banner 728x250

Polytron Superliga Junior 2025: Drama Sengit Hingga Detik Terakhir, Ini Daftar Juara yang Bikin Penasaran!

Pemenang bulutangkis junior Putri Polytron Walikota Cup Solo 2023 menerima penghargaan di podium.
Juara dan runner-up Polytron Walikota Cup Solo 2023 berpose di podium setelah kompetisi.
banner 120x600
banner 468x60

Polytron Superliga Junior 2025 akhirnya mencapai puncaknya! Setelah serangkaian pertandingan sengit yang memacu adrenalin, para juara dari berbagai kategori usia telah dinobatkan. Kompetisi bulutangkis junior paling bergengsi ini tak hanya melahirkan talenta-talenta baru, tetapi juga menyajikan drama dan kejutan yang tak terduga.

Para pebulutangkis muda dari berbagai klub menunjukkan performa terbaik mereka, bertarung habis-habisan demi meraih gelar juara dan membawa pulang piala bergengsi. Dari sesi pagi hingga sore, setiap pertandingan menyuguhkan tontonan yang mendebarkan, membuktikan bahwa masa depan bulutangkis Indonesia ada di tangan mereka.

banner 325x300

Drama Puncak di Sesi Sore: Balas Dendam dan Comeback Gemilang

Sesi sore menjadi saksi bisu pertarungan epik, diawali dengan kemenangan manis Granular di kategori putri U-17. Mereka berhasil membalas kekalahan di fase grup dengan menundukkan PB Djarum telak 3-0 di babak final, menunjukkan mental juara yang luar biasa. Kemenangan ini sekaligus menjadi bukti bahwa strategi dan persiapan matang bisa mengubah hasil pertandingan.

Tak kalah seru, kategori putra U-17 menyajikan duel mendebarkan antara Exist dan PB Djarum. Pertandingan ini harus ditentukan hingga partai kelima, di mana Exist akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor tipis 3-2. Ghaisan Haidar Tsaqib/Raynanda Laksamana tampil heroik di partai penentu, mengalahkan Alfindo/Hazel Rizqi Prasetyo dalam laga yang penuh tekanan.

Pertarungan klasik tersaji di final putra U-19, mempertemukan PB Djarum dan Jaya Raya Jakarta. Sempat tertinggal 1-2, PB Djarum menunjukkan semangat pantang menyerah dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 3-2. Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono dan Yarits Al Kaaf Rengganingtyas menjadi pahlawan yang memastikan gelar juara untuk skuad Djarum.

Puncak drama sesi sore ditutup oleh pertarungan sengit di kategori putri U-19 antara PB Djarum dan Banthongyord dari Thailand. Dalam situasi 2-2 yang membuat jantung berdebar, Peeraya Wechawong dari Banthongyord berhasil mengunci kemenangan setelah mengalahkan Shaafiya Yasmin Maitsaa di partai kelima. Ini adalah penutup yang sempurna untuk sesi sore yang penuh intrik.

Kejutan dan Dominasi di Sesi Pagi: Bintang Muda Beraksi

Sesi pagi tak kalah menyuguhkan tontonan menarik, terutama di final putri U-13 yang mempertemukan Champion Klaten dan Taqi Arena. Champion Klaten berhasil meraih gelar juara Piala Liliyana Natsir dengan skor dramatis 3-2, menunjukkan bakat-bakat muda yang menjanjikan. Pertandingan ini menjadi salah satu yang paling ketat, membuktikan bahwa di usia muda pun, mental juara sudah sangat diuji.

Di kategori putra U-13, Jaya Raya Solo tampil dominan dengan menaklukkan Taqi Arena 3-0. Kemenangan telak ini mengantarkan mereka mengangkat Piala Tontowi Ahmad, menandai awal yang gemilang bagi para pebulutangkis cilik. Dominasi mereka di lapangan menjadi sinyal kuat akan potensi besar yang dimiliki.

PB Djarum juga menunjukkan kekuatannya di nomor putra U-15, meraih Piala Sigit Budiarto setelah mengalahkan Taqi Arena dengan skor meyakinkan 3-0 di laga final. Kemenangan ini menegaskan posisi Djarum sebagai salah satu pembina bulutangkis terbaik di Indonesia yang tak pernah kehabisan talenta.

Sementara itu, di kategori putri U-15, Exist berhasil mengamankan gelar juara setelah menundukkan PB Djarum dengan skor 3-1. Pertandingan ini juga menunjukkan persaingan ketat antar klub besar dalam mencetak bibit-bibit unggul di kancah bulutangkis nasional.

Masa Depan Bulutangkis Indonesia di Tangan Mereka

Polytron Superliga Junior 2025 bukan hanya tentang gelar juara, tetapi juga tentang potensi besar yang dimiliki bulutangkis Indonesia. Dari pertarungan sengit hingga kemenangan telak, setiap pertandingan adalah bukti dedikasi dan kerja keras para atlet muda. Mereka adalah generasi penerus yang siap mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.

Ajang ini menjadi panggung penting bagi mereka untuk mengasah kemampuan, membangun mental juara, dan mempersiapkan diri menuju level profesional. Kita patut menantikan bagaimana para juara dan finalis ini akan bersinar di kancah bulutangkis nasional maupun internasional di masa depan. Semangat juang dan sportivitas yang mereka tunjukkan adalah inspirasi bagi banyak orang.

Rekap Hasil Lengkap Final Polytron Superliga Junior 2025

Berikut adalah rekapitulasi hasil lengkap dari seluruh pertandingan final Polytron Superliga Junior 2025 yang penuh gairah:

Sesi 09.00 WIB

  • U-13
    • Putra: Jaya Raya Solo vs Taqi Arena (3-0)
    • Putri: Champion Klaten vs Taqi Arena (3-2)
  • U-15
    • Putra: PB Djarum vs Taqi Arena (3-0)
    • Putri: Exist vs PB Djarum (3-1)

Sesi 16.00 WIB

  • U-17
    • Putra: Exist vs PB Djarum (3-2)
    • Putri: Granular vs PB Djarum (3-0)
  • U-19
    • Putra: PB Djarum vs Jaya Raya (3-2)
    • Putri: Banthongyord vs PB Djarum (3-2)

Sampai Jumpa di Musim Depan!

Dengan berakhirnya Polytron Superliga Junior 2025, kita telah menyaksikan lahirnya bintang-bintang baru dan pertarungan yang tak terlupakan. Semoga semangat kompetisi dan sportivitas terus membara, menginspirasi lebih banyak generasi muda untuk berprestasi di dunia bulutangkis. Sampai jumpa di Polytron Superliga Junior tahun depan, dengan drama dan kejutan yang pastinya akan lebih memukau!

banner 325x300