Kondisi gawat darurat pada anak seringkali datang tanpa peringatan, dan sebagai orang tua, kita wajib sigap. Salah satu situasi yang paling mengkhawatirkan adalah serangan asma, sebuah kondisi peradangan dan penyempitan saluran napas yang bisa menghambat aliran udara masuk dan keluar paru-paru si kecil. Jangan sampai terlambat, kenali tanda-tandanya!
Asma pada Anak: Bukan Sekadar Batuk Biasa
Asma pada anak bukanlah kondisi yang bisa dianggap remeh. Ini adalah peradangan kronis pada saluran napas (bronkus) yang menyebabkan penyempitan dan menghambat aliran udara. Akibatnya, anak kesulitan bernapas dengan normal.
dr. Madeleine Ramdhani Jasin, Sp.A (K), Dokter Spesialis Pediatri Konsultan Paru & Pernapasan Anak dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan, menjelaskan bahwa saat asma kambuh, otot-otot saluran napas menegang (bronkokonstriksi) dan produksi lendir berlebih menyumbat jalan udara. Kombinasi ini membuat anak merasakan sesak napas yang luar biasa.
Kapan Harus Panik? Kenali Tanda Asma Gawat Darurat pada Anak
Orang tua seringkali bingung membedakan batuk biasa dengan serangan asma. Ada beberapa tanda kunci yang harus kamu waspadai dan menjadi sinyal untuk segera membawa anak ke rumah sakit. Jangan tunda, waktu adalah kunci dalam penanganan asma.
Segera bawa anak ke fasilitas kesehatan jika ia sering batuk, terutama di malam hari atau saat beraktivitas fisik. Sesak napas yang terlihat jelas, atau terdengar suara mengi seperti siulan saat bernapas, adalah indikasi kuat serangan asma.
Yang paling krusial, dr. Madeleine mengingatkan, adalah jika bibir atau wajah anak mulai terlihat kebiruan. Ini adalah tanda tubuh kekurangan oksigen (hipoksia) dan membutuhkan penanganan medis secepatnya. Pemeriksaan dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius dan mengancam jiwa.
Siapa yang Berisiko Tinggi Terkena Asma Anak?
Meskipun asma bisa menyerang siapa saja, ada beberapa faktor risiko yang membuat anak lebih rentan. Salah satu faktor utama adalah riwayat keluarga. Anak yang memiliki orang tua atau saudara kandung dengan riwayat asma, alergi, atau eksim (atopi) memiliki risiko lebih tinggi.
Kondisi atopi ini seringkali muncul sejak usia dini, sehingga penting bagi orang tua dengan riwayat keluarga tersebut untuk lebih peka terhadap gejala asma pada anak mereka. Deteksi dini dan pemantauan adalah kunci untuk manajemen yang efektif.
Penanganan Cepat dan Tepat: Apa yang Dilakukan di Rumah Sakit?
Ketika anak mengalami serangan asma akut, penanganan cepat dan tepat sangatlah vital. Mayapada Hospital Jakarta Selatan memahami urgensi ini dan menyediakan layanan Pediatric Emergency (IGD) dengan Dokter Spesialis Anak yang berjaga 24 jam penuh. Ini memastikan anak mendapatkan penanganan awal segera tanpa penundaan.
Setelah penanganan awal di IGD untuk menstabilkan kondisi, anak akan menjalani pemeriksaan lanjutan di Pediatric Center. Teknologi seperti spirometri atau peak flow digunakan untuk anak di atas 5 tahun, sementara analisis gejala akan dilakukan untuk usia di bawah 5 tahun. Pemeriksaan ini membantu dokter memahami tingkat keparahan dan merencanakan perawatan jangka panjang.
Bukan Hanya Obat: Strategi Mencegah Asma Kambuh di Rumah
Mengendalikan asma tidak hanya bergantung pada obat-obatan, tetapi juga pada pencegahan. dr. Madeleine memaparkan, orang tua bisa berperan aktif dalam mencegah asma kambuh dengan menghindari pemicunya. Lingkungan rumah yang bersih adalah langkah pertama yang krusial.
Jaga kebersihan rumah, hindari penggunaan karpet yang bisa menjadi sarang debu, dan gunakan sprei anti-debu. Pastikan lingkungan rumah bebas dari asap rokok, karena paparan asap ini bisa menjadi pemicu kuat serangan asma. Jauhkan anak dari polusi udara sebisa mungkin, terutama saat kualitas udara memburuk.
Selain itu, orang tua juga disarankan untuk mencatat gejala yang muncul dan konsultasikan dengan dokter bila memerlukan tes alergi. Dengan mengetahui pemicu spesifik, kita bisa mengambil langkah pencegahan yang lebih terarah dan efektif.
Pilihan Obat Asma: Dari Pereda Cepat hingga Pengendali Jangka Panjang
Manajemen asma pada anak melibatkan berbagai jenis obat, disesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat keparahan. Saat serangan asma muncul, ada obat pereda cepat yang bisa diandalkan.
dr. Madeleine menyebutkan salbutamol (Ventolin) sebagai salah satu obat pereda cepat yang umum digunakan. Untuk pengendalian harian dan jangka panjang, umumnya digunakan kortikosteroid inhalasi, atau dikombinasikan dengan LABA (Long-Acting Beta Agonist) atau leukotrien modifier.
Pada kasus yang lebih berat, dapat digunakan antikolinergik atau terapi biologik untuk mengontrol peradangan. Jika kadar oksigen anak menurun (hipoksia), Dokter Madeleine menyarankan orang tua untuk segera memberikan terapi oksigen sesuai anjuran dokter.
Mayapada Hospital: Pusat Layanan Komprehensif untuk Kesehatan Anak
Mayapada Hospital Jakarta Selatan berkomitmen penuh untuk menyediakan layanan kesehatan anak yang menyeluruh. Selain Pediatric Emergency 24 jam, mereka juga memiliki Pediatric Center, yakni pusat layanan komprehensif khusus anak yang terintegrasi.
Layanan ini mampu menangani berbagai kondisi kesehatan anak, mulai dari alergi, autoimun, penyakit metabolik, gangguan saluran cerna, kanker, penyakit jantung anak, hingga tindakan pembedahan. Semua didukung oleh tim dokter multidisiplin yang berpengalaman dan fasilitas modern. Untuk booking konsultasi dokter, kamu bisa menghubungi call center 150770 atau menggunakan aplikasi MyCare.
MyCare App: Sahabat Orang Tua Modern
Di era digital ini, kemudahan akses informasi kesehatan sangatlah penting. Mayapada Hospital menghadirkan aplikasi MyCare sebagai solusi praktis bagi para orang tua. Aplikasi ini dilengkapi fitur Health Articles & Tips yang berisi informasi dan tips seputar kesehatan anak, membantumu tetap update dengan pengetahuan terbaru.
Tak hanya itu, fitur Personal Health yang terhubung dengan Health Access dan Google Fit memungkinkanmu memantau berbagai aspek kesehatan si kecil secara detail. Kamu bisa melacak jumlah langkah harian, kalori yang terbakar, detak jantung, hingga Body Mass Index (BMI) anak.
Dengan mengunduh aplikasi MyCare dari Mayapada Hospital, kamu juga berkesempatan mendapatkan poin reward berupa potongan harga untuk berbagai jenis pemeriksaan di seluruh unit Mayapada Hospital. Ini adalah nilai tambah yang sangat bermanfaat bagi keluarga. Jangan ragu, segera unduh MyCare dan jadikan kesehatan anak prioritas utama!


















