Para penggemar film horor di Indonesia kini bisa bersiap-siap untuk merasakan teror mencekam yang akan datang. Trailer perdana untuk adaptasi lokal dari film horor Thailand legendaris, "Shutter," telah resmi dirilis pada Kamis (18/9), menampilkan Vino G. Bastian dalam peran yang dijamin bikin bulu kuduk berdiri. Film ini menjanjikan pengalaman horor yang intens, dengan sentuhan lokal yang segar.
Teror Mencekam di Balik Lensa Kamera
Dalam "Shutter" versi Indonesia, Vino G. Bastian memerankan karakter Darwin, seorang fotografer yang hidupnya mendadak berubah drastis. Jepretan kameranya mulai menangkap sosok-sosok misterius yang diduga hantu, muncul di berbagai acara dan lokasi yang ia kunjungi. Bayangan putih hingga rupa manusia yang jelas namun tak kasat mata, semuanya terekam dalam bidikan Darwin.
Awalnya, teman-teman Darwin menanggapi fenomena ini dengan gurauan, menyebutnya sebagai "foto hantu" tanpa serius. Namun, bagi Darwin, situasi ini semakin lama semakin tidak masuk akal dan mulai mengganggu ketenangan hidupnya. Ia bahkan mencoba berbagi pengalaman aneh ini dengan pasangannya, Pia, yang diperankan oleh Anya Geraldine.
Bukan Sekadar Foto Hantu Biasa
Ironisnya, Pia sendiri juga mulai mengalami kejadian-kejadian aneh yang tak bisa dijelaskan secara logis. Ia kemudian menaruh curiga bahwa sosok misterius di foto-foto Darwin adalah arwah seorang perempuan yang menjadi korban tabrak lari mereka beberapa waktu lalu. Pia mulai meyakini bahwa jepretan-jepretan tersebut adalah pesan dari arwah penasaran yang ingin menyampaikan sesuatu.
Namun, teror yang mereka alami ternyata jauh lebih kompleks dan mengerikan dari dugaan awal. Kejadian aneh, bahkan mematikan, mulai menimpa teman-teman Darwin yang sama sekali tidak terlibat dalam insiden tabrak lari tersebut. Hal ini mengindikasikan bahwa ada kekuatan gelap yang lebih besar dan motif yang lebih dalam di balik semua teror ini.
Pia, dengan keberaniannya, akhirnya memutuskan untuk membantu Darwin menelusuri misteri di balik kejadian-kejadian mengerikan ini. Mereka berdua harus mencari tahu maksud dari arwah tersebut dan bagaimana cara mengakhiri kutukan yang kini menghantui hidup mereka. Perjalanan mereka akan membawa penonton pada sebuah penyelidikan yang penuh ketegangan dan bahaya.
Adaptasi Horor Thailand yang Melegenda
Film "Shutter" versi Indonesia ini merupakan adaptasi resmi dari film horor Thailand berjudul serupa yang sangat sukses dan ikonik, dirilis pada tahun 2004. Film asli "Shutter" digarap oleh sutradara Banjong Pisanthanakun dan Parkpoom Wongpoom, yang kemudian menjadi salah satu film horor paling berpengaruh di Asia. Kesuksesannya bahkan menginspirasi banyak film horor lain dan adaptasi di berbagai negara.
"Shutter" versi Thailand dikenal karena plotnya yang cerdas, ketegangan psikologis yang kuat, dan twist ending yang mengejutkan dan membekas di benak penonton. Film ini berhasil menciptakan standar baru untuk genre horor di Asia, dengan perpaduan antara jumpscare efektif dan narasi yang mendalam. Oleh karena itu, adaptasi Indonesia ini membawa ekspektasi tinggi dari para penggemar film horor.
Kolaborasi Maut di Balik Layar
Proyek "Shutter" versi Indonesia ini menjadi kerja sama terbaru antara dua rumah produksi besar, Falcon Pictures dan GDH. Kolaborasi mereka sebelumnya telah terbukti sukses besar dengan film "Kang Mak from Pee Mak," yang juga merupakan adaptasi dari film Thailand. Keberhasilan tersebut memberikan kepercayaan diri bahwa "Shutter" akan digarap dengan kualitas yang tidak kalah memukau.
Untuk mengarahkan film horor adaptasi ini, mereka kembali menggandeng sutradara Herwin Novianto. Herwin Novianto sebelumnya telah sukses mengarahkan "Kang Mak" dan juga film drama fenomenal "Miracle in Cell No. 7," yang juga dibintangi oleh Vino G. Bastian. Pengalamannya dalam menggarap berbagai genre, termasuk film terbaru "Fireworks" (2023), menunjukkan kemampuannya dalam menciptakan karya yang emosional dan mendalam.
Frederica, produser dari Falcon Pictures, mengungkapkan antusiasmenya terhadap proyek ini. Ia menyatakan bahwa tim produksi sangat gembira dapat membagikan gambar pertama dari "Shutter," yang mereka yakini akan menghadirkan pengalaman horor yang intens, mencekam secara emosional, dan memikat secara visual. Adaptasi ini bukan hanya bentuk penghargaan terhadap karya hebat Banjong Pisanthanakun, tetapi juga perluasan visi untuk menghadirkan kisah-kisah Asia Tenggara yang dicintai kepada khalayak baru dengan gaung budaya yang segar.
Vino G. Bastian dan Anya Geraldine: Duo Maut Pembawa Teror
Kehadiran Vino G. Bastian sebagai pemeran utama Darwin tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi film ini. Vino dikenal sebagai salah satu aktor papan atas Indonesia dengan kemampuan akting yang sangat mumpuni, mampu membawakan berbagai karakter dari drama, komedi, hingga aksi. Perannya dalam "Miracle in Cell No. 7" dan berbagai film sukses lainnya telah membuktikan kualitasnya.
Keterlibatannya dalam genre horor, terutama dengan intensitas cerita "Shutter," akan menjadi tantangan menarik bagi Vino dan tentu saja akan dinantikan oleh para penggemarnya. Ia diharapkan mampu menghidupkan karakter Darwin yang terjebak dalam teror supernatural dengan sangat meyakinkan. Ekspresi ketakutan dan keputusasaan yang ia tampilkan dalam trailer sudah cukup untuk membuat penonton penasaran.
Di sisi lain, Anya Geraldine, yang memerankan Pia, juga merupakan sosok yang menarik perhatian publik. Anya telah menunjukkan kemampuannya dalam berbagai proyek akting, dan perannya dalam "Shutter" akan semakin memperkuat posisinya di industri film. Chemistry antara Vino dan Anya diharapkan dapat menambah kedalaman emosional pada cerita, membuat teror yang mereka alami terasa lebih nyata dan personal bagi penonton.
Siap-Siap Merinding di Akhir Oktober
Dengan kombinasi cerita yang sudah terbukti kualitasnya, tim produksi dan sutradara yang berpengalaman, serta jajaran pemain papan atas, "Shutter" versi Indonesia diprediksi akan menjadi salah satu film horor paling ditunggu tahun ini. Trailer perdana yang sudah rilis memberikan gambaran jelas tentang suasana mencekam dan teror yang akan dihadirkan.
Para penggemar horor dan penikmat film secara umum sudah bisa menandai kalender mereka. "Shutter" versi Indonesia dijadwalkan akan tayang di bioskop mulai 30 Oktober mendatang. Siapkan mental dan keberanianmu, karena teror arwah penasaran yang menghantui Vino G. Bastian siap bikin kamu merinding dan sulit tidur! Jangan lewatkan pengalaman horor yang intens dan tak terlupakan ini.


















