banner 728x250

Dia Bukan Ibu: Artika Sari Devi Berubah Mengerikan, Teror Horor Adaptasi Kisah Viral!

Poster film horor "Dia Bukan Ibu" menampilkan sosok ibu menyeramkan dengan bayangan gelap.
Poster resmi "Dia Bukan Ibu", film horor psikologis terbaru yang siap menghadirkan teror mengerikan perubahan sang ibu.
banner 120x600
banner 468x60

Jagad perfilman horor Indonesia kembali diramaikan dengan kehadiran film terbaru yang siap menguji nyali penonton. Berjudul Dia Bukan Ibu, film ini menghadirkan Artika Sari Devi dalam peran yang sangat berbeda, ditemani oleh Aura Ribero dan Ali Fikry. Mengusung genre horor psikologis yang kental, Dia Bukan Ibu menjanjikan teror misterius yang berpusat pada sebuah keluarga dan perubahan mengerikan sang ibu.

Sinopsis "Dia Bukan Ibu": Ketika Ibu Berubah Mengerikan

banner 325x300

Kisah Dia Bukan Ibu berawal dari kehidupan kakak beradik, Vira (Aura Ribero) dan Dino (Ali Fikry), yang harus menghadapi kenyataan pahit perceraian orang tua mereka. Mereka kemudian memutuskan untuk pindah dan tinggal bersama sang ibu, Yanti (Artika Sari Devi), mencari lembaran baru setelah badai rumah tangga.

Awalnya, Vira dan Dino menyambut antusias kepindahan ke rumah baru ini, berharap bisa membangun kembali kehangatan keluarga yang sempat hilang. Namun, semangat itu perlahan memudar saat mereka tiba di lokasi. Rumah baru mereka berada jauh dari hiruk pikuk kota, dikelilingi banyak rumah kosong dan tumbuhan tinggi yang menciptakan suasana mencekam.

Meski begitu, Vira dan Dino berusaha tidak curiga, demi menemani Yanti yang masih hancur akibat perpisahan dengan ayah mereka, bahkan dua tahun setelah perceraian. Di tengah kesedihan, Yanti menemukan secercah harapan dengan berhasil membuka salon impiannya di tempat baru. Sebuah langkah maju yang seharusnya membawa kebahagiaan.

Waktu berlalu, Vira dan Dino mulai merasakan keanehan yang tak bisa dijelaskan. Lebih dari itu, Vira semakin menyadari perubahan drastis pada diri Yanti. Ia merasa ibunya tidak lagi sama, sementara Dino justru melihat Yanti menjadi lebih ceria, terutama karena salonnya selalu ramai pengunjung meski lokasinya terpencil.

Kecurigaan Vira semakin memuncak ketika ia mulai menyaksikan hal-hal aneh dan mengerikan yang dilakukan ibunya. Puncaknya, Yanti melakukan kekerasan dan menyerang Dino, anak bungsunya sendiri. Yang lebih membingungkan, keesokan harinya Yanti bersikap seolah tidak ada yang terjadi, tampak baik-baik saja.

Tak hanya Dino, beberapa pelanggan salon pun menjadi korban kekerasan Yanti. Kondisi ini membuat Vira tak bisa tinggal diam. Ia bertekad untuk mencari tahu kebenaran di balik perubahan ibunya, demi melindungi keselamatan keluarganya dari teror yang semakin menjadi-jadi.

Di Balik Layar "Dia Bukan Ibu"

Film Dia Bukan Ibu disutradarai oleh Randolph Zaini, nama yang sudah dikenal lewat karyanya seperti Nightmares and Daydreams serta Katarsis. Ia menulis naskah film ini bersama Titien Wattimena dan Beta Ingrid Ayu, menciptakan alur cerita yang diadaptasi dari sebuah thread viral di media sosial milik akun @JeroPoint.

Selain trio pemeran utama, film ini juga dimeriahkan oleh penampilan apik dari Khiva Rayanka, Sita Nursanti, Dian Sidik, dan Husein Alatas, menambah kedalaman cerita. Kolaborasi para talenta ini menjanjikan sebuah sajian horor yang tidak hanya menyeramkan, tetapi juga penuh intrik dan misteri.

Jadwal Tayang "Dia Bukan Ibu"

Bagi kamu para pencinta horor yang sudah tidak sabar menantikan teror dari Dia Bukan Ibu, catat tanggal mainnya! Film ini akan mulai tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada tanggal 25 September mendatang. Jangan sampai ketinggalan pengalaman menegangkan ini di layar lebar.

Mengapa "Dia Bukan Ibu" Wajib Masuk Daftar Tontonmu?

Selain plot yang menjanjikan, Dia Bukan Ibu menawarkan beberapa alasan kuat mengapa film ini patut kamu saksikan. Pertama, kembalinya Artika Sari Devi ke layar lebar dengan peran horor yang intens pasti akan menarik perhatian. Penampilannya sebagai ibu yang berubah mengerikan akan menjadi daya tarik utama.

Kedua, kolaborasi antara Aura Ribero dan Ali Fikry sebagai kakak beradik yang menghadapi teror ibu mereka, menjanjikan chemistry yang kuat dan emosi yang mendalam. Mereka akan menjadi mata dan hati penonton dalam mengungkap misteri yang terjadi.

Ketiga, film ini diadaptasi dari thread viral yang sudah terbukti menarik perhatian banyak orang. Ini memberikan fondasi cerita yang sudah teruji dan membuat penasaran bagaimana kisah viral tersebut divisualisasikan menjadi sebuah film horor.

Keempat, Randolph Zaini sebagai sutradara memiliki rekam jejak yang solid dalam menggarap cerita-cerita misteri dan horor dengan sentuhan psikologis yang kuat, menjamin kualitas penyutradaraan. Kamu bisa berharap pada penceritaan yang rapi dan atmosfer yang mencekam.

Terakhir, film ini tidak hanya menjual jumpscare, tetapi juga horor psikologis yang menggali ketakutan terdalam tentang keluarga dan identitas. Sebuah sajian horor yang lebih kompleks dan membuatmu berpikir, bukan sekadar terkejut sesaat.

Jadi, siapkan dirimu untuk merasakan ketegangan dan misteri yang disajikan dalam Dia Bukan Ibu. Saksikan bagaimana Vira berjuang mengungkap kebenaran di balik sosok ibunya yang tak lagi sama, mulai 25 September di bioskop kesayanganmu! Apakah ini benar-benar ibunya, atau ada entitas lain yang mengambil alih? Temukan jawabannya di layar lebar!

banner 325x300