banner 728x250

Piala Asia U-23 Geger! Australia Lolos Dramatis di Menit Akhir, Irak & Thailand Gigit Jari

piala asia u 23 geger australia lolos dramatis di menit akhir irak thailand gigit jari portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Stadion Pangeran Faisal bin Fahd menjadi saksi bisu sebuah drama sepak bola yang tak terlupakan. Timnas Australia U-23 berhasil melaju ke babak perempat final Piala Asia U-23 2026 setelah mengalahkan Irak dengan skor 2-1, dalam pertandingan yang penuh gejolak emosi dan gol-gol di menit-menit krusial. Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin, melainkan sebuah epik comeback yang akan terus dikenang.

Pertandingan ini merupakan penentuan nasib bagi kedua tim di Grup A. Baik Irak maupun Australia sama-sama membutuhkan kemenangan mutlak untuk bisa mengamankan posisi di babak gugur, menjadikan setiap detik laga terasa seperti final. Atmosfer tegang menyelimuti lapangan, dengan para pemain menunjukkan determinasi luar biasa sejak peluit pertama dibunyikan.

banner 325x300

Pertarungan Sengit di Riyadh

Sejak peluit kick-off ditiup, intensitas pertandingan langsung terasa membara. Kedua tim saling berbalas serangan, menunjukkan ambisi besar untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya. Australia U-23, yang dikenal dengan gaya bermain menyerang, sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola, mencoba mendikte jalannya permainan.

Namun, Irak juga bukan tim yang mudah menyerah. Mereka melancarkan serangan balik cepat yang kerap merepotkan barisan pertahanan Australia. Beberapa peluang emas tercipta di kedua sisi lapangan, membuat para penonton di stadion dan jutaan pasang mata di rumah menahan napas.

Pada menit ke-27, Australia mendapatkan peluang emas melalui James Overy, namun tendangannya masih mampu digagalkan dengan gemilang oleh kiper Irak, Layth Sajid. Penyelamatan krusial ini menjaga skor tetap imbang tanpa gol, menambah ketegangan di lapangan. Irak membalas pada menit ke-41, ketika percobaan Hameed Ali mengarah tepat ke gawang, tetapi kiper Australia, Steven Hall, sigap mengantisipasinya.

Irak Unggul Duluan, Australia Tak Gentar

Babak kedua dimulai dengan tempo yang tak kalah tinggi. Irak akhirnya berhasil memecah kebuntuan dan unggul lebih dulu setelah mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-62. Insiden ini terjadi ketika kiper Steven Hall melakukan pelanggaran terhadap Aymen Luay di kotak terlarang, sebuah keputusan yang tak terbantahkan oleh wasit.

Amir Faisal yang ditunjuk sebagai algojo penalti, dengan tenang menjalankan tugasnya. Tendangan akuratnya berhasil menaklukkan Steven Hall, membuat Irak unggul 1-0 pada menit ke-63. Gol ini disambut sorak sorai pendukung Irak, yang mulai membayangkan kemenangan dan tiket perempat final sudah di tangan.

Tertinggal satu gol di pertengahan babak kedua tidak membuat mental para pemain Australia ciut. Tim asuhan Tony Vidmar ini justru semakin termotivasi untuk menyerang. Mereka tahu bahwa waktu terus berjalan dan setiap detik sangat berharga. Serangan demi serangan terus dilancarkan, mencoba mencari celah di pertahanan Irak yang mulai rapat.

Comeback Gila di Injury Time

Ketika waktu normal hampir habis dan papan skor menunjukkan keunggulan Irak, harapan Australia seolah menipis. Namun, sepak bola seringkali menyajikan drama di luar dugaan. Di menit-menit injury time, keajaiban itu datang. Pada menit ke-90+3, Yaya Dukuly berhasil menyamakan kedudukan.

Memanfaatkan umpan silang akurat dari Joshua Rawlins, Dukuly melompat tinggi dan menyundul bola dengan sempurna ke gawang Irak. Gol ini membuat skor berubah menjadi 1-1, sekaligus membuyarkan kemenangan yang sudah di depan mata Irak. Euforia di kubu Australia meledak, sementara para pemain Irak tampak terpukul.

Belum sempat Irak bangkit dari keterkejutan gol penyeimbang, mereka kembali dikejutkan oleh gol kedua Australia. Hanya berselang empat menit setelah gol Dukuly, tepatnya pada menit ke-90+7, Mathias Macallister mencetak gol penentu kemenangan. Gol ini tercipta berkat umpan matang dari Luka Jovanovic, yang dengan cerdik mengirimkan bola ke area berbahaya.

Pecah Tangis Irak, Australia Melaju

Gol Macallister menjadi pukulan telak bagi Irak. Dalam hitungan menit, mereka harus merelakan keunggulan dan impian lolos ke perempat final. Peluit panjang berbunyi tak lama setelah gol kedua Australia, mengukuhkan kemenangan dramatis 2-1 untuk Olyroos. Para pemain Australia merayakan kelolosan mereka dengan sukacita yang luar biasa, sementara di sisi lain lapangan, para pemain Irak tergeletak lemas, menahan kekecewaan mendalam.

Kekalahan ini terasa sangat menyakitkan bagi Irak, karena mereka tersingkir dari Piala Asia U-23 2026 secara dramatis, setelah sempat memimpin dan hampir meraih kemenangan. Mimpi mereka untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini harus kandas di menit-menit terakhir, meninggalkan luka yang mendalam.

Nasib Pilu Thailand: Gagal Bobol China, Tersingkir Dramatis

Di pertandingan lain yang tak kalah krusial, nasib buruk juga dialami oleh Timnas Thailand U-23. Mereka harus menelan pil pahit tersingkir dari Piala Asia U-23 2026 setelah hanya mampu bermain imbang 0-0 melawan China di Stadion Al Shabab. Hasil ini juga menjadi akhir dari perjalanan mereka di turnamen ini.

Sejatinya, Thailand sangat membutuhkan kemenangan untuk bisa lolos ke babak perempat final. Mereka telah mengerahkan segala upaya untuk membobol gawang China, namun tembok pertahanan lawan terlalu kokoh. Sementara itu, China hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan posisi mereka, dan mereka berhasil mewujudkannya dengan permainan yang disiplin.

Meskipun bermain imbang, China U-23 akhirnya lolos ke babak perempat final Piala Asia U-23 2026, menemani Australia dari grup yang sama. Bagi Thailand, kegagalan ini adalah pelajaran berharga tentang betapa ketatnya persaingan di level Asia. Upaya keras mereka tidak membuahkan hasil, dan mereka harus pulang dengan tangan hampa.

Siapa yang Lolos?

Dengan hasil-hasil ini, Timnas Australia U-23 dan China U-23 berhasil mengamankan tiket ke babak perempat final Piala Asia U-23 2026. Australia melaju sebagai juara grup berkat kemenangan dramatis mereka, sementara China lolos sebagai runner-up dengan penampilan yang solid. Kedua tim kini akan mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di fase gugur.

Menanti Babak Perempat Final

Babak perempat final Piala Asia U-23 2026 dipastikan akan menyajikan pertandingan-pertandingan yang lebih seru dan menegangkan. Australia, dengan semangat comeback yang luar biasa, akan menjadi lawan yang patut diwaspadai. Sementara China, dengan pertahanan kokohnya, juga siap memberikan kejutan. Para penggemar sepak bola di seluruh Asia tentu sudah tidak sabar menantikan aksi-aksi selanjutnya dari para bintang muda ini.

banner 325x300