banner 728x250

Terkuak! 3 Keunggulan Tak Terduga Irak yang Bisa Jadi Ancaman Serius Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Pemain sepak bola bertarung memperebutkan bola di lapangan hijau saat pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
Timnas Indonesia bersiap hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Duel krusial menanti skuad Garuda.
banner 120x600
banner 468x60

Sabtu, 20 Sep 2025 10:00 WIB

Timnas Indonesia akan kembali menghadapi tantangan berat di kancah Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kali ini, lawan yang menanti adalah Timnas Irak, yang disebut-sebut memiliki beberapa keuntungan besar sebelum bentrok di ronde keempat pada Oktober mendatang. Pertandingan ini diprediksi akan menjadi salah satu duel paling krusial bagi skuad Garuda.

banner 325x300

Ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 memang menjadi fase penentuan. Timnas Indonesia dijadwalkan akan melawan Arab Saudi pada 8 Oktober, sebelum kemudian menghadapi Irak pada 11 Oktober. Sementara itu, Irak sendiri akan menghadapi Arab Saudi pada 15 Oktober setelah duel sengit dengan Indonesia.

Jelang momen-momen krusial ini, muncul kabar bahwa Irak tengah berada di atas angin. Mereka dikabarkan memiliki sejumlah "senjata rahasia" atau keuntungan signifikan yang bisa menjadi modal penting. Keunggulan ini tentu patut diwaspadai oleh Timnas Indonesia jika ingin meraih hasil maksimal.

Irak Punya ‘Jimat’ Rahasia? Pengamat Bongkar Keuntungan Mereka

Pengamat sepak bola Irak, Khalaf Karim, baru-baru ini membongkar beberapa keuntungan yang dimiliki Singa Mesopotamia. Menurut Karim, faktor-faktor ini bisa menjadi pembeda dan membuat Irak tampil lebih percaya diri di lapangan. Tentu saja, ini menjadi alarm bagi Timnas Indonesia untuk mempersiapkan diri lebih matang.

Keuntungan-keuntungan ini bukan sekadar isapan jempol belaka, melainkan didasarkan pada performa dan kondisi internal tim. Mari kita bedah satu per satu apa saja yang membuat Irak patut diperhitungkan sebagai lawan yang sangat berbahaya di Kualifikasi Piala Dunia kali ini.

1. Sentuhan Magis Pelatih Graham Arnold

Salah satu keuntungan terbesar Irak adalah kehadiran pelatih kepala Graham Arnold. Nama ini mungkin tidak asing bagi pecinta sepak bola Asia, mengingat rekam jejaknya yang mentereng saat menukangi Timnas Australia. Arnold dikenal sebagai juru taktik yang cerdas dan mampu mengeluarkan potensi terbaik dari para pemainnya.

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan Irak, Arnold telah menunjukkan dampak instan. Dalam empat pertandingan yang dipimpinnya, Irak berhasil meraih tiga kemenangan dan hanya menelan satu kekalahan. Catatan ini menunjukkan adaptasi cepat sang pelatih dan penerimaan positif dari para pemain terhadap filosofi permainannya.

Tiga kemenangan terakhir Irak di bawah asuhan Arnold didapatkan secara beruntun, termasuk di ajang Piala Raja Thailand. Ini menandakan konsistensi dan peningkatan performa yang signifikan. Satu-satunya kekalahan diderita Arnold dalam debutnya, saat Irak takluk 0-2 dari Korea Selatan, sebuah hasil yang wajar mengingat proses adaptasi awal.

Rekor kemenangan yang bagus ini tentu saja menjadi suntikan moral luar biasa bagi skuad Irak. Kehadiran pelatih berpengalaman dengan rekam jejak positif memberikan stabilitas taktis dan kepercayaan diri yang tinggi. Timnas Indonesia harus mewaspadai strategi Arnold yang mungkin sudah mulai menemukan pola terbaiknya bersama Irak.

2. Ketajaman Mohanad Ali yang Kembali Membara

Selain faktor pelatih, Irak juga memiliki penyerang tajam yang sedang dalam performa puncak, yaitu Mohanad Ali. Striker berusia 25 tahun ini kembali menunjukkan ketajamannya di King’s Cup 2025 dengan mencetak tiga gol, menjadikannya top skorer turnamen tersebut. Ini adalah sinyal bahaya bagi lini pertahanan Timnas Indonesia.

Produktivitas Ali ini tidak lepas dari keputusannya untuk pindah ke klub Uni Emirat Arab, Dibba SCC, pada Agustus lalu. Perpindahan ini tampaknya memberikan menit bermain dan kepercayaan diri yang lebih besar baginya. Seorang striker yang sedang "panas" dan produktif tentu menjadi aset berharga bagi tim manapun.

"Semua orang menyaksikan striker Mohannad Ali bermain keras, menjadi yang terbaik, dan menjadi pencetak gol terbanyak turnamen, semua berkat kedatangannya yang lebih awal bersama klubnya, Dibba Al-Fujairah, di UEA," tutur Khalaf Karim, dikutip dari Winwin. Pernyataan ini menegaskan betapa pentingnya peran Ali saat ini.

Kehadiran Ali yang sedang on fire akan memaksa lini belakang Timnas Indonesia untuk bekerja ekstra keras. Pergerakannya, kemampuan finishing-nya, dan insting golnya bisa menjadi pemecah kebuntuan bagi Irak. Pertahanan Garuda harus sangat disiplin dan tidak memberikan ruang sedikit pun bagi penyerang berbahaya ini.

3. Suasana Internal Tim yang Kondusif dan Harmonis

Faktor non-teknis seringkali menjadi penentu performa sebuah tim, dan Irak tampaknya sedang menikmati keuntungan ini. Khalaf Karim menyebut bahwa situasi internal Timnas Irak saat ini jauh lebih baik dan kondusif dibandingkan sebelumnya, terutama menjelang turnamen-turnen penting. Ketenangan internal ini menjadi fondasi kuat bagi mereka.

Menurut Karim, tidak ada lagi pernyataan negatif atau konflik internal yang biasa menghantui tim Irak di turnamen-turnamen sebelumnya. "Semua orang sibuk mendukung tim di turnamen dan menonton pertandingan. Sementara itu, pernyataan negatif dan konflik yang biasa kita saksikan di setiap turnamen resmi Irak atau partisipasinya dalam beberapa tahun terakhir tidak ada," jelas Karim.

Ia bahkan mencontohkan apa yang terjadi di Piala Teluk sebelumnya, di mana konflik internal sempat mengganggu performa tim. Kini, suasana yang lebih tenang dan harmonis memungkinkan para pemain dan staf pelatih untuk fokus sepenuhnya pada persiapan dan pertandingan. Ini adalah keuntungan psikologis yang tak ternilai harganya.

Tim yang solid secara internal akan memiliki chemistry yang lebih baik di lapangan, komunikasi yang lancar, dan semangat juang yang tinggi. Absennya drama di luar lapangan memungkinkan para pemain untuk menampilkan performa terbaik mereka tanpa beban. Ini adalah aspek penting yang harus dipertimbangkan oleh Timnas Indonesia.

Apa Artinya Bagi Timnas Indonesia?

Dengan tiga keuntungan besar yang dimiliki Irak ini, Timnas Indonesia jelas menghadapi tantangan yang tidak mudah. Pasukan Garuda harus mempersiapkan strategi yang sangat matang, tidak hanya dari segi taktik di lapangan, tetapi juga mentalitas. Mengantisipasi kekuatan lawan adalah kunci untuk bisa meredam mereka.

Pelatih Timnas Indonesia harus mampu meracik formasi yang tepat untuk meredam agresivitas Irak di bawah Arnold, serta mengunci pergerakan Mohanad Ali. Selain itu, menjaga fokus dan kekompakan tim sendiri akan menjadi sangat penting, mengingat Irak sedang dalam kondisi internal yang sangat solid.

Menatap Laga Penuh Gengsi dan Harapan

Pertandingan melawan Irak pada 11 Oktober nanti bukan hanya sekadar laga biasa, melainkan duel penuh gengsi dan harapan. Kedua tim sama-sama berjuang untuk meraih tiket ke putaran selanjutnya Kualifikasi Piala Dunia 2026. Setiap poin akan sangat berharga dalam perjalanan panjang ini.

Meski Irak memiliki beberapa keuntungan, Timnas Indonesia juga memiliki kekuatan dan semangat juang yang tidak bisa diremehkan. Dukungan penuh dari para suporter dan persiapan optimal akan menjadi kunci bagi skuad Garuda untuk bisa memberikan perlawanan terbaik dan meraih hasil positif. Mari kita nantikan duel seru ini dengan penuh optimisme!

banner 325x300