Kudus, sebuah kota yang selalu menjadi saksi bisu lahirnya bintang-bintang bulutangkis masa depan, kini kembali bergemuruh. Klub legendaris PB Djarum baru saja menorehkan prestasi fantastis di babak semifinal Polytron Superliga Junior 2025, Sabtu (20/9/2025). Mereka berhasil meloloskan wakilnya ke enam nomor final dari seluruh kategori yang diikuti, sebuah dominasi yang sulit ditandingi.
Gelaran Polytron Superliga Junior 2025 sendiri mempertandingkan empat kategori usia: U-13, U-15, U-17, dan U-19. Setiap kategori dibagi lagi menjadi nomor beregu putra dan putri, sehingga total ada delapan nomor yang diperebutkan. PB Djarum, sebagai salah satu kekuatan utama bulutangkis Indonesia, memang tidak ambil bagian di kategori U-13, sesuai regulasi yang berlaku untuk tim-tim besar.
Dominasi Tanpa Tanding di Semua Kategori
Absennya PB Djarum di kategori U-13 justru membuat pencapaian mereka semakin bersinar. Dari enam kategori yang mereka ikuti, seluruhnya berhasil menembus partai puncak. Ini adalah bukti nyata dari pembinaan yang solid dan mental juara yang tertanam kuat di setiap atlet PB Djarum.
Kudus menjadi saksi bagaimana para pebulutangkis muda dari klub ini tampil perkasa, melewati setiap rintangan dengan determinasi tinggi. Hasil ini tentu menjadi sinyal kuat bagi lawan-lawan mereka di babak final, bahwa PB Djarum siap menyapu bersih gelar juara.
Duel Sengit di Kategori U-15: Putri dan Putra Pesta Kemenangan
Pertarungan di kategori U-15 menjadi salah satu sorotan utama. Tim Putri U-15 PB Djarum berhasil mengandaskan perlawanan sengit Jaya Raya Satria dengan skor 3-1. Kalia Rahmadani, Tiyas Anggraeni, serta pasangan ganda Gabrielle Bernice/Syaikha Gendis menjadi pahlawan yang menyumbangkan poin krusial.
Tak kalah memukau, tim Putra U-15 PB Djarum tampil sangat meyakinkan. Mereka sukses menumbangkan Mutiara Cardinal Bandung dengan skor telak 3-0. Revabn Adrilleo Saputra, Adhy Hasmoro, dan ganda Darmawan Setiawan/Muhammad Waldan Habibi langsung menuntaskan permainan di tiga laga awal tanpa memberikan kesempatan lawan untuk bangkit.
U-17: Comeback Dramatis dan Kemenangan Meyakinkan
Kategori U-17 juga menyajikan drama yang tak kalah seru. Tim Putri U-17 PB Djarum sempat tertinggal lebih dulu di partai pertama saat menghadapi Taqi Arena. Namun, mental juara mereka berbicara, Frisca Adelia Arifah, Hani Miftasari, dan ganda Halifia Usni Pratiwi/Jane Maira Faiza berhasil mencatat comeback gemilang dan mengunci kemenangan 3-1.
Sementara itu, tim Putra U-17 PB Djarum menunjukkan dominasi penuh. Mereka berhasil mengalahkan Jaya Raya Jakarta dengan skor meyakinkan 3-0. Alif Akbar, pasangan Fza Iwadh Kurnia Ramdhan/Muhammad Luthfi Habibi, dan Farel Fadhilah Ukasyah tampil solid, memastikan tiket final di tangan tanpa kehilangan satu pertandingan pun.
Derby Internal dan Laga Internasional di U-19
Di kategori U-19, PB Djarum bahkan menciptakan "derby" internal yang menarik. Tim Putri U-19 PB Djarum A harus berhadapan dengan PB Djarum B di babak semifinal. Pertandingan persaudaraan ini berakhir dengan skor 3-1 untuk kemenangan PB Djarum A, menunjukkan kedalaman skuad yang luar biasa dari klub ini.
Tidak hanya itu, tim Putra U-19 PB Djarum juga menghadapi tantangan internasional yang berat. Mereka sukses menyudahi perlawanan tangguh dari Banthongyord, Thailand, dengan skor 3-1. Kemenangan ini menegaskan bahwa PB Djarum tidak hanya kuat di kancah domestik, tetapi juga mampu bersaing di level internasional.
Menanti Puncak Pertarungan: Final Siap Digelar!
Dengan enam tiket final yang sudah digenggam, PB Djarum kini bersiap untuk menghadapi puncak pertarungan. Antusiasme tinggi menyelimuti Kudus, menantikan apakah mereka mampu mengubah dominasi di semifinal menjadi pesta gelar juara di semua kategori. Ini adalah kesempatan emas bagi para atlet muda untuk membuktikan diri dan mengukir nama mereka di panggung bulutangkis nasional.
Pencapaian ini bukan hanya tentang gelar, tetapi juga tentang pembuktian bahwa PB Djarum terus menjadi pabrik talenta terbaik Indonesia. Para penggemar bulutangkis tentu tak sabar menantikan aksi-aksi heroik di babak final, di mana bintang-bintang masa depan akan saling beradu kemampuan. Mari kita nantikan bersama siapa saja yang akan pulang membawa medali emas dan mengukuhkan diri sebagai juara Polytron Superliga Junior 2025!


















