Banjir seringkali datang tanpa permisi, meninggalkan genangan air dan lumpur. Jika motormu jadi korban, jangan anggap sepele! Air banjir bukan cuma air biasa, ia membawa limbah, kotoran, dan zat berbahaya yang siap merusak motormu dari dalam. Mencuci motor setelah terendam banjir adalah investasi jangka panjang. Kalau kamu menunda, siap-siap saja menghadapi masalah serius yang bisa bikin kantongmu bolong. Yuk, simak kenapa kamu harus segera bertindak!
1. Karat Mengintai, Bikin Komponen Cepat Rapuh
Karat adalah musuh bebuyutan logam, dan air banjir adalah pemicu utamanya. Air kotor yang terkontaminasi zat kimia akan mempercepat proses oksidasi pada komponen besi dan baja motormu, seperti rangka, baut, hingga bagian dalam mesin. Jika dibiarkan, karat ini akan menggerogoti kekuatan material, membuatnya rapuh dan mudah patah, bahkan bisa mengancam keselamatanmu saat berkendara.
2. Sistem Kelistrikan Korslet, Motor Mati Mendadak
Air banjir punya kemampuan luar biasa untuk menyusup ke celah-celah terkecil, termasuk ke dalam sistem kelistrikan motormu. Soket, kabel, sensor, hingga unit kontrol elektronik (ECU atau CDI) adalah target empuknya. Kelembaban dan kotoran bisa memicu korsleting listrik yang


















