Jakarta, CNN Indonesia — Penggemar film animasi fenomenal, KPop Demon Hunters, tengah dilanda rasa penasaran yang memuncak. Setelah sukses besar dan memecahkan rekor global, pertanyaan besar yang selalu muncul adalah: akankah ada sekuel yang melanjutkan petualangan seru para pemburu iblis berbalut K-Pop ini? Sang kreator, Maggie Kang, akhirnya buka suara dan memberikan sedikit pencerahan yang mungkin akan membuatmu semakin tidak sabar!
Harapan Sekuel yang Menggema: Akankah KPop Demon Hunters Kembali?
Sejak pertama kali dirilis, KPop Demon Hunters langsung mencuri perhatian dunia. Bukan hanya penggemar biasa, tetapi juga para kreator, bahkan bintang pengisi suara, secara terang-terangan menyuarakan harapan mereka untuk adanya kelanjutan cerita. Film animasi ini memang memiliki daya tarik yang luar biasa, menggabungkan aksi, musik, dan budaya pop Korea dalam satu paket yang memukau.
Tak hanya itu, Co-CEO Netflix, Ted Sarandos, pun ikut menyiratkan potensi besar. Ia bahkan mengatakan bahwa pihaknya berencana untuk mengembangkan KPop Demon Hunters menjadi sebuah waralaba baru. Bayangkan, sebuah franchise yang bisa terus menghadirkan cerita-cerita baru dan memperluas semesta yang sudah begitu dicintai ini!
Namun, di tengah gelombang antusiasme yang begitu besar, Maggie Kang memberikan jawaban yang cukup diplomatis. Dalam sesi di Busan International Film Festival 2025, seperti diberitakan Variety pada Sabtu (20/9), Kang menjawab pertanyaan penggemar soal sekuel dengan kalimat yang membuat kita semua menahan napas. "Saat ini belum ada pernyataan resmi," ujarnya.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi, Kang tidak menyembunyikan semangatnya. Ia menambahkan, "Tapi saya dan tim tetap bersemangat menantikan kemungkinan adanya lebih banyak cerita." Pernyataan ini tentu saja menjadi angin segar bagi para penggemar. Ini bukan penolakan, melainkan sebuah sinyal bahwa pintu untuk kelanjutan KPop Demon Hunters masih terbuka lebar, dan semangat untuk berkarya masih membara di hati tim kreatif.
Kisah di Balik Layar: Perjuangan Maggie Kang Wujudkan Mimpi
Di balik kesuksesan KPop Demon Hunters, ada kisah inspiratif dari Maggie Kang. Ia adalah salah satu penulis dan sutradara di balik mahakarya ini, bekerja sama dengan Danya Jimenez, Hannah McMechan, dan Chris Appelhans. Kang dan Appelhans juga duduk bersama sebagai sutradara, memastikan visi film ini tetap utuh dan kuat.
Dalam sesi di BIFF 2025, Kang mengisahkan betapa beruntungnya ia bisa bekerja sama dengan Appelhans. Kolaborasi ini memungkinkan mereka mempertahankan visi awal pembuatan animasi yang begitu ambisius. Visi yang lahir dari sebuah keinginan tulus untuk menghadirkan sesuatu yang baru dan bermakna.
Sebagai seorang keturunan Korea dan Kanada, Kang memiliki impian besar. Ia sangat menginginkan adanya representasi Korea di layar lebar, sebuah cerminan budaya dan identitas yang bisa dilihat oleh banyak orang. Selama bertahun-tahun, ia selalu berusaha untuk terlibat dalam proyek-proyek yang berkaitan dengan Korea.
Namun, kesempatan emas itu tidak datang begitu saja. Kang harus menempuh perjalanan panjang, menghabiskan 12-13 tahun dalam industri animasi Hollywood yang kompetitif. Sebuah penantian yang panjang, penuh dengan dedikasi dan ketekunan, hingga akhirnya proyek impiannya ini benar-benar terwujud.
Ketika Mitologi Korea Bertemu K-Pop: Lahirnya Sebuah Fenomena
Begitu kesempatan itu datang, Kang langsung tahu apa yang ingin ia angkat. Ia terpikir untuk mengisahkan tentang mitologi Korea Selatan, yang kaya akan cerita-cerita tentang demon (setan) dan shaman (dukun). Sebuah dunia mistis yang jarang dieksplorasi secara mendalam di kancah animasi global.
Dari sana, muncul gagasan untuk menghadirkan sekelompok perempuan hebat yang memiliki kemampuan bertarung melawan setan-setan tersebut. Sebuah konsep yang kuat, memberdayakan, dan penuh aksi. Namun, Kang merasa ide itu masih membutuhkan "sesuatu yang lain." Ia mencari elemen pembeda yang bisa mengangkat proyek ini ke level berikutnya.
Dan "sesuatu yang lain" itu akhirnya ditemukan: musik K-Pop. Pada saat itu, K-Pop memang sedang mendominasi dunia, menjadi fenomena global yang tak terbantahkan. Gagasan untuk menggabungkan mitologi Korea yang kuno dengan energi modern K-Pop adalah sebuah terobosan brilian yang mengubah segalanya.
Proyek ini langsung berkembang dengan sangat pesat, skalanya membesar menjadi sebuah musikal yang spektakuler. "Film itu langsung membesar skalanya. Menjadi musikal, dan ada lebih banyak tontonan," kata Kang. Integrasi musik K-Pop bukan hanya sekadar tempelan, melainkan DNA utama yang meresap ke dalam setiap adegan.
Untuk memastikan otentisitas musiknya, tim produksi tidak main-main. "Kami mendatangi para pembuat lagu K-pop yang bonafid, mulai dari produser, penulis lagu, hingga penulis lirik untuk memastikan bahwa DNA musik K-pop adalah perhatian utama," papar Kang. Kolaborasi ini membuktikan komitmen mereka untuk menghadirkan pengalaman K-Pop yang sesungguhnya.
Kegembiraan para profesional K-Pop terhadap film ini menjadi bukti nyata bahwa visi mereka tercapai. "Kegembiraan mereka terhadap film ini benar-benar membuktikan apa yang ingin kami capai dan capai di dunia KPop," lanjutnya. Bagi Kang, inti dari segalanya adalah cerita. "Cerita adalah raja. Jika tidak ada cerita, apalah gunanya," tegasnya.
Memecahkan Rekor Netflix: Mengapa KPop Demon Hunters Begitu Dicintai?
Pada awal September 2025, KPop Demon Hunters secara resmi mencetak sejarah baru. Film animasi ini menjadi judul yang paling banyak ditonton di Netflix sepanjang masa! Dengan mengumpulkan 266 juta views, film ini berhasil melengserkan Squid Game, serial Korea yang sebelumnya memegang takhta.
Squid Game sendiri sempat menjadi fenomena dunia saat pertama kali tayang pada 2021, mengumpulkan 265,2 juta views dalam 91 hari pertama penayangannya. Namun, KPop Demon Hunters melesat ke puncak hanya dalam hitungan pekan. Sebuah pencapaian yang luar biasa dan menunjukkan betapa cepatnya film ini merebut hati penonton global.
Meskipun sudah menjadi film Netflix yang paling banyak ditonton, dua pekan lalu KPop Demon Hunters secara keseluruhan masih berada di peringkat ketiga. Ini menunjukkan bahwa popularitasnya terus meroket dan masih memiliki potensi untuk terus memecahkan rekor lainnya.
Popularitas KPop Demon Hunters juga tercermin dari kesuksesan soundtrack aslinya. Lagu "Golden," yang dibawakan oleh grup fiksi HUNTR/X, berhasil mencapai posisi No. 1 di tangga lagu single Billboard Hot 100 pada Senin (25/8). Ini adalah kali kedua lagu tersebut memuncaki tangga lagu bergengsi itu, setelah pertama kali melakukannya pada 11 Agustus. Sebuah bukti bahwa musiknya pun memiliki daya tarik yang tak kalah kuat dari visual dan ceritanya.
Apa Selanjutnya untuk KPop Demon Hunters?
Melihat rekor yang dipecahkan, antusiasme penggemar, dan sinyal positif dari Netflix sendiri, masa depan KPop Demon Hunters terlihat sangat cerah. Meskipun Maggie Kang belum bisa memberikan pernyataan resmi mengenai sekuel, semangatnya dan tim untuk terus berkisah adalah modal utama.
Potensi untuk mengembangkan KPop Demon Hunters menjadi sebuah waralaba membuka banyak kemungkinan. Kita bisa membayangkan petualangan baru, karakter-karakter yang lebih dalam, dan mungkin eksplorasi lebih jauh tentang mitologi Korea yang begitu kaya. Sebuah franchise bisa berarti serial animasi, film tambahan, spin-off, atau bahkan merchandise yang lebih beragam.
Keberhasilan film ini juga menjadi penanda penting bagi representasi budaya di industri hiburan global. Ini membuktikan bahwa cerita-cerita yang berakar pada budaya non-Barat, ketika dikemas dengan apik dan relevan, memiliki kekuatan untuk menarik perhatian dunia dan memecahkan rekor.
Jadi, meskipun kita masih harus menunggu pernyataan resmi, harapan untuk melihat HUNTR/X kembali beraksi di layar lebar atau layar kaca tetap menyala. KPop Demon Hunters telah membuktikan bahwa cerita yang kuat, visi yang jelas, dan sentuhan budaya yang otentik adalah resep sempurna untuk sebuah fenomena global. Mari kita nantikan bersama kabar baik selanjutnya dari Maggie Kang dan tim!


















