banner 728x250

PBB Nobatkan Desa Wisata Terbaik 2025: Intip Pesona Pemuteran, Bali, yang Mendunia!

pbb nobatkan desa wisata terbaik 2025 intip pesona pemuteran bali yang mendunia portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar membanggakan datang dari kancah pariwisata global! Sebanyak 52 desa dari berbagai penjuru dunia baru saja dinobatkan sebagai "Desa Wisata Terbaik 2025" oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Badan Pariwisata PBB (UN Tourism). Dari ratusan pengajuan, Indonesia berhasil menempatkan satu wakilnya, yakni Desa Pemuteran di Bali, yang sukses mencuri perhatian dunia.

Pengumuman prestisius ini bukan sekadar daftar desa biasa. Ke-52 desa terpilih ini merupakan hasil seleksi ketat dari lebih 270 pengajuan yang datang dari 65 negara anggota PBB. Ini menunjukkan betapa kompetitifnya ajang ini dan betapa istimewanya desa-desa yang berhasil masuk dalam daftar.

banner 325x300

Apa Itu Desa Wisata Terbaik PBB?

Penghargaan "Best Tourism Villages" dari UN Tourism bukanlah sekadar label, melainkan sebuah pengakuan global terhadap desa-desa yang secara aktif menjadikan pariwisata sebagai motor penggerak pembangunan. Tujuannya jelas, yaitu untuk melestarikan warisan budaya, menjaga sumber daya alam, dan menciptakan ekonomi yang inklusif bagi masyarakat lokal.

Program ini juga bertujuan untuk mendorong desa-desa di seluruh dunia agar mengadopsi praktik pariwisata yang berkelanjutan. Dengan demikian, desa-desa tersebut tidak hanya menawarkan pengalaman wisata yang unik, tetapi juga berkontribusi pada kesejahteraan penduduknya dan perlindungan lingkungan.

Kriteria Ketat Penilaian UN Tourism

UN Tourism memiliki kriteria yang sangat komprehensif dalam memilih desa-desa terbaik ini. Menurut Sekretaris Jenderal Pariwisata PBB, Zurab Pololikashvili, pemilihan didasarkan pada kemampuan warga desa dalam menjaga warisan budaya, melestarikan sumber daya alam, dan menciptakan ekonomi melalui pariwisata.

Lebih detailnya, ada sembilan bidang evaluasi yang mencakup tata kelola pariwisata, keberlanjutan ekonomi, keberlanjutan sosial, keberlanjutan lingkungan, pelestarian budaya dan alam, sumber daya pariwisata, konektivitas, kesehatan dan keselamatan, serta komitmen terhadap pariwisata. Desa-desa harus unggul di semua aspek ini untuk bisa terpilih.

"Pariwisata dapat menjadi alat yang ampuh untuk memajukan kesejahteraan bersama, pertumbuhan inklusif, dan kohesi teritorial di daerah pedesaan," kata Zurab Pololikashvili pada 17 Oktober 2025. Ia juga menambahkan bahwa desa-desa ini membuktikan bahwa dengan merangkul pariwisata, mereka dapat mempromosikan inklusi sosial dan membangun masa depan yang lebih baik.

Pemuteran, Permata Tersembunyi di Barat Bali yang Mendunia

Dari 52 desa yang terpilih, satu nama yang membuat bangga Indonesia adalah Desa Pemuteran, yang terletak di Kabupaten Buleleng, Bali. Desa ini berada di sisi barat Pulau Dewata, jauh dari hiruk pikuk kawasan selatan Bali yang ramai, menawarkan ketenangan dan keindahan alam yang luar biasa.

Pemuteran selama ini dikenal sebagai surga bagi para penyelam dan penggemar snorkeling. Perairan di sini cenderung tenang, menjadikannya lokasi ideal untuk menjelajahi keindahan bawah laut yang kaya. Terumbu karang yang sehat dan beragam biota laut siap menyambut setiap pengunjung.

Akses menuju Pulau Menjangan, sebuah pulau kecil yang terkenal dengan keindahan taman lautnya, serta Taman Nasional Bali Barat, juga sangat mudah dijangkau dari Pemuteran. Ini menjadikan desa ini sebagai gerbang menuju petualangan alam yang tak terlupakan di Bali bagian barat.

Lebih dari Sekadar Pantai Indah: Kisah Konservasi Pemuteran

Keindahan Pemuteran tidak hanya terbatas pada pemandangan pantainya yang menawan. Desa ini juga dikenal sebagai pelopor dalam upaya konservasi laut, khususnya restorasi terumbu karang. Pemuteran adalah rumah bagi proyek Biorock, sebuah teknologi inovatif yang membantu mempercepat pertumbuhan terumbu karang.

Inisiatif konservasi ini melibatkan aktif masyarakat lokal, yang secara kolektif menjaga dan mengembangkan ekosistem laut mereka. Para nelayan beralih profesi menjadi pemandu wisata atau terlibat dalam proyek restorasi, menciptakan model pariwisata berkelanjutan yang menguntungkan semua pihak.

Komitmen Pemuteran terhadap keberlanjutan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat inilah yang membuatnya sangat sesuai dengan kriteria Desa Wisata Terbaik PBB. Mereka tidak hanya menawarkan destinasi yang indah, tetapi juga sebuah kisah inspiratif tentang bagaimana pariwisata dapat menjadi kekuatan positif untuk perubahan.

Dampak dan Kebanggaan bagi Indonesia

Penghargaan ini membawa dampak besar bagi Pemuteran dan juga Indonesia. Bagi Pemuteran, pengakuan global ini akan meningkatkan visibilitasnya sebagai destinasi ekowisata kelas dunia, berpotensi menarik lebih banyak wisatawan yang bertanggung jawab dan menghargai upaya konservasi.

Bagi Indonesia, ini adalah validasi bahwa upaya pengembangan pariwisata berkelanjutan yang telah dilakukan membuahkan hasil. Ini juga menjadi motivasi bagi desa-desa lain di seluruh nusantara untuk mengikuti jejak Pemuteran, mengembangkan potensi lokal mereka dengan tetap menjaga kelestarian alam dan budaya.

Indonesia, dengan kekayaan alam dan budayanya yang melimpah, memiliki potensi besar untuk menempatkan lebih banyak desa dalam daftar prestisius ini di masa depan. Ini adalah langkah maju dalam mewujudkan pariwisata yang tidak hanya indah, tetapi juga bermakna dan berkelanjutan.

Jaringan Desa Wisata Terbaik Global (BTV)

Selain 52 desa yang dinobatkan sebagai Desa Wisata Terbaik 2025, ada 20 desa lainnya yang bergabung dalam Program Peningkatan. Seluruh 72 desa ini kini menjadi bagian dari Jaringan Desa Wisata Terbaik (BTV), sebuah komunitas global yang terus berkembang.

Jaringan BTV ini berfungsi sebagai platform bagi desa-desa untuk berbagi praktik terbaik, berkolaborasi, dan belajar dari pengalaman satu sama lain. Dengan diumumkannya 72 anggota baru, kini sebanyak 319 desa menjadi bagian dari komunitas destinasi pedesaan terbesar di dunia ini.

Keanggotaan dalam jaringan ini memberikan kesempatan berharga bagi desa-desa untuk mendapatkan dukungan teknis, pelatihan, dan akses ke pasar global. Ini adalah bukti nyata komitmen UN Tourism dalam mendukung pembangunan pedesaan melalui pariwisata yang bertanggung jawab.

Daftar Global yang Menginspirasi

Selain Indonesia, beberapa negara lain juga berhasil menempatkan lebih dari satu desa dalam daftar Desa Wisata Terbaik PBB 2025. Sebut saja Argentina, China, Jepang, Korea Selatan, bahkan Iran dan Turkiye, yang menunjukkan keragaman geografis dan budaya desa-desa yang diakui.

Daftar lengkap 52 desa ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, baik pemerintah, pelaku pariwisata, maupun masyarakat lokal, untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi desa mereka. Ini membuktikan bahwa pariwisata pedesaan memiliki kekuatan besar untuk menciptakan perubahan positif.

Keberhasilan Pemuteran menjadi salah satu dari 52 desa terbaik di dunia adalah pencapaian luar biasa yang patut kita banggakan. Ini adalah undangan bagi kita semua untuk menjelajahi keindahan dan kearifan lokal yang ditawarkan desa-desa di Indonesia, sambil tetap mendukung praktik pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

banner 325x300