Panggung otomotif roda dua Indonesia kembali dihebohkan dengan kabar mengejutkan. Kawasaki, salah satu raksasa motor yang identik dengan warna hijau khasnya, dipastikan absen dari perhelatan akbar Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2025. Padahal, IMOS adalah pameran bergengsi yang diselenggarakan oleh Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia (AISI), di mana Kawasaki sendiri merupakan anggotanya.
Kabar ini tentu saja memicu banyak pertanyaan di kalangan pecinta motor dan pelaku industri. Mengapa Geng Ijo, yang selalu dinanti-nantikan kehadirannya, memilih untuk tidak berpartisipasi dalam ajang sebesar IMOS tahun depan?
Kawasaki Absen dari IMOS 2025: Sebuah Konfirmasi Resmi
Kepastian absennya Kawasaki ini datang langsung dari Sigit Kumala, yang menjabat sebagai Ketua Penyelenggara IMOS 2025. Saat dihubungi pada Jumat (12/9), Sigit dengan tegas membenarkan informasi tersebut. "Iya betul (Kawasaki absen pameran IMOS)," ujarnya singkat.
Konfirmasi ini tentu saja menjadi pukulan telak bagi para penggemar Kawasaki yang sudah menantikan deretan motor terbaru atau konsep menarik dari pabrikan asal Jepang tersebut. Kehadiran Kawasaki selalu menjadi daya tarik tersendiri di setiap pameran.
Alasan di Balik Layar: Pertimbangan Internal yang Misterius
Menurut Sigit, keputusan Kawasaki untuk absen bukan tanpa alasan. Ia menyebutkan bahwa pabrikan tersebut sedang memiliki "pertimbangan internal" yang mendalam. Namun, Sigit tidak merinci secara pasti apa yang menjadi dasar dari keputusan internal tersebut.
"Mereka sedang ada pertimbangan. Internal management ya," jelasnya, meninggalkan banyak spekulasi di benak publik. Apakah ini terkait strategi bisnis, kondisi finansial, atau mungkin ada kejutan lain yang sedang disiapkan Kawasaki di luar IMOS?
Bukan Kali Pertama Geng Ijo Absen
Menariknya, ini bukan kali pertama Kawasaki absen dari IMOS. Geng Ijo pernah tidak masuk dalam daftar peserta pada IMOS 2023, meskipun kemudian kembali meramaikan pameran pada tahun 2024. Pola absen dan hadir ini menimbulkan pertanyaan, apakah Kawasaki sedang mencari format pameran yang lebih sesuai dengan strategi mereka?
Keputusan absen pada tahun ini secara otomatis menyisakan empat anggota asli AISI untuk unjuk gigi pada pameran tersebut. Mereka adalah Honda, Yamaha, TVS, dan Suzuki, yang siap menampilkan inovasi dan produk terbaru mereka.
IMOS 2025 Tetap Meriah dengan Deretan Peserta Lain
Meskipun tanpa Kawasaki, IMOS 2025 dipastikan tetap akan berlangsung meriah dan penuh inovasi. Pameran ini tidak hanya diisi oleh anggota AISI, tetapi juga diramaikan oleh berbagai merek motor lainnya yang tak kalah menarik.
Beberapa nama besar yang siap memamerkan produk mereka antara lain Alva, Benda, Harley-Davidson, Italjet, Keeway, Kupprum, Morbidelli, Polytron, Royal Enfield, serta Scomadi. Kehadiran merek-merek ini menawarkan variasi yang luas, mulai dari motor listrik modern hingga motor klasik premium.
Lebih dari 50 Industri Pendukung Siap Ramaikan
Tak hanya motor-motor baru, IMOS 2025 juga akan menjadi surga bagi para pecinta otomotif dengan kehadiran lebih dari 50 produk industri pendukung. Mulai dari aksesori, apparel, pelumas, teknologi digital, hingga suku cadang, semuanya akan turut meramaikan pameran.
Pengunjung akan disuguhi banyak inovasi dan desain terkini dari merek-merek ternama di industri pendukung ini. Ini adalah kesempatan emas untuk mencari perlengkapan terbaik atau sekadar melihat tren terbaru di dunia sepeda motor.
IMOS: Barometer Industri Sepeda Motor Nasional
Ketua Umum AISI, Johannes Loman, menegaskan bahwa IMOS bukan sekadar pameran biasa. Lebih dari itu, IMOS adalah barometer penting bagi industri sepeda motor nasional. Ini adalah ajang untuk menunjukkan kekuatan dan arah perkembangan industri.
"Kami menyelenggarakan IMOS 2025 dengan harapan dapat mendorong pertumbuhan pasar dan pengembangan industri sepeda motor nasional di tengah kondisi ekonomi yang menantang tahun ini," ujar Loman. Pernyataan ini menunjukkan betapa krusialnya peran IMOS dalam menjaga denyut nadi pasar motor di Indonesia.
Berbagai Kegiatan Seru Menanti Pengunjung
Selain menampilkan produk dan inovasi terbaru, IMOS 2025 juga akan menghadirkan berbagai kegiatan seru dan menarik buat para pecinta sepeda motor. Mulai dari test ride, talk show dengan pakar otomotif, hingga kompetisi menarik, semuanya dirancang untuk memberikan pengalaman tak terlupakan bagi pengunjung.
Pameran ini akan digelar selama lima hari penuh, dari tanggal 24 hingga 28 September 2025. Lokasinya pun sangat strategis, yaitu di area seluas 15 ribu meter persegi, menggunakan seluruh area indoor, prefunction, dan outdoor di Hall 9 dan 10 ICE BSD City.
Apa Dampaknya bagi Konsumen dan Industri?
Absennya Kawasaki dari IMOS 2025 tentu menimbulkan berbagai pertanyaan mengenai dampaknya. Bagi konsumen, ini berarti satu pilihan merek motor sport yang kuat tidak akan hadir dengan promo atau peluncuran khusus di pameran. Namun, ini juga bisa menjadi peluang bagi merek lain untuk lebih menonjolkan diri.
Bagi industri, keputusan Kawasaki ini bisa jadi sinyal adanya pergeseran strategi. Apakah Kawasaki akan fokus pada event-event tunggal, atau mungkin sedang menyiapkan gebrakan besar yang akan diluncurkan secara independen? Hanya waktu yang bisa menjawab.
Menanti Kejutan dari Geng Ijo
Meskipun absen dari IMOS 2025, bukan berarti Kawasaki akan berdiam diri. Justru, keputusan ini bisa jadi pertanda bahwa Geng Ijo sedang menyiapkan sesuatu yang lebih besar dan lebih personal untuk para penggemarnya.
Kita tunggu saja kejutan apa yang akan dihadirkan Kawasaki di masa mendatang. Yang jelas, panggung otomotif Indonesia selalu dinamis dan penuh dengan intrik menarik yang patut untuk terus diikuti.


















