Jakarta, CNN Indonesia — Badai isu miring yang menerpa Hamish Daud seolah tak ada habisnya. Setelah bertahun-tahun bungkam, kini suami Raisa itu memilih untuk mengambil langkah tegas. Ia tak lagi main-main, bahkan siap menyeret siapa pun yang menyebarkan fitnah ke ranah hukum.
Awal Mula Badai Isu Miring yang Tak Kunjung Reda
Nama Hamish Daud belakangan ini kembali menjadi sorotan publik. Bukan karena proyek film atau kegiatan sosialnya, melainkan karena serangkaian tudingan tak sedap yang beredar luas di media sosial. Mulai dari isu tunggakan gaji karyawan, dugaan menyewa sejumlah perempuan, hingga kabar perselingkuhan yang disebut-sebut menjadi pemicu keretakan rumah tangganya dengan Raisa.
Berbagai tuduhan ini menciptakan gelombang spekulasi dan gunjingan di kalangan netizen. Sebagai figur publik, Hamish Daud memang tak luput dari perhatian, namun kali ini, isu-isu tersebut dinilai sudah melampaui batas dan merugikan nama baiknya secara serius. Hal ini tentu saja membuat sang aktor geram dan merasa perlu untuk bertindak.
Hamish Daud Ambil Langkah Tegas: Somasi dan Laporan Polisi
Tak tinggal diam, Hamish Daud melalui kuasa hukumnya, Wijayono Hadi Sukrisno dan Sandy Arifin, menyatakan kesiapan untuk menempuh jalur hukum. Mereka telah resmi melaporkan sejumlah pihak atas tuduhan pencemaran nama baik ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (6/11). Ini bukan sekadar gertakan, melainkan bukti keseriusan Hamish dalam membersihkan namanya.
Wijayono Hadi Sukrisno bahkan melayangkan somasi terbuka kepada siapa pun yang masih nekat menyebarkan berita bohong. "Seandainya ada postingan-postingan yang merugikan kepentingan klien kami, maka pada kesempatan ini, saya somasi semuanya itu," tegas Wijayono. Ini adalah peringatan keras bagi para penyebar hoaks di jagat maya.
Bukan Sekadar Ancaman: Siapa Saja yang Diincar?
Ancaman pelaporan ini tidak main-main. Pihak Hamish Daud menegaskan akan terus memantau setiap postingan yang menyudutkan klien mereka. "Jadi kalau besok-besok masih ada postingan yang menyudutkan klien kami, maka akan kita laporkan," tambah Wijayono. Ini menunjukkan bahwa mereka siap bertindak cepat dan tanpa kompromi.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya untuk melindungi reputasi Hamish Daud yang telah dibangun selama bertahun-tahun. Pencemaran nama baik di media sosial dapat memiliki dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu yang bersangkutan tetapi juga bagi keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ini menjadi pelajaran penting tentang tanggung jawab dalam bermedia sosial.
Meluruskan Isu Orang Ketiga: Sosok Sabrina Alatas
Salah satu isu paling panas yang menerpa Hamish adalah dugaan perselingkuhan dengan seorang perempuan bernama Sabrina Alatas. Isu ini dengan cepat menyebar dan menjadi bahan gunjingan netizen, menempatkan Sabrina dalam sorotan yang tidak menyenangkan. Hamish Daud pun secara langsung memberikan klarifikasi terkait hal ini.
"Tidak ada (orang ketiga). Itu teman saya, sudah 10 tahun bukan orang baru," kata Hamish Daud pada Kamis (6/11). Ia menjelaskan bahwa Sabrina Alatas adalah teman lamanya, dan keluarganya pun sangat baik. Hamish merasa tidak pantas jika Sabrina dan keluarganya harus terkena dampak negatif dari gosip yang tidak benar ini.
"Bapaknya itu baik banget, ibunya, adik, kakaknya. Jadi kayak ini enggak pantas mereka tuh kena sorotan karena itu mereka tuh cuma teman aja," jelas pria berusia 45 tahun itu. Ia bahkan secara terbuka meminta maaf kepada Sabrina dan keluarganya atas ketidaknyamanan yang mereka alami akibat rumor tersebut. Permintaan maaf ini menunjukkan betapa seriusnya Hamish dalam menjaga nama baik orang-orang terdekatnya.
Hubungan dengan Raisa: Tetap Baik Meski Berpisah
Isu perselingkuhan ini semakin diperparah dengan kabar perceraian Hamish Daud dan Raisa. Raisa Andriana diketahui resmi menggugat cerai Hamish Daud pada 22 Oktober 2025 (tanggal ini kemungkinan adalah kesalahan penulisan tahun dan seharusnya lebih awal, mengingat artikel terbit November 2023/2024), setelah delapan tahun membina rumah tangga sejak September 2017. Mereka dikaruniai seorang putri pada Februari 2019.
Meski demikian, Hamish Daud menegaskan bahwa hubungannya dengan Raisa hingga saat ini masih sangat baik. Ia bahkan menyebut mantan istrinya itu sebagai sahabat terbaiknya. "Hamish Daud menegaskan hubungannya dengan Raisa hingga saat ini masih sangat baik. Ia bahkan menyebut Raisa sebagai sahabat terbaiknya, dan perpisahan mereka terjadi tanpa ada konflik terkait pihak lain," ungkap Hamish.
Klarifikasi ini diharapkan dapat meredam spekulasi liar yang berkembang di masyarakat. Perceraian adalah keputusan berat bagi siapa pun, dan Hamish ingin memastikan bahwa perpisahan mereka tidak dinodai oleh fitnah dan tudingan tak berdasar. Ia ingin menjaga martabat Raisa dan keluarganya, serta memastikan putrinya tumbuh tanpa beban dari rumor negatif.
Pentingnya Etika Bermedia Sosial: Pelajaran dari Kasus Hamish Daud
Kasus yang menimpa Hamish Daud ini menjadi pengingat penting bagi kita semua tentang etika bermedia sosial. Di era digital ini, informasi menyebar dengan sangat cepat, dan seringkali tanpa filter kebenaran. Netizen memiliki kekuatan besar untuk membentuk opini, namun juga memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan informasi yang disebarkan adalah valid.
Penyebaran hoaks dan pencemaran nama baik di media sosial bukan lagi sekadar iseng, melainkan tindakan yang memiliki konsekuensi hukum serius. Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) di Indonesia telah menjadi payung hukum bagi korban-korban pencemaran nama baik di dunia maya. Ini adalah pelajaran berharga bahwa kebebasan berpendapat harus diimbangi dengan tanggung jawab.
Hamish Daud, sebagai seorang ayah dan figur publik, berharap langkah hukum yang diambilnya dapat memberikan efek jera. Ia ingin melindungi dirinya, keluarganya, dan orang-orang terdekatnya dari dampak buruk fitnah. Ini juga menjadi seruan bagi netizen untuk lebih bijak dalam menggunakan platform media sosial, memverifikasi informasi sebelum menyebarkannya, dan menghindari menyebarkan kebencian atau rumor yang merugikan orang lain.
Dengan klarifikasi langsung dari Hamish Daud dan langkah hukum yang telah diambil, diharapkan badai isu miring ini segera mereda. Semoga kasus ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk selalu berpikir dua kali sebelum mengetik dan menyebarkan sesuatu di media sosial.


















