banner 728x250

Siap Jadi Bintara Brimob 2025? Pendaftaran Cuma 8 Hari, Jangan Sampai Ketinggalan Kesempatan Emas Ini!

siap jadi bintara brimob 2025 pendaftaran cuma 8 hari jangan sampai ketinggalan kesempatan emas ini portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Jakarta – Kesempatan emas untuk bergabung dengan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri kembali terbuka! Pendaftaran Bintara Brimob akan resmi dibuka pada 10 November 2025, bertepatan dengan momen bersejarah Hari Pahlawan. Ini adalah panggilan bagi kamu yang berjiwa ksatria dan ingin mengabdi pada negara.

Namun, ada satu hal penting yang wajib kamu catat: periode pendaftaran kali ini sangat singkat. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang bisa mencapai satu bulan, pendaftaran Bintara Brimob 2025 hanya akan berlangsung selama delapan hari saja, yaitu mulai 10 hingga 18 November 2025. Informasi ini telah dikonfirmasi melalui akun Instagram resmi @rekrutmen_polri.

banner 325x300

Waktu yang terbatas ini tentu menuntut persiapan yang ekstra dan matang. Bagi kamu yang sudah lama mendambakan seragam kebanggaan Brimob, inilah saatnya untuk segera mempersiapkan diri sebaik mungkin. Jangan sampai kesempatan berharga ini terlewat begitu saja.

Lantas, apa saja syarat yang harus kamu penuhi dan bagaimana cara mendaftar untuk menjadi bagian dari Bintara Brimob di bawah naungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) ini? Mari kita bedah tuntas semua informasinya agar kamu tidak salah langkah.

Belum Ada Pengumuman Resmi, Tapi Ini Bocoran Syaratnya!

Hingga saat ini, dokumen pengumuman resmi terkait pendaftaran Bintara Brimob November 2025 memang belum diunggah melalui laman resmi Penerimaan Polri. Ini adalah hal yang wajar mengingat jadwal pendaftaran masih setahun ke depan.

Meski begitu, kamu tidak perlu khawatir. Syarat pendaftaran Bintara Polri pada periode sebelumnya, yang tertuang dalam Pengumuman Nomor: Peng/11/II/DIK.2.1/2025 tentang Penerimaan Bintara Polri Tahun Anggaran 2025, bisa menjadi acuan utama. Ini adalah panduan terbaik untuk memulai persiapanmu dari sekarang.

Persyaratan Umum: Fondasi Calon Anggota Polri

Sebelum melangkah lebih jauh ke persyaratan khusus Brimob, kamu harus memenuhi dulu persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh setiap calon anggota Polri. Ini adalah fondasi dasar yang tidak bisa ditawar, sesuai dengan Pasal 21 ayat (1) UU No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Pertama, kamu haruslah Warga Negara Indonesia (WNI) yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945. Kedua, kamu harus sehat jasmani dan rohani, bebas dari penyakit kronis atau kondisi yang menghambat tugas kepolisian. Ketiga, tidak pernah dipidana karena melakukan suatu kejahatan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

Keempat, kamu harus berwibawa, jujur, adil, dan berkelakuan baik. Ini mencerminkan integritas yang tinggi sebagai penegak hukum. Kelima, berumur paling rendah 18 tahun pada saat pembukaan pendidikan, menunjukkan kematangan dan kesiapan mental. Terakhir, kamu harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI, menunjukkan komitmen penuh terhadap pengabdian.

Persyaratan Khusus: Detail Penting yang Wajib Kamu Tahu

Setelah persyaratan umum terpenuhi, kini saatnya memperhatikan detail-detail penting dalam persyaratan khusus. Ini akan membedakanmu dari pelamar lainnya dan memastikan kamu benar-benar memenuhi kualifikasi yang dicari Polri.

  • Status Keanggotaan dan Pendidikan:
    Kamu tidak boleh merupakan anggota atau mantan anggota Polri, TNI, ataupun PNS. Selain itu, kamu juga belum pernah mengikuti pendidikan pembentukan Polri, TNI, maupun Sekolah Kedinasan lainnya. Ini untuk memastikan kamu adalah calon baru yang siap dibentuk dari awal.

  • Kualifikasi Pendidikan dan Nilai:
    Untuk lulusan SMA/Sederajat, kamu harus memiliki ijazah (bukan lulusan atau berijazah Paket A, B, dan C). Nilai rata-rata ijazahmu juga akan menjadi pertimbangan penting, umumnya minimal 70.00 atau 75.00 tergantung kebijakan tahun tersebut. Pastikan nilai-nilai ini sudah kamu penuhi.

    Bagi kamu yang memiliki ijazah Sarjana Terapan (D-IV) atau S-1, minimal IPK yang disyaratkan adalah 2,75. Pastikan juga prodi yang kamu ambil sudah terakreditasi oleh BAN-PT atau lembaga akreditasi resmi lainnya. Ini menunjukkan kualitas pendidikanmu.

    Jika kamu memperoleh ijazah dari sekolah luar negeri, jangan lupa untuk segera mengurus pengesahan ijazah tersebut dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Tanpa pengesahan ini, ijazahmu tidak akan diakui.

  • Batas Usia:
    Usia juga menjadi faktor krusial. Umumnya, untuk lulusan SMA/Sederajat, batas usia adalah 17 hingga 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan. Sementara untuk lulusan D-IV/S-1, batas usia bisa lebih tinggi, biasanya hingga 25 tahun. Pastikan usiamu masuk dalam rentang yang ditentukan.

  • Status Pernikahan dan Keluarga:
    Ini adalah salah satu syarat yang paling tegas. Kamu harus belum pernah menikah, hamil/melahirkan, dan tidak memiliki anak biologis. Selain itu, kamu juga harus siap untuk tidak menikah selama masa pendidikan. Komitmen penuh terhadap pendidikan dan tugas menjadi prioritas.

  • Penampilan Fisik:
    Tidak bertato dan tidak bertindik di telinga ataupun di anggota badan lainnya adalah syarat mutlak. Pengecualian hanya diberikan jika hal tersebut disebabkan oleh ketentuan adat atau agama yang diakui. Ini berkaitan dengan citra dan disiplin anggota Polri.

  • Kesehatan dan Integritas:
    Kamu harus dinyatakan bebas narkoba berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan oleh Panitia Pusat (Panpus) atau Panitia Daerah (Panda). Selain itu, kamu tidak boleh mendukung atau ikut serta dalam organisasi/pemahaman yang bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, serta Bhinneka Tunggal Ika.

    Integritas juga mencakup tidak melakukan perbuatan yang melanggar norma agama, kesusilaan, sosial, serta norma hukum. Calon anggota Polri harus menjadi teladan bagi masyarakat.

  • Komitmen dan Domisili:
    Kamu harus bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan ditugaskan pada semua bidang tugas kepolisian. Komitmen ini harus dituangkan dalam surat bermaterai yang ditandatangani oleh calon peserta serta orang tua/wali.

    Penting juga untuk tidak mempercayai pihak-pihak yang menawarkan, menjanjikan, ataupun menjamin kelulusan dalam proses penerimaan. Surat pernyataan bermaterai mengenai hal ini juga wajib ditandatangani.

    Mengenai domisili, umumnya calon peserta harus berdomisili minimal 2 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar. Ini dibuktikan dengan KTP atau Kartu Keluarga.

  • Ketentuan Tambahan:
    Jika kamu saat ini berstatus karyawan, kamu perlu melampirkan surat izin dari instansi tempatmu bekerja. Ini untuk memastikan tidak ada masalah administrasi saat kamu diterima.

    Perlu diingat, peserta yang gagal di tahapan tes PMK (Penelusuran Mental Kepribadian) pada tahun sebelumnya tidak dapat mendaftar kembali. Begitu pula dengan peserta yang diberhentikan dari proses pendidikan TNI/Polri/Sekolah Kedinasan lainnya, atau mantan siswa yang diberhentikan secara tidak terhormat dari pendidikan yang dibiayai oleh negara.

    Terakhir, bagi peserta yang lulus, kamu wajib melampirkan kartu BPJS Kesehatan yang aktif. Ini menunjukkan kesiapanmu dalam hal jaminan kesehatan.

Persyaratan Khusus Bintara Brimob: Fisik Prima adalah Kunci!

Selain persyaratan umum dan khusus Polri, ada beberapa kriteria spesifik yang wajib dipenuhi jika kamu ingin menjadi Bintara Brimob. Ini berkaitan erat dengan tugas dan fungsi Brimob yang menuntut fisik prima dan ketahanan tinggi.

Pertama, mengenai ijazah minimal, biasanya sama dengan persyaratan umum Polri, yaitu SMA/Sederajat atau D-IV/S-1. Namun, yang paling menonjol adalah persyaratan tinggi badan.

Untuk pria, tinggi badan minimal yang disyaratkan adalah 160 cm. Namun, ada pengecualian khusus untuk Daerah Pesisir OAP (Orang Asli Papua) yang memerlukan tinggi minimal 163 cm, dan Daerah Pegunungan OAP yang memerlukan tinggi minimal 160 cm. Wilayah OAP meliputi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya. Pastikan kamu memenuhi standar tinggi badan ini karena Brimob sangat mengedepankan aspek fisik.

Panduan Lengkap Cara Pendaftaran Bintara Brimob Online

Proses pendaftaran Bintara Brimob, berdasarkan periode sebelumnya, dilakukan secara online melalui laman resmi www.penerimaan.polri.go.id. Ikuti langkah-langkah berikut dengan cermat agar tidak ada kesalahan:

  1. Buat Akun dan Verifikasi:
    Langkah pertama adalah membuat akun pendaftaran di situs tersebut. Isi data diri yang diminta dengan benar dan lengkap. Setelah itu, kamu akan menerima email verifikasi. Pastikan emailmu aktif dan segera lakukan verifikasi.

  2. Login dan Isi Biodata:
    Setelah akunmu terverifikasi, login kembali ke sistem menggunakan username dan password yang telah kamu buat. Lengkapi biodata diri secara detail dan unggah foto terbaru sesuai ketentuan. Pastikan semua informasi akurat.

  3. Pilih Jenis Seleksi:
    Di menu pendaftaran, pilih jenis seleksi "Bintara Brimob". Jangan sampai salah pilih karena ini akan menentukan jalur pendaftaranmu.

  4. Cetak Formulir Pendaftaran:
    Setelah semua data terisi dan jenis seleksi terpilih, cetak formulir pendaftaran online yang tersedia. Formulir ini akan menjadi bukti awal pendaftaranmu.

  5. Verifikasi ke Polres/Polda:
    Bawa formulir pendaftaran online dan berkas persyaratan awal ke Polres atau Polda terdekat untuk proses verifikasi. Di sini, petugas akan memeriksa kelengkapan dan keabsahan dokumenmu.

  6. Dapatkan Nomor Registrasi:
    Jika verifikasi berhasil, kamu akan mendapatkan nomor registrasi, nama pengguna (username), serta kata sandi (password) resmi. Simpan baik-baik informasi ini karena akan digunakan untuk login selanjutnya.

  7. Lengkapi Berkas Digital:
    Buka kembali laman resmi pendaftaran Brimob dan login menggunakan data yang baru kamu dapatkan. Unduh nomor registrasi online, lalu lengkapi dan unggah satu per satu berkas persyaratan digital pada menu "Berkas". Pastikan semua dokumen di-scan dengan jelas dan sesuai format yang diminta.

Tahapan Seleksi: Perjalanan Panjang Menuju Brimob

Perjalanan untuk menjadi Bintara Brimob bukanlah hal yang instan. Pada periode sebelumnya, seleksi penerimaan Bintara Brimob berlangsung selama kurang lebih enam bulan. Ini adalah serangkaian tahapan ketat yang menguji fisik, mental, dan intelektualmu.

Tahapan seleksi umumnya meliputi: Pemeriksaan Administrasi Awal, Tes Kesehatan Tahap I, Tes Psikologi Tahap I, Tes Akademik (meliputi Pengetahuan Umum, Wawasan Kebangsaan, Matematika, dan Bahasa Inggris), Tes Kesamaptaan Jasmani (lari, pull up, sit up, push up, shuttle run), Tes Kesehatan Tahap II, Tes Psikologi Tahap II (wawancara), Tes Penelusuran Mental Kepribadian (PMK), dan terakhir Sidang Kelulusan Akhir.

Setiap tahapan memiliki bobot dan tingkat kesulitan tersendiri. Oleh karena itu, persiapan yang komprehensif dari sekarang adalah kunci utama kesuksesanmu. Jangan hanya fokus pada satu aspek, tapi persiapkan diri secara menyeluruh, baik fisik, mental, maupun akademik.

Kesempatan menjadi Bintara Brimob adalah sebuah kehormatan dan tanggung jawab besar. Dengan waktu pendaftaran yang singkat, kamu harus bergerak cepat dan cerdas dalam mempersiapkan diri. Semoga berhasil dan sampai jumpa di pendidikan Bintara Brimob 2025!

banner 325x300