banner 728x250

Kulit Gatal Tak Kunjung Hilang? Awas, Bisa Jadi Tanda 7 Penyakit Kronis dan Kanker yang Jarang Disadari!

kulit gatal tak kunjung hilang awas bisa jadi tanda 7 penyakit kronis dan kanker yang jarang disadari portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Siapa yang tidak pernah merasakan gatal? Sensasi tidak nyaman ini seringkali kita anggap sepele. Biasanya, kita langsung berpikir itu hanya karena kulit kering, gigitan serangga, atau mungkin reaksi alergi biasa yang akan hilang setelah digaruk.

Namun, tahukah kamu bahwa ada kondisi gatal yang jauh lebih serius dari sekadar masalah kulit biasa? Gatal yang tak kunjung hilang, apalagi jika disertai gejala lain, bisa menjadi sinyal bahaya dari sejumlah penyakit kronis, bahkan kanker. Jangan pernah menyepelekannya!

banner 325x300

Gatal yang persisten dan tidak mereda meski sudah digaruk atau diobati dengan pelembap, wajib kamu waspadai. Ini bukan hanya tentang rasa tidak nyaman, tetapi bisa jadi alarm tubuh yang mencoba memberitahukan sesuatu yang lebih dalam.

Lantas, kapan kamu harus mulai curiga dan segera memeriksakan diri? Yuk, kenali tujuh kondisi kesehatan serius yang seringkali diawali dengan gejala kulit gatal yang sering terabaikan.

1. Penyakit Ginjal Stadium Akhir

Jika kamu atau orang terdekat mengalami gatal hebat di sekujur tubuh, terutama tanpa penyebab jelas, penyakit ginjal bisa jadi pemicunya. Kondisi ini sangat umum terjadi pada penderita penyakit ginjal stadium akhir atau gagal ginjal kronis.

Gatal ini sering disebut sebagai pruritus uremik. Studi bahkan menunjukkan bahwa sekitar 42 persen pasien dialisis merasakan gatal sedang hingga ekstrem. Rasanya begitu mengganggu sampai-sampai bisa membangunkan penderitanya di tengah malam karena terus menggaruk.

Ini terjadi karena ginjal tidak lagi mampu menyaring racun dari darah secara efektif. Akibatnya, produk limbah menumpuk di dalam tubuh dan memicu iritasi pada kulit, menimbulkan sensasi gatal yang intens dan menyiksa.

2. Gangguan Fungsi Hati (Liver)

Gatal-gatal pada kulit juga bisa menjadi pertanda adanya masalah pada organ hati atau liver. Ketika fungsi hati terganggu, organ ini kesulitan untuk mendetoksifikasi tubuh secara optimal.

Salah satu produk sampingan yang menumpuk adalah asam empedu. Penumpukan asam empedu di bawah kulit inilah yang kemudian memicu rasa gatal yang hebat.

Jika gatalmu disertai dengan kulit atau mata menguning (jaundice), urine berwarna gelap, atau feses pucat, segera periksakan diri. Ini bisa menjadi indikasi serius adanya gangguan pada hati yang memerlukan penanganan medis segera.

3. Dermatografi: Kulit yang Terlalu Sensitif

Pernahkah kamu menggaruk kulit dengan ringan, lalu muncul bekas luka tipis dan merah yang butuh waktu lama untuk hilang? Jika ya, kamu mungkin mengalami dermatografi atau dermatografisme.

Ini adalah bentuk biduran kronis yang membuat kulit sangat sensitif terhadap sentuhan. Kulitmu akan bereaksi berlebihan dengan melepaskan terlalu banyak histamin, zat kimia yang menyebabkan gatal dan pembengkakan.

Bekas garukan yang menyerupai tulisan atau pola pada kulit ini bisa bertahan selama 15-30 menit. Kondisi ini memang tidak berbahaya, tetapi sangat mengganggu dan memerlukan penanganan untuk meredakan gejalanya.

4. Penyakit Tulang Belakang (Gatal Neuropatik)

Mungkin terdengar aneh, tapi gatal pada kulit ternyata bisa berkaitan erat dengan kondisi tulang belakangmu. Terutama jika gatal muncul pada bagian tengah atas punggung dan tidak disertai ruam.

Sensasi gatal ini dikenal sebagai gatal neuropatik. Gatal ini timbul sebagai gejala malfungsi saraf, di mana saraf-saraf di area tersebut mengalami iritasi atau kompresi.

Menggaruk biasanya tidak akan menghilangkan rasa gatal ini, bahkan seringkali malah memperparah. Gatal neuropatik cenderung semakin intens seiring waktu dan memerlukan diagnosis dari dokter saraf untuk mengetahui penyebab pastinya.

5. Penyakit Celiac dan Dermatitis Herpetiformis (DH)

Jika gatalmu disertai dengan benjolan atau lepuh kecil yang sering muncul di lutut, siku, bokong, atau garis rambut, ini bisa jadi tanda dermatitis herpetiformis (DH). DH adalah manifestasi kulit dari penyakit celiac.

Penyakit celiac adalah kondisi autoimun di mana tubuh tidak bisa mentoleransi gluten, protein yang ditemukan dalam gandum, jelai, dan gandum hitam. Saat penderita celiac mengonsumsi gluten, sistem kekebalan tubuhnya memproduksi antibodi yang disebut imunoglobulin A (IgA).

Antibodi ini kemudian berikatan dengan sel-sel kulit, memicu peradangan dan rasa gatal yang sangat intens. Jika kamu mengalami gejala ini, penting untuk segera berkonsultasi dengan dokter untuk diagnosis dan penanganan yang tepat, yaitu dengan menghindari gluten.

6. Kanker Payudara (Penyakit Paget pada Puting)

Meskipun sangat langka, gatal pada area puting bisa menjadi tanda kanker payudara jenis tertentu, yaitu penyakit Paget pada puting. Ini adalah jenis kanker yang sel-selnya berkumpul di dalam atau sekitar puting.

Tanda utama penyakit Paget adalah munculnya bercak bersisik, merah, dan terasa gatal di sekitar puting dan areola. Gejala ini seringkali disalahartikan sebagai eksim atau infeksi jamur biasa.

Penting untuk tidak menunda pemeriksaan jika kamu menemukan perubahan aneh pada puting atau payudara. Deteksi dini sangat krusial dalam penanganan kanker payudara.

7. Gangguan Tiroid (Hipertiroidisme atau Hipotiroidisme)

Penyakit tiroid, baik yang terlalu aktif (hipertiroidisme) maupun kurang aktif (hipotiroidisme), ternyata bisa memicu sensasi gatal atau aneh pada kulit. Kelenjar tiroid berperan penting dalam mengatur metabolisme tubuh, termasuk kesehatan kulit.

Meskipun mekanisme pastinya belum sepenuhnya dipahami, perubahan pada kelenjar keringat yang disebabkan oleh gangguan tiroid dapat menyebabkan kulit menjadi sangat kering. Kulit kering inilah yang kemudian memicu rasa gatal.

Selain gatal, gejala lain yang mungkin muncul adalah perubahan berat badan, kelelahan, perubahan suasana hati, atau rambut rontok. Jika kamu mengalami kombinasi gejala ini, konsultasikan dengan dokter untuk pemeriksaan fungsi tiroid.

Jadi, jangan pernah sepelekan kulit gatal yang tak kunjung hilang atau disertai gejala lain yang mencurigakan. Tubuh kita seringkali memberikan sinyal halus saat ada sesuatu yang tidak beres. Mendengarkan dan merespons sinyal tersebut dengan cepat bisa menjadi kunci untuk deteksi dini dan penanganan penyakit serius. Segera periksakan diri ke dokter jika kamu merasa khawatir.

banner 325x300