banner 728x250

Terungkap! Detik-detik SUV Chery Fengyun X3L Gagal Taklukkan Tanjakan Maut Tianmen, Pengait Lepas Jadi Biang Kerok?

terungkap detik detik suv chery fengyun x3l gagal taklukkan tanjakan maut tianmen pengait lepas jadi biang kerok portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Sebuah insiden mengejutkan baru-baru ini mengguncang jagat maya, menampilkan sebuah SUV Chery Fengyun X3L yang gagal menuntaskan uji coba ekstrem di Gunung Tianmen, China. Video yang merekam momen dramatis ini dengan cepat menjadi viral, memicu berbagai spekulasi dan perbincangan hangat di kalangan penggemar otomotif dan masyarakat luas. Momen ketika mobil kehilangan traksi dan meluncur mundur, menabrak pagar pengaman, sontak membuat banyak pihak bertanya-tanya tentang penyebab di balik kegagalan tak terduga ini.

Insiden yang terjadi pada 12 November 2025 ini sontak menjadi sorotan utama, terutama karena uji coba ekstrem semacam ini kerap digunakan sebagai ajang pembuktian ketangguhan kendaraan. Chery Sales Indonesia, sebagai perwakilan merek di Tanah Air, akhirnya buka suara untuk memberikan klarifikasi resmi mengenai kejadian yang melibatkan model SUV terbarunya tersebut. Penjelasan ini diharapkan dapat menjawab keraguan publik dan meluruskan informasi yang beredar.

banner 325x300

Mengulang Sejarah: Tantangan Gunung Tianmen yang Legendaris

Uji coba ekstrem di Gunung Tianmen bukanlah hal baru dalam dunia otomotif. Lokasi ini terkenal dengan 999 anak tangga menuju "Heavens Gate," sebuah tantangan ikonik yang pernah ditaklukkan oleh Range Rover Sport pada tahun 2018. Aksi heroik Range Rover kala itu berhasil mencuri perhatian dunia, membuktikan kapabilitas luar biasa dari SUV mewah tersebut dalam kondisi paling ekstrem.

Chery, dengan Fengyun X3L, rupanya ingin mengulang dan bahkan melampaui capaian tersebut, menjadikan tantangan ini sebagai panggung untuk memamerkan performa dan ketahanan SUV mereka. Harapannya, kesuksesan di Tianmen akan mendongkrak citra merek dan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk Chery, khususnya di segmen SUV yang sangat kompetitif. Namun, takdir berkata lain pada hari itu.

Detik-detik Mencekam Insiden Gagal Nanjak

Dalam rekaman video yang beredar luas di media sosial, terlihat jelas bagaimana Fengyun X3L memulai pendakiannya dengan penuh percaya diri. Namun, ketika belum mencapai setengah perjalanan, SUV tersebut tiba-tiba menunjukkan tanda-tanda masalah serius. Mobil kehilangan traksi, roda-roda berputar tanpa daya cengkeram, dan kemudian secara dramatis meluncur mundur di turunan curam.

Momen tersebut terekam dengan jelas, menunjukkan kepanikan dan ketegangan di lokasi kejadian. Bagian belakang mobil akhirnya menabrak pagar pengaman dengan cukup keras, mengakhiri uji coba ekstrem tersebut dengan cara yang tidak diharapkan. Insiden ini sontak memicu kekhawatiran dan pertanyaan besar tentang keamanan serta kualitas kendaraan yang diuji.

Klarifikasi Resmi dari Chery: Insiden Tak Terduga

Chery Sales Indonesia, dalam keterangan tertulisnya, menjelaskan bahwa kejadian tersebut merupakan sebuah "insiden tak terduga." Mereka mengakui bahwa uji tantangan ekstrem yang berlangsung di Area Wisata Gunung Tianmen, Zhangjiajie, Provinsi Hunan, pada 12 November 2025, terhenti karena masalah teknis yang tidak diperkirakan sebelumnya. Klarifikasi ini menjadi penting untuk meredakan spekulasi yang berkembang.

Menurut hasil investigasi awal yang dilakukan oleh Chery, akar masalahnya terletak pada pengait utama tali pengaman yang tiba-tiba lepas. Tali pengaman ini, yang kemungkinan besar digunakan sebagai bagian dari protokol keselamatan atau untuk membantu traksi dalam kondisi ekstrem, menjadi biang keladi insiden tersebut. Lepasnya pengait ini memicu serangkaian kejadian yang berujung pada kegagalan.

Pengait Lepas, Roda Tersangkut, dan Traksi Hilang

Detail teknis yang diungkap Chery menjelaskan bahwa ketika pengait utama tali pengaman terlepas, tali tersebut menjadi bebas dan tak terkendali. Dalam kondisi yang tidak menguntungkan, tali tersebut kemudian tersangkut di roda kanan kendaraan. Kejadian ini sontak membuat mobil kehilangan traksi secara total, sebuah kondisi fatal saat berada di tanjakan ekstrem.

Akibat kehilangan traksi, Fengyun X3L tidak dapat mempertahankan posisinya dan mulai meluncur mundur tak terkendali. Pada akhirnya, bagian belakang mobil menabrak pagar pengaman yang berada di sisi jalan, menyebabkan kerusakan parsial pada pagar tersebut. Beruntungnya, Chery memastikan bahwa insiden ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan pada lingkungan alam sekitar, sebuah kabar baik di tengah kekhawatiran.

Permohonan Maaf dan Refleksi Mendalam

Chery tidak hanya memberikan penjelasan teknis, tetapi juga menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kejadian ini. Mereka mengakui adanya kelalaian dalam melakukan penilaian risiko serta kurangnya pengendalian detail dalam proses perencanaan dan pelaksanaan uji coba tersebut. Pengakuan ini menunjukkan komitmen Chery untuk bertanggung jawab dan belajar dari kesalahan.

"Kejadian ini menunjukan kelalaian kami dalam melakukan penilaian risiko serta kurangnya pengendalian detail dalam proses perencanaan dan pelaksanaan uji tersebut, namun kejadian tidak dapat dihindari," tulis Chery dalam keterangannya. Mereka juga menyadari dan merefleksikan secara mendalam kekhawatiran publik atas keputusan mengadakan uji ekstrem di area wisata umum, yang berpotensi membahayakan.

Pelajaran Berharga untuk Masa Depan

Insiden ini menjadi pelajaran berharga bagi Chery untuk melangkah lebih hati-hati dan lebih matang ke depan. Mereka berjanji akan menjadikan kejadian ini sebagai momentum untuk meningkatkan standar keselamatan dan perencanaan dalam setiap aktivitas promosi atau uji coba. Kepercayaan konsumen adalah aset tak ternilai, dan insiden semacam ini dapat berdampak signifikan terhadap citra merek.

Chery menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pengelola Area Wisata Gunung Tianmen, para wisatawan, mitra, serta seluruh pihak yang turut memberikan perhatian atas kejadian ini. Permohonan maaf ini menunjukkan keseriusan Chery dalam menangani insiden dan komitmen mereka untuk memperbaiki diri. Semoga kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua produsen otomotif akan pentingnya keselamatan dan perencanaan matang dalam setiap uji coba ekstrem.

banner 325x300