banner 728x250

Bikin Bangga! 2 Hotel Bali Ini Resmi Jadi yang Terbaik di Dunia 2025, Intip Pesonanya!

bikin bangga 2 hotel bali ini resmi jadi yang terbaik di dunia 2025 intip pesonanya portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Kabar gembira datang dari kancah pariwisata internasional! Indonesia kembali menorehkan prestasi gemilang, khususnya melalui pesona Pulau Dewata. Dua properti hotel mewah di Bali berhasil menembus daftar paling bergengsi, ‘The World’s 50 Best Hotels 2025’, yang baru saja diumumkan di London, Inggris.

Pencapaian ini tentu menjadi bukti nyata daya tarik tak tertandingi Bali di mata dunia. Prestasi ini bukan hanya sekadar penghargaan, melainkan pengakuan global atas standar pelayanan, inovasi, dan komitmen terhadap keberlanjutan yang ditawarkan oleh industri perhotelan di Indonesia.

banner 325x300

Bali Kembali Ukir Sejarah: Dua Properti Masuk Daftar Elit Dunia

Melansir laporan dari CNN, dua hotel kebanggaan Tanah Air yang berhasil memukau para juri dan pakar industri adalah Desa Potato Head di Seminyak dan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve di Ubud. Kehadiran keduanya dalam daftar elit ini menegaskan posisi Bali sebagai destinasi pariwisata kelas dunia yang tak hanya indah, tetapi juga menawarkan pengalaman menginap tak terlupakan.

Desa Potato Head, yang terletak di kawasan Seminyak yang trendi, berhasil menduduki peringkat ke-18. Sementara itu, Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve, yang menawarkan ketenangan di tengah hijaunya Ubud, menempati posisi ke-50. Kedua hotel ini dikenal luas karena konsepnya yang kuat dalam memadukan keberlanjutan lingkungan dengan kekayaan budaya lokal, menjadikannya magnet bagi wisatawan global.

Desa Potato Head: Surga Berkelanjutan di Seminyak

Desa Potato Head bukan sekadar hotel, melainkan sebuah kompleks kreatif yang mengusung filosofi "Good Times, Do Good". Berada di Seminyak, properti ini berhasil menciptakan ekosistem yang harmonis antara kemewahan, seni, musik, kuliner, dan yang terpenting, keberlanjutan. Setiap sudutnya dirancang dengan mempertimbangkan dampak lingkungan, mulai dari penggunaan material daur ulang hingga program pengelolaan limbah yang inovatif.

Para tamu di Desa Potato Head tidak hanya menikmati fasilitas bintang lima, tetapi juga diajak untuk menjadi bagian dari gerakan keberlanjutan. Mereka bisa mengikuti lokakarya daur ulang, menikmati hidangan dari bahan-bahan lokal, atau sekadar bersantai di tepi kolam renang sambil menikmati pemandangan laut. Inilah yang membuat Desa Potato Head berbeda dan layak mendapatkan posisi ke-18 di daftar bergengsi dunia.

Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve: Oase Ketenangan di Ubud

Bergeser ke jantung budaya Bali, Ubud, kita menemukan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve. Hotel ini menawarkan pengalaman menginap yang jauh lebih intim dan spiritual. Terletak di tepi Sungai Ayung dengan pemandangan sawah terasering yang menakjubkan, Mandapa dirancang sebagai "suaka" bagi mereka yang mencari ketenangan dan pemulihan diri.

Dengan hanya 60 vila dan suite, setiap detail di Mandapa dirancang untuk memanjakan indra dan menenangkan jiwa. Layanan personal dari "Patih" (butler) yang siap memenuhi setiap kebutuhan tamu, hingga program wellness yang mendalam seperti yoga dan meditasi, menjadikan Mandapa destinasi ideal untuk melarikan diri dari hiruk pikuk. Konsep kemewahan yang menyatu dengan alam dan budaya lokal inilah yang mengantarkannya ke posisi ke-50.

Mengapa Penghargaan Ini Penting bagi Pariwisata Indonesia?

Penghargaan ‘The World’s 50 Best Hotels’ memiliki dampak signifikan bagi citra pariwisata Indonesia. Pertama, ini adalah validasi global bahwa Indonesia, khususnya Bali, mampu bersaing di level tertinggi dalam industri perhotelan mewah. Kedua, pengakuan ini akan menarik lebih banyak wisatawan kelas atas yang mencari pengalaman unik dan berkualitas, yang pada gilirannya akan meningkatkan devisa negara.

Selain itu, prestasi ini juga menjadi inspirasi bagi pelaku industri pariwisata lainnya di Indonesia untuk terus berinovasi dan meningkatkan standar. Ini membuktikan bahwa komitmen terhadap keberlanjutan dan pelestarian budaya lokal bukanlah halangan, melainkan nilai tambah yang sangat dihargai oleh pasar global.

Di Balik Prestasi: Apa Itu ‘The World’s 50 Best Hotels’?

Daftar ‘The World’s 50 Best Hotels’ bukanlah sembarang peringkat. Ini adalah penghargaan paling bergengsi yang disusun berdasarkan penilaian ketat dari World’s 50 Best Hotel Academy. Akademi ini terdiri dari 800 pakar industri perhotelan, termasuk pelaku usaha, jurnalis perjalanan, dan kritikus hotel terkemuka, yang tersebar di 13 wilayah global.

Para juri ini menilai berbagai aspek, mulai dari desain dan arsitektur, kualitas layanan, fasilitas, pengalaman tamu, hingga komitmen terhadap keberlanjutan dan integrasi dengan budaya lokal. Oleh karena itu, masuk dalam daftar ini adalah sebuah kehormatan besar yang menunjukkan kualitas luar biasa dari sebuah properti hotel.

Dominasi Asia di Puncak Daftar: Rosewood Hong Kong Raih Gelar Terbaik

Dalam daftar paling bergengsi tahun 2025 ini, gelar hotel terbaik di dunia disabet oleh Rosewood Hong Kong. Meskipun baru beroperasi selama enam tahun, hotel setinggi 65 lantai ini telah menjelma menjadi ikon baru di cakrawala Hong Kong dan simbol kemewahan di Asia. Angus Pitkethley, Direktur Penjualan dan Pemasaran Kompleks Rosewood Hong Kong, mengungkapkan rasa emosional dan bangganya atas penghargaan tersebut.

Emma Sleight, Head of Content The World’s 50 Best Hotels, menyebutkan bahwa daftar tahun ini merupakan capaian positif yang mencakup properti-properti terbaik dari 22 destinasi yang tersebar di enam benua. Tren kuat tahun ini menunjukkan dominasi hotel-hotel dari Asia di peringkat teratas, menandakan pertumbuhan pesat dan kualitas tak tertandingi dari industri perhotelan di benua ini.

Deretan Hotel Asia Lain yang Memukau

Selain Rosewood Hong Kong, ada banyak hotel dari Asia yang juga bersinar. Four Seasons Bangkok at Chao Phraya River dan Capella Bangkok, keduanya berlokasi di Thailand, berhasil menempati posisi kedua dan ketiga. Ini menunjukkan betapa kuatnya daya saing hotel-hotel di Asia dalam menawarkan pengalaman tamu kelas dunia.

Hanya Passalacqua di Danau Como, Italia, yang berhasil memecah dominasi Asia dengan menempati posisi keempat. Sementara itu, hotel bersejarah Raffles Singapore, yang dikenal sebagai tempat lahirnya koktail legendaris Singapore Sling, melengkapi posisi lima besar. Properti Asia lain yang turut menghiasi daftar ini antara lain Mandarin Oriental Bangkok (No. 7), The Upper House Hong Kong (No. 10), Bulgari Tokyo (No. 15), dan Aman Tokyo (No. 25).

Intip Daftar Lengkap ‘The World’s 50 Best Hotels 2025’

Penasaran hotel mana saja yang berhasil masuk dalam daftar paling prestisius ini? Berikut adalah daftar lengkap ‘The World’s 50 Best Hotels 2025’ yang patut kamu ketahui, termasuk dua kebanggaan dari Bali:

  1. Rosewood Hong Kong
  2. Four Season Bangkok at Chao Phraya River (Thailand)
  3. Capella Bangkok (Thailand)
  4. Passalacqua (Italia)
  5. Raffles Singapore
  6. Atlantis The Royal (Dubai)
  7. Mandarin Oriental Bangkok (Thailand)
  8. Chable Yucatan (Chochola, Meksiko)
  9. Four Seasons Firenze (Florence, Italia)
  10. Upper House Hong Kong
  11. Copacabana Palace (Rio de Janeiro, Brasil)
  12. Capella Sydney (Australia)
  13. Royal Mansour (Marrakesh, Maroko)
  14. Mandarin Oriental Qianmen (Beijing, China)
  15. Bulgari Tokyo (Jepang)
  16. Claridge’s (Londong, Inggris)
  17. Four Season Astir Palace (Athena, Yunani)
  18. Desa Potato Head (Bali, Indonesia)
  19. Le Bristol (Prancis)
  20. Jumeirah Marsa Al Arab (Dubai)
  21. Cheval Blanc Paris (Prancis)
  22. Bulgari Roma (Italia)
  23. Hotel de Crillon (Prancis)
  24. Rosewood Sao Paulo (Brasil)
  25. Aman Tokyo (Jepang)
  26. Hotel Il Pellicano (Porto Ercole, Itallia)
  27. Hotel du Couvent (Nice, Prancis)
  28. Soneva Fushi (Maldives)
  29. The Connaught (London, Inggris)
  30. La Mamounia (Marrakesh, Maroko)
  31. Raffles London at The OWO (Inggris)
  32. The Emory (London, Inggris)
  33. Maroma (Rivera Maya, Meksiko)
  34. The Calile (Brisbane, Australia)
  35. The Lana (Dubai)
  36. Hotel de Paris Monte-Carlo (Monako)
  37. Janu Tokyo (Jepang)
  38. The Taj Mahal Palace (Mumbai, India)
  39. One&Only Mandarina (Riviera Nayarit, Meksiko)
  40. Singita (Kruger National Park, Afrika Selatan)
  41. Mandarin Oriental Hong Kong
  42. Hotel Bel-Air (Los Angeles, Amerika Serikat)
  43. The Mark (New York, Amerika Serikat)
  44. Las Ventamas al Paraiso (Los Cobos, Meksiko)
  45. The Tokyo Edition Toranomon (Jepang)
  46. Hotel The Mitsui (Kyoto, Jepang)
  47. Estelle Manor (Witney, Inggris)
  48. Grand Park Hotel Rovinj (Kroasia)
  49. Hotel Sacher Vienna (Austria)
  50. Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve (Bali, Indonesia).

Masa Depan Gemilang Pariwisata Indonesia

Prestasi Desa Potato Head dan Mandapa, a Ritz-Carlton Reserve, ini bukan hanya sekadar daftar, melainkan cerminan dari dedikasi dan inovasi yang terus berkembang di sektor pariwisata Indonesia. Ini adalah undangan bagi dunia untuk datang dan merasakan langsung keramahan, keindahan alam, serta kekayaan budaya yang ditawarkan Indonesia.

Dengan pengakuan global seperti ini, masa depan pariwisata Indonesia terlihat semakin cerah. Semoga lebih banyak lagi properti dan destinasi di Tanah Air yang mampu mengikuti jejak kedua hotel ini, membawa nama Indonesia semakin harum di kancah internasional. Jadi, kapan kamu berencana mengunjungi salah satu dari hotel terbaik dunia ini?

banner 325x300