Siapa yang tak kenal Lionel Messi? Megabintang asal Argentina ini memang tak pernah berhenti membuat dunia sepak bola terperangah. Kali ini, bukan cuma karena gol-gol indahnya, tapi juga karena aksi mulia yang bikin Javier Mascherano, sang pelatih Inter Miami, sampai geleng-geleng kepala. Sebuah keputusan tak terduga yang mengukuhkan statusnya bukan hanya sebagai pencetak gol ulung, tapi juga pemimpin sejati.
Pada pertandingan Major League Soccer (MLS) yang berlangsung Kamis, 25 September 2025, Inter Miami menjamu New York City FC dalam laga krusial. Atmosfer di Chase Stadium begitu membara, dipenuhi harapan para penggemar yang ingin melihat tim kesayangan mereka melaju ke babak playoff. Dan seperti biasa, La Pulga tak mengecewakan.
Dua Gol Messi yang Bikin Lawan Tak Berkutik
Sejak peluit awal dibunyikan, Messi langsung menunjukkan magisnya. Dengan lincah, ia mengobrak-abrik pertahanan lawan, menciptakan peluang demi peluang. Dua gol berhasil ia sarangkan ke gawang New York City FC, semuanya lahir dari duel satu lawan satu yang brilian dengan kiper lawan.
Gol-gol tersebut bukan hanya sekadar angka di papan skor, melainkan bukti nyata bahwa ketajaman Messi belum sedikit pun memudar. Setiap sentuhannya adalah ancaman, setiap pergerakannya adalah seni. Ia seolah menari di atas lapangan, membuat para pemain bertahan lawan frustrasi.
Momen Haru: Penalti untuk Sang Sahabat
Namun, puncak dari drama malam itu terjadi di menit ke-83. Inter Miami mendapatkan hadiah penalti, sebuah kesempatan emas bagi Messi untuk mencetak hattrick. Para penggemar sudah bersiap merayakan, membayangkan bola bersarang di jaring gawang dari eksekusi sang kapten.
Tapi, apa yang terjadi selanjutnya justru bikin semua orang terdiam, lalu bergemuruh kagum. Messi, yang biasanya selalu mengambil penalti, justru melangkah mundur. Ia menunjuk ke arah Luis Suarez, sahabat karibnya, seolah berkata, "Ini jatahmu, kawan."
Reaksi Mascherano: Pujian Setinggi Langit untuk Sang Kapten
Luis Suarez, yang mendapatkan kepercayaan penuh dari Messi, tak menyia-nyiakan kesempatan itu. Dengan tenang, ia menendang bola ke arah tengah gawang, mengecoh penjaga gawang lawan, dan gol! Papan skor berubah menjadi 4-0 untuk keunggulan Inter Miami.
Momen ini tentu saja tak luput dari perhatian Javier Mascherano. Mantan rekan setim Messi di Barcelona dan timnas Argentina itu tak bisa menyembunyikan kekagumannya. Ia memuji aksi kesatria Messi yang merelakan hattrick demi mendongkrak kepercayaan diri rekan setimnya.
"Dia sudah terlalu sering melakukan itu dalam kariernya," kata Mascherano dengan bangga. "Terkadang dia melihat beberapa rekan setimnya belum mencetak gol dan dianggap lebih membutuhkan gol daripada dirinya."
Mascherano melanjutkan, "Dia mencoba membantu rekan setim dengan cara ini. Bagi saya ini adalah aksi luar biasa. Dia mencoba menunjukkan semangat tim kepada semua orang, mencoba melibatkan semua pemain yang mungkin dalam hal ini Luis butuhkan untuk mencetak gol. Jadi, ini aksi hebat." Pujian ini bukan hanya tentang satu momen, tapi tentang karakter Messi yang tak pernah berubah.
Lebih dari Sekadar Gol: Spirit Tim yang Menginspirasi
Aksi Messi ini bukan hanya sekadar transfer penalti biasa. Ini adalah pelajaran berharga tentang kepemimpinan, kerendahan hati, dan pentingnya semangat tim. Di tengah sorotan sebagai bintang utama, Messi memilih untuk menyorot rekan setimnya, menunjukkan bahwa kesuksesan tim jauh lebih penting daripada rekor pribadi.
Keputusan ini juga menunjukkan betapa kuatnya ikatan persahabatan antara Messi dan Suarez. Mereka bukan hanya rekan satu tim, tapi juga sahabat sejati yang saling mendukung di dalam maupun di luar lapangan. Sebuah sinergi yang tak ternilai harganya bagi Inter Miami.
Messi Kokoh di Puncak Top Skor dan Cetak Sejarah Baru MLS
Tambahan dua gol ke gawang New York City FC semakin mengukuhkan posisi Messi di puncak daftar top skor sementara MLS. Kapten timnas Argentina itu kini total mengemas 24 gol, sebuah angka fantastis yang membuktikan dominasinya di liga Amerika Serikat. Ia seolah tak mengenal usia, terus memecahkan rekor demi rekor.
Tak hanya itu, Messi juga menorehkan namanya dalam buku sejarah baru MLS. Ia tercatat sebagai pemain keempat di sepanjang sejarah MLS yang mampu mencetak lebih dari delapan gol dari delapan laga dalam satu musim. Sebuah pencapaian yang langka dan menunjukkan konsistensi luar biasa dari seorang legenda.
Inter Miami Lolos Playoff: Misi Berlanjut!
Kemenangan telak 4-0 ini bukan hanya manis karena gol-gol indah dan aksi mulia Messi, tapi juga karena dampak besarnya bagi Inter Miami. Tambahan tiga poin memastikan The Herons lolos ke babak playoff MLS 2025. Sebuah target besar yang berhasil dicapai berkat kerja keras seluruh tim.
Skuad arahan Javier Mascherano kini mengoleksi 55 poin dari 29 laga, menempatkan mereka di peringkat ketiga klasemen Wilayah Timur. Posisi ini memberikan mereka keuntungan besar di babak playoff, dan tentu saja, meningkatkan kepercayaan diri untuk melangkah lebih jauh.
Masa Depan Cerah Inter Miami di Babak Playoff
Dengan Messi sebagai motor utama dan dukungan dari pemain-pemain berkualitas lainnya seperti Suarez, Inter Miami kini menjadi salah satu tim yang paling ditakuti di MLS. Kombinasi talenta individu, semangat tim yang tinggi, dan kepemimpinan Mascherano menjadikan mereka kandidat kuat untuk meraih gelar juara.
Perjalanan di babak playoff tentu tak akan mudah, namun dengan mentalitas seperti yang ditunjukkan Messi, Inter Miami siap menghadapi tantangan apa pun. Mereka telah membuktikan bahwa mereka bukan hanya sekumpulan bintang, melainkan sebuah tim yang solid, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama.
Aksi Messi yang merelakan penalti demi Suarez ini akan dikenang sebagai salah satu momen paling inspiratif di MLS musim ini. Ini adalah bukti bahwa di balik semua rekor dan gelar, ada hati seorang juara sejati yang selalu mengutamakan tim di atas segalanya. Inter Miami siap mengguncang playoff, dan Messi adalah alasannya.


















