PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) Region 2 Medan sedang jadi sorotan utama. Kinerja bisnis emas mereka meroket tajam, mencatat angka fantastis hingga Oktober 2023. Ini bukan sekadar kabar baik, tapi bukti nyata potensi besar investasi emas di Indonesia.
Segmen cicil emas menjadi motor utama di balik kesuksesan ini. Nilai pembiayaannya berhasil menembus angka Rp1,18 triliun, melonjak 114,60 persen secara tahunan (YoY). Capaian ini menjadikan cicil emas sebagai pendorong utama pertumbuhan bisnis bulion di wilayah tersebut.
Kinerja Emas BSI Medan Meroket Tajam
Lonjakan drastis ini tak lepas dari tingginya minat masyarakat menjadikan emas sebagai instrumen investasi andalan. Taufan Anshari, RCEO BSI Region 2 Medan, mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi yang dinamis dan tren kenaikan harga emas global turut memicu pencarian aset lindung nilai yang aman dan stabil.
Di tengah gejolak ekonomi dan tren kenaikan harga emas global, masyarakat cerdas mencari aset yang aman dan stabil. Emas terbukti menjadi pilihan utama sebagai aset lindung nilai yang kokoh, memberikan ketenangan di tengah ketidakpastian.
Cicil Emas Jadi Primadona
Menariknya, investasi emas melalui BSI juga sangat diminati oleh generasi milenial. Mereka melihat emas sebagai jalan pintas menuju kemandirian finansial dan proteksi aset di masa depan. Emas menawarkan stabilitas yang dicari oleh generasi yang lebih sadar akan perencanaan keuangan.
Produk Lain Tak Kalah Moncer
Tak hanya cicil emas, produk lain juga menunjukkan performa impresif. Layanan Gadai Emas mencatat outstanding Rp795,56 miliar, tumbuh 52,51 persen (YoY). Ini menunjukkan fleksibilitas emas sebagai aset yang bisa dicairkan saat dibutuhkan.
Sementara itu, BSI E-mas berhasil menarik total kepemilikan 118,4 kg emas. Ini tersebar di 33.782 nomor akun, menunjukkan adopsi digital yang masif dan kemudahan akses yang ditawarkan BSI.
Mengapa Emas Begitu Diminati?
Menurut Taufan, capaian gemilang ini adalah buah dari penguatan literasi investasi emas yang gencar dilakukan BSI. Bank syariah terbesar di Indonesia ini tak henti mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya diversifikasi investasi.
Mereka terus menyoroti keunggulan emas sebagai aset yang tahan inflasi, sangat likuid, dan bisa diperjualbelikan kapan saja. Ini penting untuk membangun kepercayaan investor, terutama bagi mereka yang baru memulai.
Emas: Investasi Aman di Tengah Ketidakpastian
Emas telah lama dikenal sebagai "safe haven" atau aset lindung nilai. Ketika pasar saham bergejolak atau inflasi meningkat, harga emas cenderung stabil atau bahkan naik, menjadikannya pilihan ideal untuk melindungi kekayaan.
Kemudahan akses dan likuiditas tinggi juga menjadi daya tarik utama. Nasabah dapat dengan mudah membeli, menjual, atau bahkan menggadaikan emas mereka, memberikan fleksibilitas finansial yang tak dimiliki banyak instrumen investasi lain.
Millennials: Generasi Melek Investasi Emas
Generasi milenial, yang dikenal melek teknologi dan informasi, semakin sadar akan pentingnya investasi jangka panjang. Emas, dengan reputasinya yang solid dan kini mudah diakses secara digital, menjadi pilihan menarik bagi mereka.
BSI berhasil menangkap tren ini dengan menyediakan platform yang intuitif dan edukasi yang relevan. Ini membuat investasi emas tidak lagi terasa rumit atau eksklusif, melainkan dapat dijangkau oleh semua kalangan.
Ekosistem Emas BSI yang Lengkap dan Inklusif
BSI kini memiliki ekosistem bulion yang sangat lengkap. Ini mencakup Simpanan Emas, Perdagangan Emas, hingga Penitipan Emas, memberikan solusi komprehensif bagi nasabah yang ingin berinvestasi atau mengelola emas mereka.
BSI juga telah mengantongi izin resmi sebagai bank penyedia jasa simpanan emas sejak 10 November 2023. Ini semakin memperkuat posisi mereka sebagai pemain utama di sektor emas, menjamin keamanan dan kepercayaan nasabah.
Beyond by BSI: Investasi Emas dalam Genggaman
Semua kemudahan ini bisa diakses lewat aplikasi Beyond by BSI. Nasabah bisa membeli, menjual, transfer, mencetak, bahkan menabung emas secara rutin dengan biaya super terjangkau, semuanya hanya dalam genggaman.
Aplikasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman investasi yang mulus dan efisien. Fitur-fitur lengkapnya membuat pengelolaan aset emas menjadi lebih mudah dan transparan, sesuai dengan gaya hidup digital saat ini.
Investasi Emas Mulai dari Rp50 Ribu? Bisa Banget!
Bayangkan, investasi emas kini bisa dimulai hanya dengan Rp50 ribu atau setara 0,002 gram emas! Ini membuktikan bahwa investasi emas kini sangat inklusif, terbuka untuk siapa saja, bukan hanya kalangan atas.
Dengan modal sekecil itu, BSI berhasil mendemokratisasi investasi emas. Ini membuka pintu bagi lebih banyak masyarakat untuk merasakan manfaat dari memiliki aset berharga ini, tanpa perlu menunggu modal besar.
Jangkauan Luas, Dampak Besar
BSI Region 2 Medan sendiri menjangkau tiga provinsi strategis: Sumatera Utara, Kepulauan Riau (Kepri), dan Riau. Layanan mereka terbagi dalam 5 area utama: Medan Kota, Medan Raya, Pematang Siantar, Batam, dan Pekanbaru.
Hingga Oktober 2023, total nasabah yang dikelola mencapai 1,96 juta, tumbuh 8,2% (YoY). Ini menunjukkan ekspansi yang kuat di wilayah tersebut dan penerimaan positif dari masyarakat.
Minat masyarakat yang tinggi tercermin dari jumlah nasabah rekening emas yang menembus 279.685 akun. Angka ini melonjak 172,3% sepanjang tahun (YTD), sebuah pertumbuhan yang luar biasa dan mengindikasikan tren yang kuat.
Penjualan emas melalui aplikasi BYOND by BSI juga tak kalah fantastis, mencapai 1,56 ton. Dari sini, BSI berhasil meraup fee based income sekitar Rp170 miliar (YtD), menunjukkan potensi bisnis yang menguntungkan.
Total saldo kelolaan emas BSI kini mencapai 1,45 ton, setara dengan Rp3,7 triliun. Angka ini melonjak 227%, membuktikan kepercayaan nasabah yang sangat tinggi terhadap layanan dan produk emas BSI.
Komitmen BSI untuk Demokratisasi Emas
Taufan Anshari menegaskan komitmen BSI untuk mendemokratisasi investasi emas. "Cukup dengan Rp50.000, siapa pun sudah bisa membeli emas di BSI, dengan perolehan sekitar 0,02 gram," jelasnya. Ini adalah langkah revolusioner dalam dunia investasi.
Setelah memiliki rekening emas, nasabah bisa memantau langsung pergerakan investasinya secara real-time. Ditambah jaminan "buyback" dengan harga kompetitif 24 jam, fleksibilitas investasi emas BSI tak tertandingi.
Jika ingin memiliki emas fisik, nasabah bisa mencetaknya sesuai gramasi melalui menu di aplikasi BYOND by BSI. Tak perlu khawatir soal keamanan, emasmu tersimpan aman di bank, bebas risiko penyimpanan pribadi.
Masyarakat punya dua opsi utama: menabung emas atau mencicil emas. Dan jika butuh dana cepat tanpa harus menjual emas, layanan gadai emas siap membantu, memberikan solusi finansial yang komprehensif dan syariah.


















