banner 728x250

Harimau Malaya Hancur Lebur! Malaysia Dihajar Arab Saudi 1-6 di AFC Futsal 2026, Tersingkir Tanpa Poin

harimau malaya hancur lebur malaysia dihajar arab saudi 1 6 di afc futsal 2026 tersingkir tanpa poin portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Timnas Futsal Malaysia harus menelan pil pahit kekalahan telak di laga terakhir Grup D turnamen AFC Futsal 2026. Berhadapan dengan Arab Saudi di Indonesia Arena pada Minggu (1/2), Harimau Malaya digilas dengan skor mencolok 1-6, mengakhiri perjalanan mereka di turnamen ini dengan catatan yang sangat memprihatinkan.

Kekalahan ini menjadi penutup yang menyakitkan bagi Malaysia, sekaligus mengukuhkan status mereka sebagai juru kunci grup tanpa meraih satu pun poin. Meskipun pertandingan ini sejatinya tidak lagi menentukan nasib kedua tim karena sudah dipastikan tersingkir dari persaingan menuju babak perempat final, gengsi dan harga diri tetap dipertaruhkan.

banner 325x300

Kekalahan Pahit di Laga Penutup

Pertandingan terakhir Grup D ini seharusnya menjadi ajang bagi kedua tim untuk mencari pelipur lara dan mengakhiri turnamen dengan kepala tegak. Namun, bagi Malaysia, laga ini justru berubah menjadi mimpi buruk yang memperpanjang derita mereka di kancah futsal Asia. Timnas Arab Saudi tampil lebih beringas dan berhasil memanfaatkan momentum ini.

Sejak peluit awal dibunyikan, Arab Saudi menunjukkan intensitas serangan yang tinggi. Mereka tidak butuh waktu lama untuk membuka keunggulan. Pada menit ketiga, Fahad Rudayni berhasil mencatatkan namanya di papan skor, membawa Arab Saudi memimpin 1-0 dan memberikan tekanan awal kepada Harimau Malaya.

Pesta Gol Arab Saudi, Mimpi Buruk Harimau Malaya

Dominasi Arab Saudi semakin terlihat jelas seiring berjalannya pertandingan. Eihab Mohamed menjadi bintang lapangan pada malam itu dengan penampilan yang luar biasa. Ia berhasil mencetak hattrick, membobol gawang Malaysia pada menit kedelapan, 15, dan 22, membuat skor semakin menjauh dan harapan Malaysia untuk bangkit semakin tipis.

Pesta gol Arab Saudi tidak berhenti sampai di situ. Fahad Al Johani dan Abdullah Al Aqeeli turut menyumbangkan gol untuk melengkapi kemenangan telak The Green Force. Enam gol yang bersarang di gawang Malaysia menjadi bukti betapa rapuhnya pertahanan Harimau Malaya di laga penutup ini.

Malaysia sendiri hanya mampu mencetak satu gol hiburan lewat aksi Awalludin Nawi pada menit ke-38. Gol tersebut datang di penghujung laga, ketika pertandingan sudah tidak lagi memiliki arti penting bagi hasil akhir, namun setidaknya mampu sedikit mengurangi rasa malu akibat kekalahan besar.

Rekor Buruk Malaysia Sepanjang Turnamen

Kemenangan atas Malaysia ini membuat Arab Saudi finis di peringkat ketiga klasemen Grup D dengan raihan tiga poin. Meskipun gagal melaju ke babak selanjutnya, mereka setidaknya mampu meraih satu kemenangan untuk dibawa pulang sebagai penghibur. Hasil ini menunjukkan bahwa mereka masih memiliki potensi untuk berkembang di masa depan.

Namun, nasib nahas justru menimpa Malaysia. Harimau Malaya terpuruk di dasar klasemen grup tanpa meraih satu pun poin dari tiga pertandingan yang mereka lakoni. Ini adalah catatan yang sangat mengecewakan bagi tim sekelas Malaysia yang diharapkan mampu memberikan perlawanan lebih di turnamen sekelas Piala Asia.

Tidak hanya gagal meraih poin, catatan gol Malaysia juga sangat memprihatinkan. Sepanjang babak grup, mereka harus kebobolan 17 gol, sementara hanya mampu mencetak dua gol. Satu gol lain dicetak Malaysia saat kalah 1-4 dari Iran, menunjukkan betapa sulitnya mereka menembus pertahanan lawan dan betapa mudahnya gawang mereka dibobol.

Pelajaran Berharga untuk Futsal Malaysia

Perjalanan Timnas Futsal Malaysia di AFC Futsal 2026 ini jelas menjadi cerminan akan banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Kekalahan telak dan tanpa poin menunjukkan adanya kesenjangan kualitas yang signifikan antara mereka dengan tim-tim papan atas Asia. Ini adalah momen krusial untuk evaluasi menyeluruh.

Para pemain dan staf pelatih perlu menganalisis secara mendalam apa yang menjadi penyebab utama dari performa buruk ini. Apakah itu dari segi persiapan, taktik, mentalitas, atau kualitas individu pemain? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan ini akan menjadi kunci untuk perbaikan di masa mendatang.

Meskipun hasil ini sangat mengecewakan, turnamen ini harus dijadikan pelajaran berharga. Pengalaman bertanding melawan tim-tim kuat di kancah Asia seharusnya bisa memicu semangat untuk berlatih lebih keras, meningkatkan kualitas, dan membangun fondasi yang lebih kokoh untuk futsal Malaysia.

Para penggemar futsal Malaysia tentu berharap bahwa kekalahan ini bukan akhir dari segalanya, melainkan awal dari kebangkitan. Dengan dukungan penuh dan strategi yang tepat, bukan tidak mungkin Harimau Malaya bisa kembali bangkit dan menunjukkan taringnya di turnamen-turnamen futsal Asia berikutnya. Perjalanan masih panjang, dan semangat pantang menyerah harus terus dikobarkan.

banner 325x300