banner 728x250

Bikin Merinding! Tha Rae: The Exorcist, Film Horor Thailand Pertama yang Gabungkan Eksorsisme Katolik dan Ilmu Hitam Lokal

Aktor Russell Crowe sebagai pastor dalam film eksorsisme, menggambarkan tema 'Tha Rae: The Exorcist'.
Russell Crowe dalam The Pope's Exorcist. Tema eksorsisme Katolik menjadi terobosan baru film horor Thailand 'Tha Rae'.
banner 120x600
banner 468x60

Industri film horor Thailand kembali mengguncang dengan kehadiran ‘Tha Rae: The Exorcist’. Ini bukan sembarang film horor, melainkan karya pertama yang berani mengangkat tema eksorsisme ala Katolik di Negeri Gajah Putih. Sebuah terobosan yang menjanjikan pengalaman menonton yang berbeda dan lebih mencekam.

Disutradarai dan ditulis bersama oleh Taweewat Wantha, sosok di balik kesuksesan ‘Death Whisperer’ (2023) dan sekuelnya (2024), film ini menjanjikan ketegangan yang tak kalah mencekam. Wantha dikenal dengan kemampuannya meramu cerita horor yang menggigit dan meninggalkan kesan mendalam.

banner 325x300

Teror Mencekam di Desa Tha Rae

Bersiaplah dibawa ke sebuah desa terpencil di pedalaman Thailand, tepatnya di Tha Rae, Distrik Mueang Sakon Nakhon. Wilayah ini dikenal sebagai komunitas Katolik tertua di Thailand, namun kini diselimuti misteri dan ketakutan yang tak terhingga.

Kasus kesurupan massal dan gangguan kuasa gelap telah meneror warga selama bertahun-tahun, menciptakan kegelisahan yang tak berkesudahan. Kehidupan damai mereka berubah menjadi mimpi buruk yang tak kunjung usai, memaksa mereka hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

Pastor Muda dan Misteri Kerasukan Ming

Keuskupan akhirnya mengutus seorang pastor muda bernama Paolo untuk menyelidiki teror ini. Namun, setibanya di desa, Paolo langsung dihadapkan pada pemandangan mengerikan yang mengguncang imannya.

Seorang pria tua bernama Ming ditemukan dipasung oleh warga setempat. Ia dituduh telah memangsa hewan ternak dengan kejam, menyebabkan kematian misterius, bahkan tertangkap basah hendak menyerang seorang anak perempuan yang tak berdaya.

Ming diduga kuat menjadi sumber teror di kampung tersebut, dan kecurigaan mengarah pada praktik ilmu hitam yang telah ia geluti selama puluhan tahun. Ritual gelap yang ia lakukan mungkin telah membuka gerbang bagi entitas jahat untuk merasuki tubuhnya, mengubahnya menjadi ancaman nyata bagi siapa saja di sekitarnya.

Eksorsisme Gagal dan Teror yang Meluas

Demi mengusir entitas jahat dari tubuh Ming, adik iparnya, Saeng, memanggil Sopha, seorang dukun muda lokal yang sedang naik daun di internet. Prosesi eksorsisme tradisional pun dimulai dengan harapan dapat mengakhiri penderitaan yang melanda keluarga mereka.

Sayangnya, sebuah insiden tak terduga terjadi, membuat ritual pengusiran setan itu gagal total dan memperburuk keadaan. Situasi semakin memburuk ketika Malee, putri tunggal Ming, datang untuk menjenguk ayahnya.

Malee justru ikut kerasukan, memperparah teror di kampung tersebut dengan kekuatan yang lebih gelap. Kini, Pastor Paolo harus menghadapi bukan hanya satu, melainkan dua kasus eksorsisme yang saling berkaitan dan jauh lebih berbahaya.

Ia harus berpacu dengan waktu untuk mengungkap asal-usul teror ini, menyelamatkan nyawa para korban, tanpa menyadari bahaya besar yang mengancam nyawanya sendiri di setiap langkahnya. Mampukah Paolo menghadapi kekuatan gelap yang melampaui pemahamannya?

Perpaduan Horor Klasik dan Lokal yang Mencekam

Yang membuat ‘Tha Rae: The Exorcist’ begitu istimewa adalah perpaduan unik antara horor eksorsisme ala Katolik yang ikonik, mirip dengan ‘The Exorcist’ (1973), dengan folklor dan budaya lokal Thailand yang kaya. Ini adalah formula yang jarang ditemukan dalam film horor Asia.

Film ini bukan hanya menyajikan ritual pengusiran setan yang familier, tetapi juga menyelami kepercayaan mistis dan ilmu hitam yang mengakar kuat di masyarakat pedesaan Thailand. Penonton akan diajak melihat bagaimana dua dunia spiritual yang berbeda berbenturan dalam satu narasi yang menegangkan.

Gabungan elemen ini menciptakan atmosfer horor yang lebih kompleks, mendalam, dan tentu saja, jauh lebih mencekam bagi penonton. Setiap adegan dirancang untuk membangun ketegangan, membuat bulu kuduk berdiri, dan meninggalkan kesan yang sulit dilupakan.

Di Balik Layar: Sutradara dan Bintang Ternama

Di balik kesuksesan ‘Tha Rae: The Exorcist’ ada tangan dingin Taweewat Wantha, sutradara yang sudah membuktikan kemampuannya lewat ‘Death Whisperer’ (2023) dan sekuelnya. Keahliannya dalam membangun suasana horor tak perlu diragukan lagi.

Ia berkolaborasi dengan Buddhiporn Bussabarati dan Worawit Chaiwongkhod dalam meramu naskah yang penuh ketegangan dan misteri. Hasilnya adalah cerita yang berlapis, penuh kejutan, dan membuat penonton terus bertanya-tanya hingga akhir.

Film ini juga diperkuat oleh jajaran aktor dan aktris ternama Thailand yang mampu menghidupkan karakter-karakter kompleks. Ada Jirayu ‘James’ Tangsrisuk yang dikenal dari ‘Suphapburut Juthathep’ (2013), ‘Timeline’ (2014), dan ‘The One in My Heart’ (2015), yang memberikan penampilan mendalam sebagai Pastor Paolo.

Kemudian ada Phiravich ‘Mean’ Attachitsataporn, bintang serial ‘Love by Chance’ (2018) dan film ‘Pee Nak 2’ (2020), yang menunjukkan sisi gelapnya dalam peran ini. Serta Thaneth Warakulnukroh, Nichaphat Chatchaipholrat, Ongart Cheamcharoenpornkul, dan Sawanee Utoomma yang melengkapi jajaran pemain dengan akting memukau.

Perpaduan talenta di depan dan belakang layar ini menjamin pengalaman menonton horor yang tak terlupakan. Mereka berhasil menciptakan dunia yang gelap, penuh ketakutan, dan membuat penonton merasakan setiap momen teror yang terjadi.

Jadwal Tayang: Siap-siap Merinding di Bioskop!

Bagi kamu penggemar horor yang sudah tak sabar, ‘Tha Rae: The Exorcist’ telah tayang perdana di Thailand pada 7 Agustus 2025. Respons positif dari penonton dan kritikus di sana menunjukkan bahwa film ini memang layak dinantikan.

Dan kabar baiknya, film ini sudah bisa kamu saksikan di bioskop Indonesia sejak 17 September 2025. Jangan sampai ketinggalan untuk merasakan terornya sendiri dan menyaksikan bagaimana Thailand membawa genre eksorsisme ke level yang lebih baru dan lebih menyeramkan!

banner 325x300