai pelopor dalam pendidikan teknologi keuangan.

Melalui program-program yang mendorong eksplorasi dan inovasi, Cyber University menyiapkan mahasiswanya untuk menjadi pemimpin masa depan di industri FinTech yang dinamis. Mereka dibekali tidak hanya dengan pengetahuan teknis, tetapi juga dengan kemampuan adaptasi, pemikiran kritis, dan etika bisnis yang kuat.

Kisah Zefanya ini diharapkan menjadi pemicu bagi lebih banyak mahasiswa untuk tidak ragu mengejar impian dan mengambil tantangan di kancah global. Masa depan teknologi keuangan di Indonesia, dan bahkan dunia, sangat bergantung pada kontribusi dan ide-ide segar dari generasi muda yang berani berinovasi.

Ini adalah langkah awal yang menjanjikan, menegaskan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi pemain kunci dalam revolusi FinTech global. Dengan talenta seperti Zefanya, harapan untuk masa depan FinTech yang lebih cerah dan inklusif semakin nyata.

banner 325x300