banner 728x250

Geger! Indomobil ‘Hidupkan’ Kembali Pabrik Nissan di Indonesia, Bakal Produksi Mobil Apa?

Kerangka mobil Nissan merah sedang dirakit di pabrik otomotif.
Pabrik Nissan di Indonesia akan segera beroperasi kembali setelah akuisisi penuh oleh Indomobil.
banner 120x600
banner 468x60

Pabrik Nissan di Indonesia yang sempat mati suri kini dipastikan akan kembali beroperasi. Kabar gembira ini datang setelah Grup Indomobil melalui anak usahanya, National Assemblers (NA), resmi mengakuisisi 99,9 persen saham Nissan Motor Indonesia (NMI). Langkah strategis ini sontak menjadi sorotan utama di industri otomotif Tanah Air.

Indomobil Ambil Alih Kendali Penuh Nissan Motor Indonesia

banner 325x300

Akuisisi besar-besaran ini menandai babak baru bagi Nissan di Indonesia. National Assemblers, entitas baru yang fokus pada perakitan dan mayoritas sahamnya dimiliki oleh Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), kini memegang kendali penuh atas operasional NMI. Penandatanganan akta jual beli saham telah dilakukan pada 29 Agustus 2025, mengukuhkan kesepakatan bersejarah ini.

Jusak Kertowidjojo, Direktur Utama Indomobil Sukses Internasional Tbk (IMAS), membenarkan langkah tersebut. Ia menyatakan bahwa pihaknya sedang melakukan inventarisasi dan pengecekan menyeluruh untuk merealisasikan rencana pengaktifan kembali pabrik. Ini adalah sinyal kuat bahwa Indomobil serius menggarap potensi besar dari fasilitas produksi tersebut.

Pabrik Purwakarta Siap Ngebul Lagi, Tapi untuk Apa?

Pertanyaan besar yang kini menggelayuti benak banyak pihak adalah: produk apa yang akan diproduksi di pabrik Nissan Purwakarta yang akan dihidupkan kembali ini? Jusak Kertowidjojo belum dapat memberikan rincian pasti mengenai produk perdana atau apakah pabrik akan kembali memproduksi mobil-mobil Nissan seperti sedia kala.

Ketidakpastian ini justru memicu spekulasi menarik di kalangan pengamat dan pecinta otomotif. Apakah Indomobil akan memanfaatkan fasilitas ini untuk lini produksi Nissan yang baru, atau justru untuk merek lain di bawah naungan Indomobil? Hanya waktu yang akan menjawab gebrakan perdana dari Purwakarta.

Mengenang Jejak Pabrik Nissan di Indonesia

Pabrik Nissan di Indonesia memiliki sejarah panjang sebelum akhirnya ditutup permanen pada tahun 2020. Penutupan ini merupakan bagian dari strategi efisiensi global yang dilakukan Nissan Motor Co., Ltd. kala itu, yang berdampak pada operasional mereka di berbagai negara.

Sebelum benar-benar menghentikan produksi, Nissan sempat berupaya melakukan efisiensi dengan memperkecil lini produksi, fokus pada perakitan mobil Datsun. Namun, upaya tersebut tidak mampu mempertahankan keberlangsungan pabrik, dan akhirnya operasional harus dihentikan sepenuhnya.

Meskipun pabrik tutup, Nissan tetap menjalankan bisnis penjualan mobil di Indonesia. Mereka mengandalkan model-model yang didatangkan secara utuh atau Completely Built Up (CBU) dari luar negeri. Satu-satunya pengecualian adalah Livina, yang produksinya dialihkan ke pabrik rekan aliansinya, Mitsubishi, di dalam negeri.

Strategi Indomobil: Mengapa Sekarang?

Langkah Indomobil mengakuisisi Nissan Motor Indonesia dan menghidupkan kembali pabrik ini bukan tanpa alasan. Indomobil dikenal sebagai salah satu grup otomotif terbesar di Indonesia dengan portofolio merek yang sangat beragam, mulai dari Suzuki, Volvo, Hino, hingga Audi dan Volkswagen. Akuisisi ini menunjukkan ambisi Indomobil untuk terus memperkuat posisinya di pasar.

Kepemilikan pabrik perakitan sendiri memberikan keuntungan strategis yang signifikan. Indomobil bisa lebih fleksibel dalam menentukan model yang akan diproduksi, meningkatkan tingkat komponen dalam negeri (TKDN), serta mengoptimalkan biaya produksi dibandingkan dengan impor. Ini juga bisa menjadi langkah antisipasi terhadap perubahan regulasi atau tren pasar di masa depan.

Dengan kondisi pasar otomotif yang terus berkembang, terutama dengan dorongan menuju kendaraan listrik dan ramah lingkungan, Indomobil mungkin melihat potensi besar dalam fasilitas Nissan yang sudah ada. Pabrik tersebut bisa saja diadaptasi untuk memproduksi kendaraan jenis baru yang sesuai dengan visi Indomobil.

Dampak Akuisisi bagi Industri Otomotif Nasional

Akuisisi ini membawa angin segar bagi industri otomotif nasional. Pembukaan kembali pabrik tentu akan menciptakan lapangan kerja baru, baik secara langsung maupun tidak langsung, dari hulu hingga hilir. Ini akan memberikan dorongan ekonomi yang positif bagi wilayah Purwakarta dan sekitarnya.

Selain itu, dengan adanya pabrik perakitan baru di bawah kendali Indomobil, potensi peningkatan penggunaan komponen lokal juga akan terbuka lebar. Hal ini akan mendukung industri komponen otomotif dalam negeri dan memperkuat ekosistem manufaktur di Indonesia.

Kehadiran Indomobil yang semakin kuat di segmen produksi juga bisa memicu persaingan yang lebih sehat di pasar. Konsumen pada akhirnya akan diuntungkan dengan pilihan produk yang lebih beragam, inovasi yang lebih cepat, dan mungkin harga yang lebih kompetitif. Ini adalah kabar baik bagi ekosistem otomotif Indonesia secara keseluruhan.

Menanti Gebrakan Perdana dari Purwakarta

Antusiasme publik terhadap langkah Indomobil ini sangat tinggi. Banyak yang menantikan pengumuman resmi mengenai produk apa yang akan menjadi buah karya pertama dari pabrik yang bangkit dari tidurnya ini. Apakah kita akan melihat Nissan Livina versi baru yang diproduksi Indomobil? Atau mungkin model Nissan lainnya yang selama ini hanya diimpor?

Bahkan, tidak menutup kemungkinan Indomobil akan menggunakan fasilitas ini untuk memproduksi kendaraan dari merek lain yang mereka pegang lisensinya, atau bahkan merek baru yang belum pernah ada sebelumnya. Potensi untuk memproduksi kendaraan listrik (EV) juga sangat besar, mengingat tren global yang sedang mengarah ke sana.

Yang jelas, dengan pengalaman dan kekuatan finansial Grup Indomobil, kebangkitan pabrik Nissan di Purwakarta ini diprediksi akan membawa gebrakan signifikan. Ini bukan sekadar menghidupkan kembali sebuah pabrik, melainkan sebuah pernyataan bahwa Indomobil siap mengukir sejarah baru di kancah otomotif Indonesia. Kita tunggu saja kejutan apa yang akan datang dari Purwakarta.

banner 325x300