banner 728x250

Jay Idzes Menggila di Serie A! Bek Timnas Indonesia Jadi Pahlawan Kemenangan Dramatis Sassuolo

jay idzes menggila di serie a bek timnas indonesia jadi pahlawan kemenangan dramatis sassuolo portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali menunjukkan kelasnya di panggung Serie A. Ia tampil memukau dan menjadi tembok kokoh bagi Sassuolo saat berhasil mencuri kemenangan dramatis 2-1 atas Udinese di Stadion Bluenergy, Minggu (15/2), dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Performa Idzes ini tak hanya membanggakan, tetapi juga krusial dalam mengamankan tiga poin penting bagi timnya.

Awal yang Penuh Tekanan: Sassuolo Terjepit

banner 325x300

Sejak peluit kick-off dibunyikan, Udinese langsung tancap gas. Bermain di kandang sendiri, mereka menunjukkan intensitas tinggi dan menekan pertahanan Sassuolo tanpa henti. Jay Idzes, yang dipercaya sebagai bek tengah bersama Tarik Muharemovic, langsung diuji dengan berbagai serangan cepat dan umpan-umpan berbahaya.

Tekanan tuan rumah akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-10. Gawang Sassuolo harus kebobolan setelah Oumar Solet berhasil memanfaatkan assist matang dari Jurgen Ekkelenkamp. Para pemain Sassuolo sudah berusaha keras menutup ruang, namun kecepatan dan akurasi serangan Udinese terlalu sulit untuk dibendung di awal laga. Situasi ini tentu membuat Idzes dan rekan-rekannya harus bekerja ekstra keras.

Momen Kritis: Kartu Kuning dan Perubahan Strategi

Hanya enam menit berselang setelah gol pertama, Sassuolo kembali dihadapkan pada situasi sulit. Rekan duet Idzes di lini belakang, Tarik Muharemovic, diganjar kartu kuning oleh wasit. Peringatan ini tentu menjadi alarm bahaya, mengingat Muharemovic harus bermain lebih hati-hati agar tidak diusir dari lapangan dan membuat tim bermain dengan 10 pemain.

Melihat kondisi yang rawan ini, pelatih Sassuolo, Fabio Grosso, mengambil keputusan berani di babak kedua. Ia menarik keluar Muharemovic dan menggantinya dengan Ulisses Garcia. Langkah ini menunjukkan bahwa Grosso tidak ingin mengambil risiko dengan posisi Muharemovic yang sudah terancam, sekaligus berharap Garcia bisa memberikan dimensi baru dalam permainan tim. Idzes pun harus beradaptasi cepat dengan perubahan partner di lini belakang.

Kebangkitan Dramatis: Sassuolo Balik Keadaan

Keputusan pelatih Grosso terbukti jitu. Sassuolo menunjukkan semangat juang yang luar biasa di babak kedua dan berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-56. Armand Lauriente menjadi pencetak gol setelah menerima umpan matang dari Andrea Pinamonti, membuat Stadion Bluenergy terdiam sejenak. Gol ini menjadi pemicu kebangkitan tim tamu.

Tak butuh waktu lama, hanya dua menit berselang, Sassuolo justru berbalik unggul. Kali ini giliran Andrea Pinamonti yang mencatatkan namanya di papan skor, memanfaatkan assist cerdik dari Ulisses Garcia yang baru masuk. Gol cepat ini benar-benar mengejutkan Udinese dan mengubah jalannya pertandingan secara drastis. Momentum sepenuhnya beralih ke tangan Sassuolo.

VAR Jadi Penyelamat, Idzes Tetap Kokoh

Tertinggal satu gol di kandang sendiri membuat Udinese tak tinggal diam. Mereka melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Adam Buksa dan Oier Zarraga, berharap bisa memberikan napas baru dan daya gedor yang lebih kuat. Serangan demi serangan dilancarkan Udinese untuk mencari gol penyama kedudukan.

Pada menit ke-70, drama terjadi. Berawal dari sepak pojok, Udinese berhasil mencetak gol yang disambut sorak sorai pendukung tuan rumah. Namun, wasit kemudian meninjau ulang kejadian tersebut melalui VAR. Setelah pemeriksaan yang menegangkan, gol tersebut akhirnya dibatalkan karena adanya handball. Keputusan VAR ini menjadi penyelamat bagi Sassuolo dan menjaga keunggulan mereka. Sepanjang momen krusial ini, Jay Idzes tetap tampil tenang dan kokoh, memimpin lini belakang untuk menahan gempuran Udinese.

Makna Kemenangan Ini bagi Sassuolo dan Jay Idzes

Hingga peluit panjang ditiup wasit, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Sassuolo berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 dan meraih kemenangan penting di kandang Udinese. Kemenangan ini terasa sangat manis, terutama setelah pekan sebelumnya mereka harus takluk dari raksasa Inter Milan. Hasil positif ini membuat Sassuolo bertahan di papan tengah klasemen Serie A, menjaga asa untuk terus bersaing di kompetisi paling bergengsi di Italia.

Bagi Jay Idzes, performa solidnya di laga ini semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu bek andalan Sassuolo. Ia menunjukkan kematangan, ketenangan, dan kemampuan membaca permainan yang luar biasa. Kehadirannya di lini belakang memberikan rasa aman bagi tim, bahkan di tengah tekanan tinggi. Kemenangan ini bukan hanya milik Sassuolo, tetapi juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia, melihat salah satu putra terbaiknya bersinar di liga top Eropa. Idzes terus membuktikan bahwa ia bukan sekadar pelengkap, melainkan pilar penting yang bisa diandalkan.

banner 325x300