banner 728x250

Jordi Amat Ungkap Kisah Nenek di Makassar: Bukan Sekadar Laga Penting!

Pemain naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat, tunjukkan gestur hati di dada.
Jordi Amat disambut hangat di Makassar, kota yang disebutnya sangat spesial karena akar keluarganya.
banner 120x600
banner 468x60

Bek naturalisasi Timnas Indonesia, Jordi Amat, kembali menjadi sorotan. Kedatangannya di Makassar bersama Persija Jakarta bukan hanya tentang persiapan laga Super League 2025/2026 melawan PSM, melainkan juga sebuah perjalanan emosional yang menyentuh hati.

Momen "pulang kampung" ini menyimpan makna mendalam bagi sang bintang. Ia mengungkapkan bahwa Makassar adalah tempat yang sangat spesial, terkait erat dengan akar keluarganya.

banner 325x300

Mengapa Makassar Begitu Spesial Bagi Jordi Amat?

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Jordi Amat tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Ia menyebut Makassar sebagai "tempat yang sangat spesial" baginya, sebuah pengakuan yang langsung menarik perhatian publik.

Alasannya sungguh mendalam: kota ini adalah tanah kelahiran sang nenek. Keterikatan emosional inilah yang menjadi jembatan baginya untuk bisa membela Timnas Indonesia, sebuah fakta yang selalu ia banggakan.

Pengakuan ini menggarisbawahi betapa pentingnya akar dan warisan budaya dalam perjalanan karier internasionalnya. Makassar bukan hanya sebuah kota di peta, melainkan bagian tak terpisahkan dari identitas Jordi Amat.

Momen Haru di Tanah Leluhur

Setiap langkah Jordi di Makassar kini terasa berbeda, dipenuhi makna personal yang kuat. "Rasanya begitu berarti bisa di sini karena ada hubungan erat dengan saya," tulisnya penuh haru, menggambarkan perasaannya yang mendalam.

Bagi pemain yang pernah malang melintang di liga-liga top Eropa ini, pulang ke Makassar adalah sebuah "pulang kampung" yang sesungguhnya. Ini adalah kesempatan untuk merasakan kembali ikatan dengan leluhurnya, di tengah hiruk pikuk jadwal pertandingan.

Meskipun fokus utamanya adalah pertandingan krusial, momen ini juga menjadi pengingat akan perjalanan panjangnya. Sebuah perjalanan yang dimulai dari Spanyol, melintasi Eropa, hingga akhirnya menemukan rumah di Indonesia melalui garis keturunan neneknya.

Panasnya Laga PSM Makassar vs Persija Jakarta

Namun, di balik kisah emosional tersebut, ada pertarungan sengit yang menanti di depan mata. PSM Makassar akan menjamu Persija Jakarta di Stadion Gelora B.J. Habibie pada Minggu, 21 September 2025, pukul 19.00 WIB.

Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin biasa. Ini adalah duel dua tim besar dengan ambisi berbeda di Super League 2025/2026, yang selalu menyajikan tensi tinggi.

Kehadiran Jordi Amat di lini belakang Macan Kemayoran tentu akan menjadi perhatian utama. Baik bagi suporter tuan rumah maupun pendukung Persija, ia adalah magnet yang tak bisa dilepaskan dari sorotan.

Misi Persija: Pertahankan Tren Positif dan Raih Kemenangan

Persija Jakarta datang ke Makassar dengan kepercayaan diri tinggi. Mereka berhasil mempertahankan tren positif dengan tidak terkalahkan dalam lima laga terakhir, menunjukkan konsistensi yang patut diacungi jempol.

Meskipun demikian, hasil imbang 1-1 melawan Bali United di laga sebelumnya sedikit mengganjal. Skuad asuhan Thomas Doll tentu bertekad untuk kembali ke jalur kemenangan dan meraih poin penuh di laga tandang ini.

Jordi Amat dan rekan-rekannya akan mengerahkan segalanya untuk membawa pulang poin penuh dari tanah Sulawesi. Kemenangan di kandang lawan akan menjadi modal berharga untuk bersaing di papan atas klasemen Super League.

PSM Makassar: Wajib Bangkit dari Keterpurukan

Di sisi lain, PSM Makassar berada dalam situasi yang jauh berbeda dan penuh tekanan. Pasukan Juku Eja belum mampu mengemas kemenangan pertama mereka di Super League musim ini, sebuah awal yang kurang memuaskan.

Dengan torehan tiga kali imbang dan satu kekalahan, PSM kini terdampar di peringkat ke-18 klasemen sementara. Sebuah posisi yang tentu tidak ideal bagi tim sekelas PSM, yang dikenal memiliki sejarah panjang dan basis suporter fanatik.

Tekanan besar kini berada di pundak pelatih Bernardo Tavares dan para pemainnya, termasuk Victor Dethan. Laga kandang melawan Persija adalah kesempatan emas untuk bangkit dan meraih poin penuh di hadapan pendukung sendiri.

Lebih dari Sekadar Tiga Poin: Pertarungan Emosi dan Gengsi

Pertemuan PSM dan Persija selalu menyajikan drama dan intensitas tinggi di lapangan. Ini adalah duel klasik yang melibatkan sejarah panjang dan rivalitas sengit antar suporter, yang selalu memanaskan atmosfer.

Namun, bagi Jordi Amat, laga ini memiliki dimensi emosional tambahan yang unik. Bermain di kota asal neneknya, melawan tim kebanggaan Sulawesi Selatan, tentu akan menghadirkan perasaan campur aduk yang tak biasa.

Ini bukan hanya tentang taktik dan strategi di lapangan hijau. Melainkan juga tentang bagaimana seorang pemain profesional menyeimbangkan antara tugas klub dan ikatan personal yang mendalam dengan tanah leluhurnya.

Harapan dan Prediksi Menjelang Laga Krusial

Para penggemar sepak bola Indonesia tentu menantikan pertandingan ini dengan antusiasme tinggi. Baik PSM maupun Persija diprediksi akan menyuguhkan permainan terbaik mereka demi meraih hasil maksimal.

Kehadiran Jordi Amat dengan kisah neneknya di Makassar telah menambah bumbu tersendiri pada laga ini. Ia akan menjadi pusat perhatian, tidak hanya karena performanya, tetapi juga karena narasi personalnya yang menyentuh.

Siapa pun yang keluar sebagai pemenang, satu hal yang pasti: laga PSM Makassar vs Persija Jakarta kali ini akan dikenang bukan hanya sebagai pertarungan di lapangan hijau. Tetapi juga sebagai perayaan ikatan emosional seorang Jordi Amat dengan tanah leluhurnya, sebuah kisah yang melampaui batas-batas sepak bola.

banner 325x300