banner 728x250

Terungkap! 7 Perbedaan Mencolok Daihatsu Rocky Hybrid Jepang dan Indonesia, Jangan Kaget!

terungkap 7 perbedaan mencolok daihatsu rocky hybrid jepang dan indonesia jangan kaget portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Daihatsu Rocky Hybrid akhirnya resmi mengaspal di Indonesia, menandai era baru bagi pabrikan Jepang ini di pasar Tanah Air. Namun, jangan salah sangka! Meskipun diimpor secara utuh (CBU) dari Jepang, Rocky Hybrid yang kamu lihat di jalanan Indonesia punya beberapa perbedaan signifikan dengan versi yang dijual di negara asalnya.

Mobil ramah lingkungan ini memang sudah lebih dulu meluncur di Jepang sejak tahun 2021. Sementara itu, konsumen di Indonesia baru bisa melihatnya secara langsung pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025, sebelum akhirnya resmi dijual.

banner 325x300

Perjalanan Panjang Rocky Hybrid: Dari Negeri Sakura ke Tanah Air

Debut Daihatsu Rocky Hybrid di Jepang pada tahun 2021 menjadi sorotan. Kala itu, model ini menawarkan efisiensi bahan bakar yang menjanjikan dan teknologi hybrid yang inovatif, menjadikannya pilihan menarik di segmen SUV kompak. Kehadirannya langsung disambut baik oleh pasar Jepang.

Empat tahun berselang, penantian panjang para pecinta otomotif di Indonesia akhirnya terjawab. Rocky Hybrid diperkenalkan di GIIAS 2025, membawa harapan baru bagi mereka yang mencari kendaraan efisien dengan teknologi terkini. Ini juga menjadi langkah besar bagi Daihatsu untuk memasuki pasar mobil hybrid di Indonesia.

Bukan Sekadar Impor Utuh: Mengapa Ada Perbedaan?

Mungkin banyak yang berpikir, jika mobil diimpor secara CBU, berarti spesifikasinya akan identik seratus persen. Namun, faktanya tidak demikian. Sri Agung Handayani, Marketing Director and Corporate Communication Director Astra Daihatsu Motor (ADM), menjelaskan bahwa proses impor CBU tidak berarti unit tersebut langsung bisa dijual begitu saja di Indonesia.

Ada serangkaian penyesuaian yang harus dilakukan. Setiap unit wajib memenuhi kaidah dan regulasi yang berlaku di Indonesia, mulai dari standar keselamatan hingga preferensi pasar lokal. Inilah yang menjadi alasan utama mengapa ada tujuh perbedaan mendasar antara Rocky Hybrid versi Jepang dan Indonesia.

Terkuak! 7 Perbedaan Utama Daihatsu Rocky Hybrid Jepang dan Indonesia

ADM telah melakukan serangkaian modifikasi agar Rocky Hybrid bisa nyaman dan aman digunakan di Indonesia. Berikut adalah tujuh perbedaan yang wajib kamu tahu:

1. Bahasa di Multi Information Display (MID)

Perbedaan pertama yang paling kentara adalah bahasa yang digunakan pada Multi Information Display (MID). Jika di Jepang, MID Rocky Hybrid menggunakan bahasa Jepang, untuk pasar Indonesia, bahasa tersebut diubah menjadi bahasa Inggris. Ini tentu sangat membantu pengemudi di Indonesia agar lebih mudah memahami informasi penting yang ditampilkan di layar.

Perubahan ini bukan hanya sekadar terjemahan, melainkan penyesuaian fundamental agar pengalaman berkendara menjadi lebih intuitif dan informatif bagi pengguna di Tanah Air. Tanpa penyesuaian ini, banyak fitur dan informasi penting mungkin sulit diakses atau dipahami.

2. Material Radiator Support

Kondisi jalanan dan iklim di Indonesia bisa sangat berbeda dengan Jepang. Oleh karena itu, material radiator support pada Rocky Hybrid versi Indonesia juga harus diubah. Penyesuaian ini dilakukan untuk memastikan durabilitas dan performa pendinginan mesin tetap optimal, terutama saat menghadapi kondisi jalan yang bervariasi dan suhu yang lebih panas.

Pemilihan material yang tepat untuk radiator support sangat krusial. Ini demi menjaga komponen vital tersebut agar tidak mudah rusak dan mampu bekerja secara efektif dalam jangka panjang, sesuai dengan tuntutan lingkungan operasional di Indonesia.

3. Setelan Sistem Audio

Sistem audio juga mengalami penyesuaian. Frekuensi radio yang digunakan di Jepang tidak selalu sama dengan yang ada di Indonesia. Oleh karena itu, setelan sistem audio pada Rocky Hybrid untuk pasar Indonesia diubah agar bisa menangkap frekuensi radio lokal dengan baik.

Ini memastikan bahwa kamu bisa menikmati siaran radio favoritmu tanpa kendala. Penyesuaian ini juga mencakup optimasi kualitas suara agar sesuai dengan preferensi pendengar di Indonesia, memberikan pengalaman hiburan yang lebih baik selama perjalanan.

4. Setelan Engine Control Unit (ECU)

Perubahan bahasa di MID ternyata berdampak pada setelan Engine Control Unit (ECU). ECU merupakan "otak" mobil yang mengatur berbagai fungsi mesin. Dengan adanya perubahan bahasa di MID, ECU juga harus disesuaikan agar dapat membaca dan memproses pemrograman dalam bahasa yang baru.

Penyesuaian ECU ini memastikan bahwa semua sistem elektronik, termasuk yang berkaitan dengan performa mesin dan efisiensi bahan bakar, dapat bekerja secara harmonis. Ini adalah bagian penting dari proses lokalisasi untuk memastikan kinerja optimal di Indonesia.

5. EV Control Unit

Sama seperti ECU, EV Control Unit pada Rocky Hybrid juga harus diubah. EV Control Unit bertanggung jawab mengelola sistem kelistrikan dan motor listrik pada kendaraan hybrid. Penyesuaian ini berkaitan erat dengan perubahan bahasa di MID dan integrasi sistem secara keseluruhan.

Modifikasi pada EV Control Unit memastikan bahwa semua komponen hybrid dapat berkomunikasi dengan baik dan berfungsi efisien. Ini sangat penting untuk menjaga performa hybrid yang optimal, baik dari segi efisiensi bahan bakar maupun responsivitas tenaga.

6. Merek Ban

Perbedaan yang cukup terlihat adalah merek ban yang digunakan. Rocky Hybrid versi Jepang menggunakan ban merek Yokohama, sementara untuk pasar Indonesia, Daihatsu memilih ban merek Dunlop. Pemilihan ban ini bisa jadi didasari oleh berbagai pertimbangan, termasuk ketersediaan di pasar lokal, performa yang sesuai dengan kondisi jalan Indonesia, dan tentu saja harga.

Ban Dunlop yang digunakan pada Rocky Hybrid versi Indonesia telah disesuaikan untuk memberikan traksi dan kenyamanan terbaik di berbagai kondisi jalan di Tanah Air. Ini menunjukkan komitmen Daihatsu untuk memberikan pengalaman berkendara yang optimal bagi konsumen lokal.

7. Label dan Petunjuk Penggunaan

Terakhir, semua label dan tulisan petunjuk di dalam mobil Rocky Hybrid untuk pasar Indonesia wajib diterjemahkan. Dari bahasa Jepang, label-label tersebut diubah menjadi bahasa Indonesia atau Inggris. Ini termasuk petunjuk di dasbor, di bawah kap mesin, hingga pada buku manual.

Tujuan utamanya adalah untuk memastikan keselamatan dan kemudahan penggunaan bagi konsumen. Dengan petunjuk yang jelas dalam bahasa yang dimengerti, pengemudi dapat mengoperasikan kendaraan dengan lebih aman dan efektif, meminimalkan risiko kesalahan.

Debut Penting untuk Daihatsu Indonesia

Peluncuran Daihatsu Rocky Hybrid ini bukan sekadar menambah varian baru, melainkan menandai tonggak sejarah penting bagi Astra Daihatsu Motor. Ini adalah model hybrid pertama yang diperkenalkan oleh Daihatsu di Indonesia, menunjukkan keseriusan mereka dalam menyambut era elektrifikasi.

Setelah diperkenalkan di GIIAS 2025, ADM memastikan bahwa unit Rocky Hybrid akan mulai diserahkan kepada konsumen pada bulan November. Ini berarti, tak lama lagi, kita akan semakin sering melihat Rocky Hybrid berseliweran di jalanan Indonesia, membawa teknologi ramah lingkungan yang canggih.

Masa Depan Hybrid Daihatsu di Indonesia

Kehadiran Rocky Hybrid di Indonesia menjadi bukti nyata komitmen Daihatsu untuk berinovasi dan memenuhi kebutuhan pasar yang terus berkembang. Dengan fokus pada lokalisasi dan penyesuaian spesifikasi, Daihatsu menunjukkan bahwa mereka tidak hanya sekadar menjual produk, tetapi juga memahami karakteristik dan preferensi konsumen di Indonesia.

Langkah ini diharapkan dapat membuka jalan bagi model-model hybrid Daihatsu lainnya di masa depan, sekaligus memperkuat posisi mereka di tengah persaingan ketat pasar otomotif Indonesia yang semakin condong ke arah kendaraan ramah lingkungan. Rocky Hybrid bukan hanya sebuah mobil, melainkan simbol adaptasi dan kemajuan teknologi.

banner 325x300