Kabar kedatangan Layvin Kurzawa ke Persib Bandung sontak menjadi buah bibir di kalangan pecinta sepak bola Tanah Air. Mantan bek Paris Saint-Germain dan Chelsea ini digadang-gadang akan menjadi tambahan amunisi yang sangat signifikan bagi Maung Bandung. Namun, di balik euforia tersebut, muncul pertanyaan besar: bagaimana nasib pemain lokal yang posisinya terancam?
Salah satu nama yang paling disorot adalah Alfeandra Dewangga. Pemain serbabisa yang kerap mengisi pos bek kiri ini diprediksi akan bersaing ketat dengan Kurzawa. Namun, alih-alih merasa terancam atau khawatir, Dewangga justru menyambut kedatangan bintang Eropa itu dengan antusiasme tinggi.
Kedatangan Bintang Eropa: Ancaman atau Berkah?
Layvin Kurzawa bukanlah nama sembarangan. Dengan rekam jejak mentereng bersama klub-klub top Eropa seperti PSG dan pengalaman di Liga Primer Inggris, kehadirannya tentu membawa ekspektasi besar. Ia diharapkan mampu meningkatkan kualitas pertahanan Persib, khususnya di sektor bek kiri, yang menjadi salah satu titik fokus pelatih Bojan Hodak.
Bagi sebagian pengamat, kedatangan pemain sekaliber Kurzawa bisa menjadi "ancaman" serius bagi menit bermain pemain lokal, termasuk Dewangga. Posisi bek kiri yang selama ini sering diisi Dewangga, kini harus ia bagi dengan seorang pemain kelas dunia. Ini adalah tantangan nyata yang harus dihadapi oleh setiap pemain di era sepak bola modern.
Respon Dewangga yang Mengejutkan: Bukan Tersisih, Justru Belajar
Namun, Alfeandra Dewangga menunjukkan kematangan mental yang luar biasa. Ia tidak melihat Kurzawa sebagai pesaing yang harus disingkirkan, melainkan sebagai mentor dan sumber inspirasi. "Kalau saya sih sebagai pemain, (kedatangan Kurzawa) bagus buat kedalaman tim," ujar Dewangga, dikutip dari laman resmi Persib.
Bagi Dewangga, kehadiran Kurzawa adalah kesempatan emas untuk belajar. Ia menyadari bahwa pengalaman dan jam terbang Kurzawa di level tertinggi sepak bola Eropa adalah ilmu berharga yang tidak bisa didapatkan setiap hari. Ini adalah mentalitas seorang pemain profesional yang selalu ingin berkembang dan mengambil sisi positif dari setiap situasi.
Prioritas Tim di Atas Segalanya: Mentalitas Juara Ala Dewangga
Dewangga menegaskan bahwa prioritas utamanya adalah kepentingan tim, bukan persaingan individu. Ia tidak merasa terbebani dengan ketatnya persaingan di posisi bek kiri. Baginya, siapa pun yang diturunkan sebagai starter, yang terpenting adalah memberikan yang terbaik untuk Persib Bandung.
"Enggak sih (merasa tersaingi), tergantung pelatih juga kan. Siapapun yang dijadikan starter, ya harus 100 persen buat Persib," tegasnya. Pernyataan ini menunjukkan kedewasaan dan komitmen Dewangga terhadap tim. Ia sepenuhnya menyerahkan keputusan kepada tim pelatih, sebuah sikap yang patut dicontoh.
Persaingan Sehat: Kunci Kedalaman Skuad Maung Bandung
Kehadiran Kurzawa menciptakan persaingan sehat di dalam skuad Persib. Ini adalah situasi yang sangat diinginkan oleh setiap pelatih, termasuk Bojan Hodak. Dengan adanya dua pemain berkualitas di satu posisi, intensitas latihan akan meningkat, dan setiap pemain akan terpacu untuk menunjukkan performa terbaiknya.
Persaingan ini pada akhirnya akan berdampak positif pada kedalaman skuad Maung Bandung. Bojan Hodak kini memiliki lebih banyak opsi taktis dan tidak perlu khawatir jika ada pemain yang cedera atau akumulasi kartu. Ini adalah "masalah mewah" yang diidamkan banyak pelatih.
Jalan Terbuka Lebar: Dua Kompetisi, Banyak Kesempatan
Meski Kurzawa datang, kesempatan bermain bagi Dewangga tetap terbuka lebar. Persib Bandung musim ini akan berlaga di dua kompetisi penting: Liga 1 dan AFC Champions League Two. Jadwal padat dan tuntutan performa tinggi di kedua ajang tersebut akan membutuhkan rotasi pemain yang cerdas.
Dengan demikian, Dewangga dan Kurzawa kemungkinan besar akan saling melengkapi. Keduanya bisa mendapatkan menit bermain yang cukup, baik sebagai starter maupun pemain pengganti, tergantung strategi pelatih dan kondisi pertandingan. Ini memastikan bahwa kedua pemain akan tetap termotivasi dan siap memberikan kontribusi maksimal.
Masa Depan Persib: Lebih Kuat dengan Bintang Baru dan Lokal Berbakat
Kedatangan Layvin Kurzawa bukan hanya tentang satu pemain, tetapi tentang ambisi besar Persib Bandung. Dengan memadukan pengalaman bintang Eropa dan talenta lokal berbakat seperti Alfeandra Dewangga, Maung Bandung bertekad untuk bersaing di level tertinggi, baik di kancah domestik maupun Asia.
Sikap positif Dewangga menjadi cerminan semangat tim yang solid dan profesional. Ia membuktikan bahwa adaptasi dan kemauan untuk belajar adalah kunci utama dalam menghadapi tantangan baru. Dengan mentalitas seperti ini, Persib Bandung siap menyongsong musim yang penuh tantangan dan harapan.


















