Wuhu, China – Dunia otomotif kembali dihebohkan dengan kehadiran calon bintang baru dari Chery. Dalam ajang Chery International User Summit 2025 yang digelar di Wuhu, China, pada Jumat (17/10) lalu, Chery memperkenalkan produk terbarunya, Chery V23, yang juga dikenal sebagai i-Car V23. Mobil listrik ini langsung mencuri perhatian berkat desainnya yang "boxy" dan berani, serta konfirmasi bahwa ia akan segera mengaspal di Indonesia.
Kehadiran V23 bukan sekadar pelengkap lini produk, melainkan sebuah pernyataan dari Chery. Mobil ini menggabungkan gaya retro klasik dengan sentuhan modern yang futuristik, sekaligus menawarkan kemampuan off-road yang menjanjikan. Versi produksi dan modifikasi yang dipamerkan menunjukkan potensi besar V23 sebagai kendaraan gaya hidup yang bisa dipersonalisasi sesuai keinginan penggunanya.
Desain Ikonik yang Bikin Gagal Fokus
Chery V23 tampil dengan karakter visual yang sangat kuat dan berbeda dari kebanyakan mobil listrik di pasaran. Tampangnya didominasi oleh garis-garis tegak yang kokoh, memberikan kesan gagah dan tangguh. Lampu depan bundar dengan teknologi LED Projector modern menjadi daya tarik utama di bagian fascia, memadukan nuansa klasik dengan inovasi pencahayaan terkini.
Tak hanya itu, over fender yang menonjol semakin mempertegas kesan petualang pada mobil ini. Bagian belakangnya pun tak kalah unik dengan fitur yang disebut "konde" atau backpack. Fitur ini bukan hanya estetika, melainkan juga menambah fungsionalitas dan memperkuat identitas V23 sebagai kendaraan yang siap diajak berpetualang.
Konfirmasi Masuk Indonesia: Kapan Tepatnya?
Kabar gembira bagi pecinta otomotif Tanah Air datang langsung dari Rifkie Setiawan, Head of Brand & Marketing Chery Sales Indonesia (CSI). "Ya, kami berencana membawa V23 ke Indonesia," ujarnya penuh semangat. Ia menambahkan bahwa posisi V23 akan berada di bawah Chery J6 dalam lini produk mereka, menandakan strategi Chery untuk memperluas segmen pasar di Indonesia.
Meski demikian, Rifkie belum bisa memberikan kepastian mengenai waktu peluncuran yang tepat. "Soal timing-nya, kami masih belum bisa memberikan kepastian kapan. Masih dalam tahap evaluasi dan persiapan yang matang," jelasnya. Proses ini tentu membutuhkan perencanaan yang cermat, mulai dari perizinan hingga penyesuaian dengan pasar lokal.
Nama dan Posisi Pasar yang Strategis
Tak hanya waktu peluncuran, nama yang akan digunakan untuk mobil listrik ini di Indonesia juga masih menjadi bahan diskusi internal Chery. "Untuk masalah nama, apakah akan menggunakan Chery atau iCar, itu juga masih menjadi bahan diskusi kami," kata Rifkie. Keputusan ini krusial untuk memastikan positioning yang tepat dan mudah diterima oleh konsumen Indonesia.
Posisi V23 di bawah Chery J6 menunjukkan strategi Chery untuk menawarkan pilihan EV yang lebih beragam dan mungkin lebih terjangkau. Ini bisa menjadi daya tarik besar bagi konsumen yang mencari mobil listrik dengan desain unik dan kemampuan mumpuni, namun dengan harga yang kompetitif. Chery ingin memastikan bahwa V23 tidak hanya sekadar mobil, tetapi juga sebuah pernyataan gaya hidup.
Performa dan Jangkauan yang Mengesankan
Berdasarkan spesifikasi yang dirilis untuk pasar China, Chery V23 akan menawarkan dua opsi penggerak yang menarik. Pertama, ada varian Penggerak Roda Belakang (RWD) yang mampu menghasilkan tenaga 134 hp dengan torsi 184 Nm. Opsi ini cocok untuk penggunaan sehari-hari di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah.
Kedua, bagi kamu yang mencari performa lebih, tersedia varian Penggerak All-Wheel Drive (AWD) yang bertenaga 211 hp dan torsi 292 Nm. Varian AWD ini jelas menawarkan traksi dan stabilitas yang lebih baik, sangat ideal untuk medan yang lebih menantang atau kondisi jalan yang licin. Pilihan ini menegaskan klaim V23 sebagai mobil petualang sejati.
Untuk urusan jarak tempuh, V23 diklaim mampu menempuh 400 hingga 550 km dalam sekali pengisian penuh, berdasarkan standar siklus uji CLTC China. Angka ini bervariasi tergantung tipe variannya, namun secara keseluruhan menempatkan V23 sebagai salah satu EV dengan jangkauan yang cukup solid di kelasnya. Dengan jangkauan sejauh ini, kekhawatiran akan "range anxiety" bisa diminimalisir, membuat perjalanan jauh terasa lebih nyaman.
Potensi Besar di Pasar EV Indonesia
Kehadiran Chery iCar V23 di Indonesia diyakini akan membawa angin segar ke segmen SUV listrik. Desainnya yang unik, ditambah kemampuan all-wheel drive, menjadi nilai jual yang sangat kuat. Ini akan menarik konsumen muda yang mendambakan kendaraan listrik yang tidak biasa, berkarakter, dan siap untuk petualangan ringan maupun gaya hidup aktif.
Dengan prediksi harga yang kompetitif berkat posisinya di bawah Chery J6, V23 berpotensi menjadi pesaing menarik di pasar kendaraan listrik Indonesia yang terus bertumbuh pesat. Pasar Indonesia memang dikenal sangat menyukai SUV, dan kombinasi desain retro-modern dengan teknologi listrik canggih ini bisa jadi formula sukses.
Rifkie Setiawan mengungkapkan optimismenya terhadap sambutan masyarakat Indonesia. "Kami optimistis V23 akan mendapat sambutan baik, karena membawa konsep baru yang segar bagi masyarakat Indonesia," tutup Rifkie. Mobil ini bukan hanya sekadar alat transportasi, melainkan sebuah gaya hidup yang siap menemani setiap petualanganmu.
Dengan segala keunggulan yang ditawarkan, Chery V23 siap menjadi idola baru di jalanan Indonesia. Jadi, siapkan dirimu untuk menyambut kehadiran mobil listrik petualang yang satu ini!


















