Minggu, 21 September 2025, menjadi hari yang sangat krusial bagi PSM Makassar. Juku Eja akan menjamu raksasa ibu kota, Persija Jakarta, dalam lanjutan Super League di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare. Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, melainkan pertaruhan harga diri dan harapan untuk bangkit dari keterpurukan.
Terpuruk di Dasar Klasemen, Mentalitas Juku Eja Diuji
Situasi PSM Makassar di awal musim ini memang jauh dari kata ideal. Dari empat pertandingan yang sudah dilakoni di Super League, mereka hanya mampu meraih tiga hasil imbang dan satu kekalahan. Catatan minor ini menempatkan Pasukan Ramang di dasar klasemen sementara, sebuah posisi yang tak pernah mereka bayangkan sebelumnya.
Pelatih kepala PSM, Bernardo Tavares, tak menampik bahwa kondisi mental skuadnya sedang tidak baik-baik saja. Tekanan untuk meraih kemenangan pertama semakin memuncak setiap pekannya. "Mentalitas kita sekarang tidak bagus karena sampai saat ini kita belum bisa memenangkan pertandingan," ungkap Tavares dalam jumpa pers pada Sabtu (20/9).
Namun, ada secercah harapan yang dibawa oleh sang pelatih. Tavares menyebutkan bahwa timnya memiliki waktu persiapan yang lebih panjang dibandingkan Persija. Ini adalah keuntungan kecil yang harus dimaksimalkan untuk mengembalikan kepercayaan diri para pemain.
Kembalinya Pilar Penting, Angin Segar untuk PSM
Kabar baik lainnya datang dari kembalinya beberapa pemain kunci. Sejumlah pilar yang sebelumnya absen karena membela Tim Nasional atau tugas militer, kini sudah kembali bergabung dengan tim. Kehadiran mereka tentu menjadi suntikan moral dan kekuatan yang sangat dibutuhkan PSM.
"Hal yang positif adalah beberapa pemain yang sebelumnya absen kini sudah bergabung," ujar Tavares dengan nada optimis. "Termasuk yang sebelumnya membela Timnas dan yang punya tugas di militer." Kembalinya para pemain ini diharapkan bisa menambah kedalaman skuad dan opsi taktik bagi Tavares.
Menghadapi Macan Kemayoran: Ujian Terberat di Kandang Sendiri
Tantangan yang dihadapi PSM tidaklah ringan. Persija Jakarta, lawan mereka kali ini, bukanlah tim sembarangan. Macan Kemayoran datang dengan reputasi sebagai salah satu kandidat kuat juara Super League musim ini.
Menurut Tavares, Persija telah melakukan beberapa rekrutan yang sangat cerdas. "Mereka membuat beberapa rekrutan bagus, terutama pemain Brasil," jelasnya. Pemain-pemain baru ini telah menambah kualitas dan daya gedor skuad asuhan pelatih Thomas Doll.
Rekor kandang Persija juga patut diwaspadai. Sejauh ini, mereka tampil sangat solid di markas sendiri, hanya kehilangan poin di dua pertandingan. Ini menunjukkan betapa tangguhnya mereka, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
"Persija adalah salah satu tim favorit untuk memenangkan liga," tegas Tavares. "Jadi pertandingan besok [Minggu] akan menjadi ujian besar bagi kami." Ujian ini bukan hanya tentang taktik, tetapi juga tentang seberapa besar mentalitas PSM bisa bertahan di bawah tekanan.
Strategi Kebangkitan: Fokus Ekstra dan Perlawanan Tangguh
Meski menghadapi lawan sekuat Persija, Tavares tetap menyimpan optimisme. Ia percaya bahwa laga melawan tim papan atas justru bisa menjadi motivasi tambahan bagi anak asuhnya. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa PSM masih memiliki taring.
"Target kita adalah memenangkan pertandingan," kata Tavares. Ia menekankan pentingnya fokus ekstra, persiapan stamina, dan fisik yang prima. PSM harus memberikan perlawanan tangguh sejak menit pertama hingga peluit akhir.
Kemenangan pertama di Super League musim ini akan sangat berarti. Ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang mengembalikan kepercayaan diri tim dan memuaskan dahaga para suporter setia. "Pertandingan besok bisa menjadi kesempatan untuk mendapatkan kemenangan dan membawa tim ke jalur yang benar," pungkas Tavares.
Dukungan Suporter: Energi Tambahan di Gelora BJ Habibie
Stadion Gelora BJ Habibie Parepare dipastikan akan dipenuhi oleh lautan merah suporter PSM. Dukungan fanatik dari Juku Eja Fans akan menjadi energi tambahan yang tak ternilai harganya bagi para pemain. Teriakan dan nyanyian mereka diharapkan bisa membakar semangat juang tim.
Bagi suporter, pertandingan ini adalah lebih dari sekadar tontonan. Ini adalah panggilan untuk berdiri di belakang tim kesayangan mereka di masa-masa sulit. Kehadiran mereka adalah bukti cinta yang tak pernah pudar, sebuah dorongan moral yang bisa membuat perbedaan di lapangan.
Pertarungan Taktik dan Mentalitas: Siapa yang Akan Berjaya?
Pertandingan antara PSM Makassar dan Persija Jakarta diprediksi akan menjadi duel yang menarik. Ini adalah pertarungan antara tim yang haus kemenangan dan tim yang sedang dalam performa puncak. Tavares akan mengandalkan kolektivitas dan semangat juang, sementara Thomas Doll akan mengoptimalkan kualitas individu dan soliditas timnya.
Mampukah PSM Makassar memecah kebuntuan dan meraih kemenangan perdana di kandang sendiri? Atau justru Persija Jakarta yang akan melanjutkan dominasinya dan memperparah luka Juku Eja? Semua mata akan tertuju ke Parepare, menantikan drama Super League yang penuh emosi ini.
Satu hal yang pasti, pertandingan ini akan menjadi tontonan yang sayang untuk dilewatkan. Ini adalah ujian sejati bagi mentalitas PSM dan kesempatan bagi Persija untuk menegaskan status mereka sebagai kandidat juara. Siapapun pemenangnya, laga ini akan meninggalkan jejak penting dalam perjalanan Super League musim 2025/2026.


















