Kabar gembira datang dari gelaran Thailand Masters 2026! Tiga pasangan ganda putra kebanggaan Indonesia berhasil mengamankan tempat di babak perempat final. Pencapaian luar biasa ini membuka peluang emas untuk menciptakan ‘All Indonesian Final’, sebuah skenario impian bagi para pecinta bulutangkis Tanah Air.
Dominasi Merah Putih di turnamen level Super 300 ini sungguh mencuri perhatian. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat adalah pahlawan-pahlawan yang sukses menyingkirkan lawan-lawannya di babak 16 besar.
Tiga Ganda Putra Indonesia Melaju Gemilang
Perjalanan tim ganda putra Indonesia di Thailand Masters 2026 memang patut diacungi jempol. Mereka menunjukkan performa konsisten dan mental juara sejak awal turnamen. Setiap kemenangan bukan hanya sekadar angka, melainkan bukti kerja keras dan strategi matang.
Ketiga pasangan ini telah membuktikan diri sebagai kekuatan yang patut diperhitungkan. Mereka tidak hanya lolos, tetapi juga menunjukkan dominasi yang jelas atas lawan-lawan mereka, memberikan harapan besar bagi Indonesia untuk membawa pulang gelar juara.
Langkah Mulus Leo/Bagas Menuju Perempat Final
Pasangan unggulan pertama, Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana, tampil sangat meyakinkan di babak 16 besar. Mereka berhadapan dengan wakil tuan rumah, Kittinupong Kedren/Lucas Wedler, dan berhasil mengalahkan mereka dengan skor telak 21-12 dan 21-11. Kemenangan ini menunjukkan bahwa mereka memang layak menyandang status unggulan.
Leo/Bagas tampil tanpa cela, mengontrol permainan dari awal hingga akhir. Mereka menunjukkan koordinasi yang solid dan serangan-serangan tajam yang sulit diantisipasi lawan. Selanjutnya, pasangan berjuluk "The Babies" ini akan menghadapi tantangan dari ganda Malaysia, Chia Wei Jie/Lwi Sheng Hao, di babak perempat final.
Kejutan dari Raymond/Joaquin, Siap Hadapi Tantangan Berat
Sementara itu, pasangan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin juga tidak kalah impresif. Mereka berhasil menundukkan pasangan Thailand lainnya, Pharanyu Kaosamaang/Tanadon Punpanich, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-13. Ini adalah bukti bahwa regenerasi ganda putra Indonesia terus berjalan.
Raymond/Joaquin, yang menyandang status unggulan kedua, menunjukkan kematangan bermain yang luar biasa. Mereka tampil tenang dan fokus, tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawan untuk mengembangkan permainan. Di perempat final, mereka akan menghadapi pemenang antara dua pasangan Taiwan, Chia Yen Lin/Lin Yong Sheng atau Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.
Rian/Rahmat Tampil Perkasa, Jaga Asa Merah Putih
Duet Muhammad Rian Ardianto dan Rahmat Hidayat juga tak mau ketinggalan. Mereka memastikan tiket perempat final setelah memulangkan ganda Singapura, Eng Keat Wesley Koh/Kubo Junsuke, dengan skor dominan 21-13 dan 21-6. Rian/Rahmat menunjukkan kelas mereka sebagai salah satu pasangan terbaik.
Sebagai unggulan kelima, Rian/Rahmat membuktikan bahwa mereka adalah ancaman serius bagi siapa pun. Kombinasi pengalaman Rian dan semangat muda Rahmat menghasilkan permainan yang sangat efektif. Di babak perempat final, mereka akan bertemu dengan pemenang antara Lee Fang Chih/Lee Fang Jen atau Chaloempon Charoenkitamorn/Worrapol Thongsa-nga.
Analisis Bagan: Mungkinkah Tercipta All Indonesian Final?
Melihat bagan pertandingan ganda putra Thailand Masters 2026, potensi ‘All Indonesian Final’ memang sangat terbuka lebar. Ini adalah skenario yang membuat para penggemar bulutangkis di Indonesia berdebar-debar menantikan setiap pertandingan.
Leo/Bagas berada di blok atas bagan, sementara Rian/Rahmat juga berada di blok yang sama. Artinya, jika keduanya terus melaju dan memenangkan pertandingan perempat final, mereka berpotensi saling bertemu di babak semifinal. Ini akan menjadi pertarungan sengit sesama Merah Putih yang tak terhindarkan.
Di sisi lain, Raymond/Joaquin berada di blok bawah bagan. Jika mereka mampu melewati rintangan di perempat final dan semifinal, mereka akan menjadi wakil Indonesia dari blok bawah. Bayangkan saja, jika Leo/Bagas atau Rian/Rahmat berhasil menembus final dari blok atas, dan Raymond/Joaquin dari blok bawah, maka ‘All Indonesian Final’ akan benar-benar terwujud.
Skenario ini tentu saja bukan tugas mudah. Setiap pasangan harus menghadapi lawan-lawan tangguh yang juga memiliki ambisi besar untuk meraih gelar juara. Namun, dengan performa yang ditunjukkan sejauh ini, harapan untuk melihat dua bendera Merah Putih berkibar di partai puncak semakin nyata.
Sejarah Thailand Masters dan Dominasi Indonesia
Thailand Masters adalah turnamen bulutangkis yang cukup bergengsi di kalender BWF World Tour, meskipun berada di level Super 300. Turnamen ini seringkali menjadi ajang bagi para pemain muda untuk unjuk gigi atau bagi pemain senior untuk mencari momentum kebangkitan.
Indonesia sendiri memiliki sejarah manis di turnamen ini. Ganda putra Indonesia terakhir yang berhasil meraih gelar juara di Thailand Masters adalah pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin pada edisi 2023. Kemenangan tersebut menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Kini, Leo Rolly Carnando kembali hadir, kali ini berpasangan dengan Bagas Maulana. Mereka membawa semangat yang sama untuk mengulang atau bahkan melampaui prestasi sebelumnya. Kehadiran tiga pasangan di perempat final menunjukkan kedalaman skuad ganda putra Indonesia yang patut dibanggakan.
Apa Arti All Indonesian Final bagi Badminton Tanah Air?
Terwujudnya ‘All Indonesian Final’ bukan hanya sekadar kemenangan di satu turnamen. Ini adalah simbol dominasi dan kekuatan bulutangkis Indonesia di kancah internasional, khususnya di sektor ganda putra yang memang selalu menjadi andalan.
Final sesama Merah Putih akan mengirimkan pesan kuat kepada dunia bahwa Indonesia memiliki banyak talenta luar biasa. Ini juga akan meningkatkan moral dan semangat para pemain muda lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi. Selain itu, ini akan menjadi tontonan yang sangat menarik bagi para penggemar, di mana pun mereka berada.
Melihat dua pasangan Indonesia bertarung memperebutkan gelar juara adalah impian setiap penggemar. Ini menunjukkan bahwa program pembinaan dan pengembangan atlet di Indonesia berjalan dengan baik, menghasilkan bibit-bibit unggul yang siap bersaing di level tertinggi.
Antisipasi Babak Perempat Final: Siapa Lawan Siapa?
Babak perempat final akan menjadi ujian sesungguhnya bagi ketiga pasangan Indonesia. Leo/Bagas harus menghadapi ganda Malaysia yang pastinya tidak akan menyerah begitu saja. Pertandingan ini akan menjadi duel taktik dan kekuatan mental.
Raymond/Joaquin, sebagai pasangan yang mungkin kurang diunggulkan secara nama besar dibandingkan Leo/Bagas atau Rian/Rahmat, memiliki kesempatan untuk membuat kejutan lebih lanjut. Siapa pun lawan mereka dari Taiwan, pastinya akan memberikan perlawanan sengit. Ini adalah momen bagi mereka untuk membuktikan kualitas.
Sementara itu, Rian/Rahmat akan menghadapi lawan yang juga memiliki ambisi besar. Mereka harus tetap fokus dan menjaga performa terbaik mereka untuk bisa melaju ke semifinal. Setiap pertandingan di babak ini adalah final mini yang harus dimenangkan.
Mari kita semua berharap dan mendukung penuh perjuangan para pahlawan bulutangkis kita. Semoga mereka bisa terus tampil maksimal, melewati setiap rintangan, dan mewujudkan impian ‘All Indonesian Final’ di Thailand Masters 2026. Indonesia pasti bisa!


















