Timnas Indonesia harus menelan pil pahit setelah takluk secara dramatis 2-3 dari Arab Saudi dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Rabu (8/10) malam atau Kamis (9/10) dini hari WIB, menyajikan drama lima gol dan sejumlah keputusan kontroversial yang membuat para penggemar Garuda menahan napas.
Kekalahan ini sontak mengubah peta klasemen Grup B ronde keempat, menempatkan skuad Garuda di posisi yang kurang menguntungkan. Hasil ini tentu saja memicu kekecewaan mendalam bagi para penggemar sepak bola Tanah Air yang berharap awal yang lebih baik.
Awal yang Menjanjikan, Berakhir Pahit
Skuad Garuda sebenarnya memulai pertandingan dengan cukup menjanjikan, bahkan berhasil unggul lebih dulu. Kevin Diks sukses mengonversi tendangan penalti pada menit ke-11 setelah pemain Arab Saudi melakukan handball di kotak terlarang.
Gol tersebut sempat membangkitkan asa, membuat para pendukung Indonesia optimis akan hasil positif. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama di tengah gempuran tuan rumah yang bermain agresif.
Balasan Cepat dan Kontroversi Penalti
Arab Saudi tidak butuh waktu lama untuk menyamakan kedudukan. Hanya enam menit berselang, Saleh Abu Alshamat berhasil membobol gawang Maarten Paes dengan tembakan terukurnya, mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-17.
Drama berlanjut pada menit ke-31 ketika pemain Arab Saudi, Feras Albrikan, terjatuh di kotak penalti usai ditarik oleh Yakob Sayuri. Wasit kemudian mengecek VAR dan akhirnya memberikan penalti untuk Arab Saudi, sekaligus kartu kuning untuk Yakob Sayuri.
Feras Albrikan yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya, membawa timnya berbalik unggul 2-1. Tendangan penalti Albrikan sebenarnya bisa dibaca oleh Paes, namun terlalu keras untuk dibendung. Hingga tambahan waktu sembilan menit di pengujung babak pertama, tak ada gol tambahan tercipta, Arab Saudi unggul 2-1.
Gol Ketiga Arab Saudi dan Harapan yang Kembali Menyala
Memasuki babak kedua, Arab Saudi kembali menunjukkan dominasinya. Feras Albrikan mencetak gol keduanya pada menit ke-62, memanfaatkan bola rebound hasil tepisan Maarten Paes, membuat skor menjadi 3-1 untuk keunggulan tuan rumah.
Namun, Timnas Indonesia tak menyerah begitu saja. Di menit ke-86, VAR kembali meninjau insiden handball yang dilakukan bek Arab Saudi, Nawaf Bu Washl, dan wasit memberikan penalti untuk Indonesia.
Kevin Diks kembali menjadi pahlawan dengan penalti keduanya di menit ke-88, sukses memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3. Gol ini membangkitkan kembali semangat juang para pemain Garuda di sisa waktu pertandingan.
Kartu Merah Beruntun, Namun Tak Cukup untuk Garuda
Di penghujung laga, tensi pertandingan semakin memanas. Pada menit ke-92, pemain Arab Saudi, Kanno, diganjar kartu merah setelah mendapatkan dua kartu kuning beruntun karena memperlambat lemparan ke dalam dan kemudian protes berlebihan kepada wasit.
Tak hanya itu, sesaat kemudian, kartu merah kembali dilayangkan wasit Ahmed Al Ali kepada ofisial tim Arab Saudi. Meski unggul jumlah pemain dan mendapat tambahan waktu sembilan menit, Timnas Indonesia gagal memanfaatkan momentum untuk menyamakan kedudukan.
Menit ke-90+7, Indonesia sempat mengancam gawang Arab Saudi melalui tembakan keras Yance Sayuri, namun sayang bola masih melambung di atas mistar. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-3 tetap bertahan.
Klasemen Grup B: Posisi Timnas Indonesia Terjepit
Kekalahan dramatis ini menempatkan Timnas Indonesia di posisi ketiga klasemen Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 dengan nol poin dari satu pertandingan. Arab Saudi, dengan kemenangan ini, langsung memuncaki klasemen dengan tiga poin.
Situasi ini tentu menjadi tantangan berat bagi skuad Garuda untuk bisa melaju ke babak selanjutnya. Setiap pertandingan ke depan akan menjadi penentu nasib mereka di ajang kualifikasi bergengsi ini.
Apa Selanjutnya untuk Timnas Indonesia?
Dengan hasil ini, evaluasi menyeluruh harus segera dilakukan oleh jajaran pelatih dan manajemen tim. Performa yang naik turun serta kurangnya konsistensi, terutama dalam menjaga keunggulan dan memanfaatkan peluang, menjadi pekerjaan rumah yang besar.
Perjalanan Kualifikasi Piala Dunia masih panjang, namun start yang kurang mulus ini menuntut Timnas Indonesia untuk segera bangkit dan meraih poin penuh di laga-laga berikutnya. Dukungan penuh dari suporter akan sangat dibutuhkan untuk membakar semangat Garuda.
Klasemen Lengkap Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia:
Grup A
- Oman: 1 Poin
- Qatar: 1 Poin
- Uni Emirat Arab: 0 Poin
Grup B
- Arab Saudi: 3 Poin
- Irak: 0 Poin
- Indonesia: 0 Poin
Meskipun kalah, semangat juang para pemain patut diapresiasi. Namun, di level kualifikasi Piala Dunia, semangat saja tidak cukup tanpa diiringi strategi matang dan eksekusi yang sempurna. Semoga Timnas Indonesia bisa segera menemukan performa terbaiknya dan kembali ke jalur kemenangan.


















