Arab Saudi, negeri dua tanah suci, kini bukan hanya destinasi impian bagi jutaan Muslim di seluruh dunia untuk menunaikan ibadah haji atau umrah. Lebih dari itu, negara ini telah bertransformasi menjadi magnet pariwisata yang menawarkan perpaduan sempurna antara sejarah Islam yang kaya, budaya otentik, panorama alam khas gurun yang memukau, hingga kota-kota modern yang futuristik. Tak heran, banyak warga negara Indonesia (WNI) kini melirik Saudi sebagai tujuan liburan yang tak terlupakan.
Bagi kamu yang berencana menjelajahi pesona Arab Saudi, baik setelah menunaikan ibadah maupun sekadar berwisata, ada beberapa hal penting yang perlu kamu ketahui, terutama soal visa. Jangan sampai salah pilih, ya! Berdasarkan panduan dari Saudi Handbook oleh Visit Saudi, terdapat tiga jenis visa utama yang bisa kamu manfaatkan.
Syarat Umum Sebelum Mengajukan Visa Arab Saudi
Sebelum kamu mulai membayangkan keindahan Masjid Nabawi, gemerlap kota Jeddah, atau eksotisme Al-Ula, pastikan kamu memenuhi beberapa persyaratan dasar. Ini penting agar proses pengajuan visamu berjalan lancar dan tanpa hambatan. Persyaratan ini berlaku umum untuk semua jenis visa.
Pertama, wisatawan yang ingin masuk ke Arab Saudi secara mandiri harus berusia minimal 18 tahun. Jika kamu berusia di bawah 18 tahun, jangan khawatir, kamu tetap bisa berkunjung asalkan ditemani oleh orang dewasa yang bertanggung jawab. Ini untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalananmu.
Kedua, paspor adalah kunci utama. Pastikan paspor yang kamu miliki masih berlaku setidaknya enam bulan setelah tanggal kedatanganmu di Arab Saudi. Ketentuan ini sangat krusial dan tidak bisa ditawar. Pengecualian hanya berlaku bagi warga negara Amerika Serikat yang diizinkan masuk selama paspor mereka masih berlaku, tanpa batasan enam bulan. Jadi, cek lagi masa berlaku paspormu sekarang juga!
1. Visa Kunjungan: Pilihan Fleksibel untuk Petualangan Lebih Lama
Visa kunjungan adalah jenis visa resmi yang dikeluarkan bagi WNI yang ingin masuk dan berkunjung ke Arab Saudi dengan tujuan wisata atau kunjungan umum. Visa ini memberikan kamu kesempatan untuk menikmati keindahan Saudi dengan masa tinggal maksimal hingga 90 hari. Waktu yang cukup panjang untuk mengeksplorasi berbagai sudut negeri ini, bukan?
Biaya untuk visa kunjungan bagi WNI adalah sebesar 750 riyal Arab Saudi, atau setara dengan sekitar Rp3,3 juta (kurs dapat berubah). Biaya ini sudah termasuk biaya pendaftaran, jadi kamu tidak perlu khawatir ada biaya tersembunyi lainnya. Ini adalah investasi yang sepadan untuk pengalaman berharga yang akan kamu dapatkan.
Visa kunjungan ini cukup fleksibel. Kamu bisa mendapatkannya untuk satu kali kunjungan saja, atau bahkan untuk kunjungan berulang kali. Kebijakan ini sepenuhnya tergantung pada Kementerian Luar Negeri Saudi. Jika kamu mendapatkan visa kunjungan berulang kali, masa berlakunya bisa mencapai satu tahun penuh, memberikanmu kebebasan untuk kembali lagi dan lagi.
Dengan visa ini, kamu bisa merencanakan perjalanan yang lebih mendalam. Bayangkan, kamu bisa mengunjungi situs-situs bersejarah di Madain Saleh, menikmati keindahan Laut Merah di Jeddah, atau bahkan menjelajahi gurun pasir yang menakjubkan. Visa kunjungan memberikan keleluasaan untuk merancang itinerary impianmu.
2. eVisa dan Visa on Arrival (VoA): Solusi Praktis untuk Traveler Modern
Di era digital ini, Arab Saudi juga tak mau ketinggalan dalam memberikan kemudahan bagi para wisatawan. Mereka menyediakan opsi eVisa (Electronic Visa) dan Visa on Arrival (VoA) yang sangat praktis. Ini adalah kabar gembira bagi kamu yang menyukai kemudahan dan efisiensi dalam mengurus dokumen perjalanan.
eVisa memungkinkan kamu mengajukan permohonan visa secara online sebelum keberangkatan. Prosesnya cepat dan bisa dilakukan dari mana saja, kapan saja. Sementara itu, VoA diterbitkan langsung saat kamu tiba di bandara atau pelabuhan di Saudi, cocok bagi mereka yang merencanakan perjalanan mendadak atau ingin lebih spontan.
Biaya untuk eVisa bagi WNI adalah 480 riyal Arab Saudi, sekitar Rp2,1 juta. Harga ini sudah termasuk biaya pendaftaran dan yang paling menarik, sudah termasuk asuransi kesehatan! Jadi, kamu tidak perlu repot mencari asuransi terpisah, semuanya sudah terintegrasi. Visa ini berlaku selama satu tahun dan bisa digunakan untuk masuk berulang kali, dengan lama tinggal maksimal 90 hari per kunjungan.
Namun, ada satu syarat khusus yang perlu kamu perhatikan untuk WNI yang ingin mengajukan eVisa ini. Kamu harus memiliki visa Inggris (UK), Amerika Serikat (USA), atau Schengen yang masih berlaku dan sudah pernah digunakan minimal satu kali. Ini adalah kebijakan yang ditujukan untuk memudahkan para traveler berpengalaman yang sering bepergian ke negara-negara tersebut. Jadi, jika kamu punya salah satu visa tersebut, kamu termasuk yang paling beruntung!
Dengan eVisa atau VoA, pengalaman liburanmu di Arab Saudi akan terasa lebih ringan. Kamu bisa langsung fokus pada petualanganmu, mulai dari berbelanja di souk tradisional, menikmati kuliner khas Arab, hingga mengunjungi museum-museum kelas dunia. Ini adalah pilihan paling praktis dan banyak dicari oleh para pelancong modern.
3. Visa Transit atau Stopover: Umrah Singkat atau Wisata Kilat yang Menguntungkan
Pernahkah kamu membayangkan bisa singgah sebentar di Arab Saudi saat dalam perjalanan menuju negara lain? Visa transit atau stopover mewujudkan impian itu. Visa ini diberikan khusus bagi pengunjung yang hanya singgah di Arab Saudi sebelum melanjutkan perjalanan ke negara tujuan akhir mereka. Ini adalah kesempatan emas untuk merasakan sedikit pesona Saudi tanpa harus mengajukan visa penuh.
Dengan visa transit ini, WNI dapat tinggal di Arab Saudi hingga empat hari. Waktu empat hari ini cukup ideal untuk berbagai aktivitas. Kamu bisa memanfaatkannya untuk melaksanakan umrah singkat, mengunjungi Masjid Nabawi di Madinah, atau bahkan berwisata kilat di kota-kota transit seperti Jeddah. Bayangkan, kamu bisa menambah pengalaman spiritual atau budaya di tengah perjalanan panjangmu!
Salah satu keuntungan terbesar dari visa transit ini adalah kemudahannya. Jika kamu menggunakan maskapai Saudia Airlines, pengajuan visa transit dapat dilakukan langsung melalui situs resmi maskapai saat kamu membeli tiket penerbangan dengan tujuan akhir di luar Arab Saudi. Prosesnya terintegrasi, sangat praktis, dan meminimalkan kerumitan.
Jadi, jika kamu memiliki rencana perjalanan yang melibatkan transit di Arab Saudi, jangan sia-siakan kesempatan ini. Visa transit memberikan fleksibilitas luar biasa untuk mengubah perjalanan biasa menjadi petualangan ekstra. Ini adalah cara yang cerdas dan hemat untuk menambah daftar pengalaman liburanmu.
Tips Tambahan untuk Perjalanan ke Arab Saudi
Setelah memahami jenis-jenis visa, ada beberapa tips tambahan yang bisa membuat perjalananmu ke Arab Saudi semakin lancar dan menyenangkan:
- Waktu Terbaik Berkunjung: Musim dingin (Oktober hingga Maret) adalah waktu terbaik untuk mengunjungi Arab Saudi karena cuacanya lebih sejuk dan nyaman untuk beraktivitas di luar ruangan. Hindari musim panas yang sangat terik.
- Pakaian dan Etika: Arab Saudi adalah negara dengan budaya yang kuat. Penting untuk menghormati adat istiadat setempat, terutama dalam berpakaian. Kenakan pakaian yang sopan dan menutupi bahu serta lutut. Bagi wanita, membawa kerudung adalah ide yang baik, terutama saat mengunjungi tempat-tempat ibadah.
- Transportasi: Kota-kota besar di Arab Saudi memiliki sistem transportasi yang cukup baik. Kamu bisa menggunakan taksi, layanan ride-hailing seperti Uber atau Careem, atau menyewa mobil jika kamu memiliki SIM internasional.
- Mata Uang: Mata uang resmi adalah Riyal Arab Saudi (SAR). Sebaiknya tukarkan uang di bandara atau bank resmi. Kartu kredit dan debit juga diterima luas di sebagian besar tempat.
- Konektivitas: Segera setelah tiba, pertimbangkan untuk membeli kartu SIM lokal dari operator seperti STC, Mobily, atau Zain. Ini akan memudahkanmu berkomunikasi dan mengakses internet selama di sana.
Dengan berbagai pilihan visa yang semakin mudah diakses dan tips perjalanan ini, impian untuk menjelajahi Arab Saudi kini bukan lagi sekadar angan-angan. Siapkan paspormu, pilih jenis visa yang paling sesuai dengan rencanamu, dan bersiaplah untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan di negeri yang kaya akan sejarah dan budaya ini. Selamat berpetualang!


















