Dunia hiburan Korea Selatan selalu penuh kejutan, terutama ketika menyangkut nama besar seperti G-Dragon. Pentolan grup legendaris BIGBANG ini baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan yang mengguncang para penggemar. Ia mengungkapkan bahwa tekanan investigasi narkoba yang menyeret namanya pada tahun 2023 lalu, membuatnya sempat berpikir untuk pensiun dari gemerlap panggung K-Pop.
Pengakuan blak-blakan ini disampaikan G-Dragon saat menjadi bintang tamu di acara "Son Suk-hee’s Questions 3". Dalam kesempatan tersebut, ia tidak hanya mengenang kembali momen-momen penting dalam perjalanan kariernya, tetapi juga membuka diri mengenai dampak tuduhan narkoba yang sempat menghantuinya. Kisahnya memberikan gambaran betapa beratnya hidup di bawah sorotan publik.
Tekanan Mental yang Hampir Merenggut Karier
G-Dragon, yang memiliki nama asli Kwon Ji-yong, mengaku tuduhan itu membuatnya terguncang hebat. Ia merasa tertekan dan bahkan kepikiran untuk meninggalkan dunia hiburan yang telah membesarkan namanya. Ini adalah pengakuan yang cukup mengejutkan, mengingat statusnya sebagai salah satu ikon K-Pop paling berpengaruh di dunia.
"Saya tidak bermaksud meminta simpati, tetapi meskipun saya adalah orang yang terdampak, saya tidak punya tempat untuk mengungkapkan pikiran atau perasaan saya," ujar G-Dragon, seperti yang diberitakan oleh Korea Times. Perasaan terisolasi ini tentu menambah beban mental yang harus ia pikul sendirian.
Ia melanjutkan, "Saya sudah berhenti beraktivitas, dan segalanya menjadi tidak terkendali. Selama dua atau tiga bulan, termasuk akhir tahun dan awal tahun berikutnya, saya hampir tidak ingat bagaimana saya melewatinya." Pernyataan ini menunjukkan betapa traumatisnya periode tersebut bagi sang leader BIGBANG.
Badai Tuduhan Narkoba yang Tak Berdasar
Insiden yang dimaksud G-Dragon merujuk pada penyelidikan dugaan penggunaan narkoba yang mencuat pada tahun 2023. Tuduhan tersebut sontak menjadi sorotan media dan publik, memicu spekulasi liar yang tak kunjung reda. Padahal, G-Dragon sendiri telah membantah tuduhan itu dengan sangat tegas sejak awal.
Ia bahkan secara sukarela hadir untuk pemeriksaan polisi dan menjalani serangkaian tes forensik yang sangat terperinci. Hasilnya? Negatif. G-Dragon dinyatakan bersih dari segala tuduhan. Jaksa pun tidak menemukan alasan untuk melanjutkan kasus ini, yang secara resmi menutup babak kelam tersebut.
Namun, meskipun secara hukum ia telah dinyatakan tidak bersalah, G-Dragon mengaku tetap mengalami tekanan yang signifikan. Laporan spekulatif dan rumor yang terus-menerus beredar di media dan media sosial, membuatnya merasa lelah dan hampa. Citra yang dibangunnya selama bertahun-tahun seolah dipertaruhkan oleh narasi yang tidak berdasar.
Antara Pensiun dan Kembali Berjuang
Musisi multitalenta ini menggambarkan periode tersebut sebagai waktu yang melelahkan dan penuh kekosongan. "Saya tidak akan melakukan protes, saya juga tidak ingin mengadakan konferensi pers. Namun, itu menyakitkan, dan menjalaninya terasa menyesakkan," ungkapnya dengan jujur. Perasaan tidak berdaya di tengah badai informasi yang salah adalah hal yang paling menyiksa.
"Saya bahkan bertanya-tanya, ‘Haruskah saya benar-benar kembali?’ atau ‘Jika saya berhenti dan pensiun, saya bisa hidup seperti orang biasa’," tambahnya. Ini adalah refleksi mendalam tentang perjuangan batin seorang bintang yang harus menghadapi keraguan besar akan masa depannya.
Namun, pada akhirnya, G-Dragon menyadari bahwa tidak ada alasan nyata baginya untuk menghilang dari dunia yang telah ia bangun dengan susah payah. Pengalaman pahit inilah yang justru membentuk inspirasi di balik karya terbarunya. Ia memutuskan untuk mengubah rasa sakit menjadi kekuatan.
MV ‘Power’: Sindiran untuk Media
Semua bermula ketika pembawa acara Son Suk-hee mengomentari video musik "Power", yang dirilis pada Oktober 2024. MV tersebut menggambarkan satire humoris, namun bagi banyak orang, video tersebut terasa seperti kritik langsung terhadap situasi yang dialaminya. G-Dragon pun membenarkan hal tersebut.
"Saya memiliki pesan yang sangat jelas. Setahun sebelum perilisan album, saya terlibat dalam sebuah insiden," jawab G-Dragon. Ia menjelaskan bahwa pengalaman-pengalaman pahit selama investigasi narkoba itulah yang membentuk terciptanya lagu dan video musik "Power".
"Akar masalahnya ada di media," ujarnya lugas. "Saya ingin menggunakan suara saya untuk menyindir media agar hal seperti ini tidak terulang." Melalui "Power", G-Dragon tidak hanya mengekspresikan perasaannya, tetapi juga mengirimkan pesan kuat tentang pentingnya kehati-hatian dalam pemberitaan dan dampak yang bisa ditimbulkannya.
Rencana Menikah dan Menjadi Ayah: Babak Baru Kehidupan G-Dragon?
Di tengah pengakuan berat tentang masa lalu, G-Dragon juga memberikan secercah harapan tentang masa depannya. Dalam wawancara yang sama, ia mengungkapkan pandangannya tentang pernikahan dan keluarga, sebuah topik yang jarang ia bahas secara terbuka.
"Kamu menikah ketika sudah waktunya. Itu adalah dunia yang belum pernah saya alami, jadi saya penasaran," ujarnya. Pernyataan ini menunjukkan bahwa G-Dragon kini mulai membuka diri terhadap gagasan tentang kehidupan berumah tangga, sebuah fase baru yang mungkin akan ia jalani.
Ia menambahkan, "Itu benar-benar dunia yang asing bagi saya. Di antara anggota kami, Taeyang sudah menikah dan sekarang memiliki anak berusia 4 tahun." Melihat Taeyang, sahabat sekaligus rekan satu grupnya, membangun keluarga kecil, membuat G-Dragon semakin merenungkan masa depannya sendiri.
"Ketika saya berkunjung dan berkata, ‘Saya teman ayahmu,’ itu pun terasa surreal bagi saya," kenangnya sambil tersenyum. Pengalaman melihat Taeyang sebagai seorang ayah rupanya memberikan perspektif baru bagi G-Dragon tentang keindahan dan kehangatan sebuah keluarga.
Siap Menjadi Seorang Ayah?
Lebih lanjut, G-Dragon juga mengatakan ia yakin suatu hari nanti akan menjadi seorang ayah. Sebuah pengakuan yang tentu saja membuat para penggemar heboh dan penasaran. "Saya senang sekaligus gugup," ujarnya, menggambarkan perasaannya yang campur aduk menghadapi kemungkinan tersebut.
Mengenai calon pasangan hidupnya, G-Dragon menambahkan sambil tersenyum penuh harap, "Saya seseorang yang akan menikah. Jika itu sudah diketahui, mungkin seseorang akan datang." Pernyataan ini bisa diartikan sebagai sinyal bahwa ia kini lebih terbuka dan siap untuk menyambut cinta dalam hidupnya.
Dari tekanan investigasi narkoba yang nyaris mengakhiri kariernya, hingga kini mulai memikirkan pernikahan dan menjadi seorang ayah, G-Dragon menunjukkan sisi lain dari dirinya. Ia bukan hanya seorang superstar K-Pop, tetapi juga seorang manusia yang berjuang, belajar, dan tumbuh dari setiap pengalaman. Kisahnya menjadi inspirasi bahwa bahkan di tengah badai terbesar, selalu ada harapan untuk babak baru yang lebih cerah.


















