banner 728x250

Awas! Mobil Barumu Sejak 2018 Seharusnya Tak Diisi Pertalite atau Pertamax, Ini Alasannya!

awas mobil barumu sejak 2018 seharusnya tak diisi pertalite atau pertamax ini alasannya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kamu baru saja membeli mobil baru bermesin bensin? Selamat! Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru mengisi tangki dengan Pertalite atau bahkan Pertamax. Ternyata, ada fakta mengejutkan yang wajib kamu tahu agar mobil kesayanganmu tetap awet dan performanya maksimal.

Sejak tahun 2018, semua mobil baru bermesin bensin yang dijual di Indonesia sudah diwajibkan memenuhi standar emisi Euro 4. Ini adalah aturan penting yang dibuat untuk menjaga kualitas udara dan lingkungan kita. Namun, tahukah kamu bahwa Pertalite dan Pertamax, dua jenis BBM yang paling umum, ternyata hanya cocok untuk mobil dengan standar Euro 2?

banner 325x300

Mengapa Mobil Barumu Butuh BBM Spesial?

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 20 tahun 2017 adalah dasar hukum di balik kewajiban standar emisi Euro 4 ini. Aturan tersebut mengatur Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, yang secara langsung berdampak pada spesifikasi mesin dan jenis bahan bakar yang harus digunakan. Ini bukan sekadar angka, melainkan penyesuaian teknologi yang signifikan.

Pemerintah melalui KLHK bahkan sudah merilis kriteria BBM yang ideal untuk mobil berstandar Euro 4. Kriteria ini mencakup kadar oktan (RON) minimal 91, harus bebas timbal, dan yang tak kalah penting, kandungan sulfurnya maksimal 50 ppm. Setiap detail ini sangat krusial untuk kinerja mesin dan emisi gas buang.

Fatalnya Mismatch Antara Pertalite/Pertamax dan Mobil Euro 4

Nah, di sinilah letak masalahnya. Jika kita bandingkan spesifikasi Pertalite dan Pertamax dengan kriteria Euro 4, akan terlihat ketidakcocokan yang cukup mencolok. Ini bukan hanya soal angka, tapi tentang bagaimana mesin mobilmu bekerja dan bertahan dalam jangka panjang.

Angka RON dan Kandungan Sulfur: Biang Keroknya

Pertalite, misalnya, memiliki angka RON 90. Angka ini sudah di bawah batas minimal 91 yang disyaratkan untuk Euro 4. Lebih parah lagi, kandungan sulfurnya bisa mencapai 500 ppm, jauh di atas batas maksimal 50 ppm. Ini berarti Pertalite tidak memenuhi dua kriteria penting sekaligus.

Bagaimana dengan Pertamax? Angka RON-nya 92, sudah memenuhi syarat minimal 91. Namun, masalahnya ada pada kandungan sulfur yang juga maksimal 500 ppm. Meskipun RON-nya sudah pas, kadar sulfur yang tinggi ini tetap membuatnya kurang ideal untuk mobil Euro 4.

Dampak Buruk Penggunaan BBM yang Salah pada Mobilmu

Mengisi mobil Euro 4 dengan BBM yang tidak sesuai spesifikasi bisa menimbulkan berbagai masalah. Dampaknya tidak langsung terlihat, tapi akan terasa dalam jangka panjang. Ini bisa berujung pada biaya perbaikan yang tidak sedikit dan mengurangi kenyamanan berkendara.

Performa Menurun dan Konsumsi Boros

Mesin mobil Euro 4 dirancang untuk bekerja optimal dengan BBM beroktan tinggi dan sulfur rendah. Ketika diisi dengan Pertalite atau Pertamax, pembakaran menjadi tidak sempurna. Ini bisa menyebabkan tenaga mesin berkurang, akselerasi terasa lambat, dan bahkan konsumsi bahan bakar jadi lebih boros dari seharusnya.

Kerusakan Komponen Mesin Jangka Panjang

Kandungan sulfur yang tinggi pada Pertalite dan Pertamax bisa merusak komponen penting pada sistem emisi mobil Euro 4. Katalitik konverter, sensor oksigen, dan sistem injeksi bahan bakar adalah beberapa bagian yang rentan. Kerusakan ini tidak hanya mahal, tapi juga bisa membuat mobil tidak lolos uji emisi.

Garansi Hangus, Dompet Merana

Pabrikan mobil biasanya menyertakan syarat penggunaan BBM tertentu agar garansi mesin tetap berlaku. Jika kamu terbukti menggunakan BBM yang tidak sesuai rekomendasi, garansi mobilmu bisa hangus. Ini tentu akan sangat merugikan jika terjadi masalah mesin di kemudian hari, karena semua biaya perbaikan harus ditanggung sendiri.

Solusi BBM yang Tepat untuk Mobil Euro 4

Lalu, BBM jenis apa yang paling cocok untuk mobil Euro 4? Saat ini, ada dua pilihan utama dari Pertamina yang memenuhi standar tersebut. Pilihan ini memastikan mobilmu bekerja optimal dan tetap ramah lingkungan.

Pertama adalah Pertamax Turbo. Dengan RON 98 dan kandungan sulfur maksimum 50 ppm, Pertamax Turbo sangat ideal untuk mobil Euro 4. Performa mesin akan lebih maksimal dan emisi gas buang lebih bersih.

Kedua adalah Pertamax Green 95, yang mulai diperkenalkan pada tahun 2023. BBM ini memiliki RON 95 dan kandungan sulfur maksimum 50 ppm. Pertamax Green 95 juga menjadi pilihan yang sangat baik dan lebih terjangkau dibandingkan Pertamax Turbo untuk mobil Euro 4.

Suara Industri: Gaikindo Angkat Bicara

Ketua I Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), Jongkie Sugiarto, pernah menegaskan bahwa pemilik mobil baru keluaran 2018 ke atas yang mengisi Pertalite atau Pertamax berarti telah salah mengisi BBM. Pernyataan ini cukup keras dan menunjukkan betapa seriusnya masalah ini di mata industri otomotif.

Jongkie bahkan mempertanyakan mengapa BBM berstandar Euro 2 masih dipertahankan di Indonesia, padahal semua mobil baru yang diproduksi dan diimpor sudah menganut standar Euro 4. Ini menciptakan ketidaksesuaian yang membingungkan konsumen dan merugikan lingkungan.

Edukasi Kunci: Jangan Sampai Salah Lagi!

Menurut Jongkie, kesalahan pemakaian BBM ini harus diedukasi secara masif kepada masyarakat. Banyak pemilik mobil baru yang mungkin tidak menyadari bahwa mereka telah menggunakan bahan bakar yang salah untuk kendaraannya. Ini adalah masalah teknis yang sebetulnya tidak dibenarkan.

Edukasi yang tepat akan membantu pemilik mobil memahami pentingnya memilih BBM yang sesuai. Dengan begitu, mereka bisa menjaga performa mobil, memperpanjang usia mesin, dan turut berkontribusi pada lingkungan yang lebih bersih. Jangan sampai ketidaktahuan membuatmu merugi di kemudian hari.

Tips Tambahan: Cara Memilih BBM yang Benar

Untuk memastikan kamu selalu memilih BBM yang tepat, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan. Pertama, selalu cek buku manual kendaraanmu. Di sana akan tertera rekomendasi RON minimal yang disarankan pabrikan.

Kedua, perhatikan stiker rekomendasi BBM yang biasanya ada di dekat tutup tangki bensin. Jika tidak ada, jangan ragu bertanya kepada dealer resmi atau mekanik terpercaya. Lebih baik bertanya daripada salah mengisi dan menyesal kemudian.

Jadi, mulai sekarang, pastikan mobil Euro 4-mu mendapatkan "makanan" yang tepat ya! Jangan sampai karena salah pilih BBM, mobil barumu jadi cepat rusak atau performanya menurun. Edukasi ini penting, sebarkan informasi ini agar lebih banyak pemilik mobil yang tahu!

banner 325x300