Dunia musik tengah diguncang kabar mengejutkan yang melibatkan penyanyi sensasional D4vd. Pelantun hits "Here With Me" ini mendadak membatalkan seluruh sisa jadwal tur AS-nya. Keputusan drastis ini diambil di tengah penyelidikan serius atas penemuan sesosok mayat di bagasi mobil yang terdaftar atas namanya.
Kabar ini sontak memicu gelombang kehebohan di kalangan penggemar dan publik. Dari panggung megah ke ruang interogasi, perjalanan karier D4vd kini dihadapkan pada tantangan terberatnya. Penemuan mengerikan ini membuka babak baru yang penuh misteri dan pertanyaan.
Awal Mula Penemuan Mengerikan
Semua bermula pada 8 September lalu, ketika petugas Departemen Kepolisian Los Angeles menerima laporan. Bau busuk yang menyengat tercium dari sebuah mobil di tempat derek Hollywood, memicu kecurigaan serius. Mobil tersebut dilaporkan telah terparkir di sana selama beberapa hari.
Setelah pemeriksaan lebih lanjut, polisi membuat penemuan yang mengejutkan sekaligus mengerikan. Sesosok mayat ditemukan terbungkus dalam tas, tersembunyi di bagasi depan mobil Tesla tersebut. Penemuan ini langsung memicu penyelidikan besar-besaran.
Mobil Tesla itu terdaftar atas nama David Anthony Burke, yang tak lain adalah nama asli dari penyanyi D4vd. Alamat yang tertera pada registrasi mobil adalah di Hempstead, Texas. Fakta ini menjadi titik awal keterlibatan D4vd dalam kasus yang menggemparkan ini.
Yang lebih mencengangkan, mobil tersebut sama sekali tidak pernah dilaporkan hilang atau dicuri. Ini menambah lapisan misteri pada kasus tersebut, menimbulkan pertanyaan mengapa mobil milik seorang selebriti bisa berakhir di tempat derek dengan penemuan mengerikan di dalamnya.
Identitas Korban dan Keterkaitan dengan D4vd
Identitas mayat yang ditemukan di dalam mobil akhirnya terkuak. Korban diidentifikasi sebagai seorang remaja bernama Celeste Rivas. Penemuan ini semakin menambah kesedihan, mengingat Rivas telah dilaporkan hilang sejak April 2024.
Menurut kantor Pemeriksa Medis Wilayah Los Angeles, Celeste Rivas dilaporkan hilang pada 5 April 2024, dari Lake Elsinore, California. Sebuah tragedi yang kini menemukan titik terang, namun dengan cara yang paling tidak terduga dan menyakitkan.
Beberapa hari setelah penemuan mayat tersebut, internet dihebohkan dengan beredarnya foto-foto yang belum dikonfirmasi. Foto-foto tersebut memperlihatkan D4vd bersama korban, Celeste Rivas, di masa lalu. Bahkan, beredar pula foto yang menunjukkan tato kembar (matching tattoo) antara D4vd dan Rivas.
Bukti visual ini, meskipun belum dikonfirmasi secara resmi oleh pihak berwenang, dengan cepat menyebar dan menjadi bahan perbincangan. Ini semakin memperkuat dugaan adanya hubungan pribadi antara sang penyanyi dengan korban. Publik pun mulai berspekulasi tentang sifat hubungan mereka.
Reaksi D4vd dan Pembatalan Tur yang Mendadak
Sejak kabar penemuan mayat dalam bagasi mobilnya beredar luas pekan lalu, D4vd diketahui masih melanjutkan tur di Amerika. Ia bahkan sempat tampil di Minneapolis tanpa membahas situasi yang sedang dihadapinya. Sebuah sikap yang menimbulkan pertanyaan di benak banyak orang.
Namun, tekanan dan sorotan publik tampaknya tak bisa dihindari. Konser D4vd yang seharusnya digelar pada 17 September di Seattle akhirnya dibatalkan. Ini menjadi sinyal pertama bahwa kasus ini mulai berdampak serius pada jadwal profesionalnya.
Pembatalan berlanjut dengan cepat. Jadwal tur di Los Angeles pada Sabtu (20/9) serta penampilan di Museum Grammy L.A pada 24 September tiba-tiba menghilang dari web tempat pertunjukan. Tiket untuk konser pada Jumat malam (19/9) waktu setempat di San Francisco juga kemungkinan besar tidak akan terlaksana, meskipun sempat masih dijual.
Variety pada Jumat (19/9) memberitakan bahwa jadwal tur D4vd sudah tak lagi ditemukan sejak Kamis (18/9), seiring dengan meningkatnya penyelidikan. Puncaknya, TMZ melaporkan bahwa tim penyanyi tersebut telah memutuskan untuk membatalkan semua jadwal, termasuk tur Eropa yang dijadwalkan dimulai di Norwegia pada 1 Oktober.
Dampak Besar pada Karier Sang Bintang
Pembatalan tur secara menyeluruh ini tentu saja merupakan pukulan telak bagi karier D4vd. Ia dikenal luas berkat lagu-lagu hitsnya seperti "Here With Me" dan "Romantic Homicide," yang masing-masing telah diputar lebih dari satu miliar kali di Spotify. Angka fantastis ini menunjukkan betapa besar pengaruhnya di industri musik.
Dengan popularitas yang sedang memuncak, kasus ini berpotensi merusak reputasi dan citranya secara permanen. Penggemar setia kini dihadapkan pada dilema antara mendukung idola mereka atau menunggu kejelasan dari penyelidikan yang sedang berlangsung. Ini adalah ujian berat bagi loyalitas mereka.
Industri musik, yang dikenal sangat sensitif terhadap skandal, pasti akan memantau perkembangan kasus ini dengan seksama. Kontrak rekaman, kesepakatan endorsement, dan proyek-proyek masa depan D4vd kini berada di bawah bayang-bayang ketidakpastian. Masa depannya sebagai musisi terancam.
Kerugian finansial akibat pembatalan tur juga tidak bisa dianggap remeh. Jutaan dolar dari penjualan tiket, merchandise, dan potensi pendapatan lainnya kini lenyap. Lebih dari itu, kerugian moral dan kepercayaan publik bisa jadi jauh lebih sulit untuk dipulihkan.
Sorotan Publik dan Spekulasi yang Berkembang
Kasus ini dengan cepat menjadi topik hangat di media sosial dan berbagai platform berita. Publik secara luas mengikuti setiap perkembangan, dengan berbagai spekulasi bermunculan. Dari dugaan keterlibatan langsung hingga teori konspirasi, semua menjadi bagian dari narasi yang berkembang.
Fakta bahwa kendaraan tersebut tidak dilaporkan dicuri, seperti yang dikonfirmasi oleh The New York Times, semakin memperdalam misteri. Mengapa mobil milik seorang selebriti bisa berada di tempat derek tanpa ada laporan kehilangan? Dan mengapa mayat ditemukan di dalamnya?
NBC News mengonfirmasi bahwa David Anthony Burke, nama asli D4vd, "bekerja sama sepenuhnya" dengan pihak berwenang setelah mengetahui keterlibatannya. Pernyataan ini penting untuk menunjukkan bahwa sang penyanyi tidak menghindar dari tanggung jawabnya untuk membantu penyelidikan. Namun, kerja sama ini tidak serta-merta membersihkan namanya dari segala dugaan.
Meskipun demikian, sorotan tajam dari media dan publik tidak dapat dihindari. Setiap langkah D4vd, setiap pernyataan yang keluar dari timnya, akan dianalisis dengan cermat. Tekanan ini tentu sangat berat bagi siapa pun, apalagi seorang figur publik yang sedang berada di puncak karier.
Langkah Selanjutnya dalam Penyelidikan
Penyelidikan atas penemuan mayat Celeste Rivas di mobil D4vd masih terus berlanjut. Pihak berwenang akan bekerja keras untuk mengungkap semua fakta di balik kasus tragis ini. Dari forensik hingga wawancara saksi, setiap detail akan diperiksa dengan cermat.
Penyelidik kemungkinan akan memeriksa rekaman CCTV di sekitar tempat derek dan lokasi lain yang relevan. Mereka juga akan menganalisis data telepon, media sosial, dan riwayat perjalanan untuk membangun gambaran lengkap tentang apa yang terjadi sebelum penemuan mayat.
D4vd, melalui nama aslinya David Anthony Burke, diharapkan akan terus memberikan kerja sama penuh. Keterangannya akan menjadi bagian penting dari puzzle yang harus dipecahkan. Statusnya dalam kasus ini—apakah sebagai saksi, orang yang berkepentingan, atau lainnya—akan ditentukan oleh hasil penyelidikan.
Proses hukum ini bisa memakan waktu yang lama. Publik dan penggemar harus bersabar menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian dan kejaksaan. Penting untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sebelum semua fakta terungkap secara transparan dan adil.
Mengenal D4vd: Bintang yang Kini Tersandung Masalah
D4vd, yang bernama asli David Anthony Burke, adalah salah satu bintang muda paling bersinar di industri musik saat ini. Ia dikenal dengan gaya musiknya yang unik, seringkali menggabungkan elemen indie pop, R&B, dan sentuhan melankolis yang khas.
Lagu-lagu seperti "Here With Me" dan "Romantic Homicide" tidak hanya populer di platform streaming, tetapi juga sering menjadi latar belakang video di TikTok dan media sosial lainnya. Ini menunjukkan betapa besar daya tarik musiknya bagi generasi muda.
Kariernya yang meroket dalam waktu singkat membuatnya menjadi fenomena global. Dari tampil di panggung kecil hingga konser besar, D4vd telah membangun basis penggemar yang loyal dan antusias. Namun, semua pencapaian ini kini diuji oleh sebuah insiden yang mengguncang.
Kasus ini menjadi pengingat pahit bahwa bahkan selebriti dengan popularitas tinggi pun tidak kebal dari masalah pribadi yang serius. Kisah D4vd adalah cerminan kompleksitas hidup di bawah sorotan publik, di mana satu insiden bisa mengubah segalanya dalam sekejap.


















