banner 728x250

Bad Bunny Lewati AS di Tur Dunia Terbarunya: Terungkap, Ketakutan ICE Jadi Alasan Mengejutkan!

bad bunny lewati as di tur dunia terbarunya terungkap ketakutan ice jadi alasan mengejutkan portal berita terbaru
banner 120x600
banner 468x60

Musisi fenomenal Bad Bunny kembali bikin geger jagat musik global. Kali ini, bukan karena lagu baru atau gaya nyentriknya, melainkan keputusan kontroversial untuk sengaja tidak memasukkan Amerika Serikat dalam jadwal tur dunia terbarunya, "Debí Tirar Más Fotos". Alasan di baliknya? Sebuah ketakutan serius terhadap kemungkinan digeruduk oleh pihak imigrasi AS, atau yang dikenal sebagai ICE (Immigration and Customs Enforcement).

Keputusan ini tentu saja mengejutkan banyak pihak, mengingat Bad Bunny adalah salah satu bintang Latin terbesar yang pamornya terus melejit di seluruh dunia, termasuk di AS. Tur yang digadang-gadang menjadi salah satu yang terbesar dalam kariernya ini justru absen di salah satu pasar musik terbesar di dunia. Ini bukan sekadar absen biasa, melainkan sebuah pernyataan berani yang menggema.

banner 325x300

Siapa Bad Bunny dan Mengapa Keputusannya Penting?

Bad Bunny, atau nama aslinya Benito Antonio Martínez Ocasio, adalah rapper, penyanyi, dan penulis lagu asal Puerto Riko yang telah mendefinisikan ulang musik Latin modern. Dengan perpaduan reggaeton, trap, dan sentuhan genre lain, ia berhasil menembus batas bahasa dan budaya, menjadi ikon global. Album-albumnya seperti "Un Verano Sin Ti" tidak hanya memecahkan rekor penjualan, tetapi juga mendominasi tangga lagu di seluruh dunia.

Pengaruhnya tidak hanya terbatas pada musik. Bad Bunny dikenal vokal menyuarakan isu-isu sosial dan politik, termasuk hak-hak imigran dan situasi di Puerto Riko. Oleh karena itu, keputusannya untuk menghindari AS karena kekhawatiran terhadap ICE bukan hanya tentang logistik tur, tetapi juga sebuah sikap politik yang kuat. Ini menunjukkan bahwa baginya, integritas dan prinsip jauh lebih penting daripada potensi keuntungan finansial dari pasar AS.

Tur Dunia "Debí Tirar Más Fotos": Ambisi Global Tanpa Amerika Serikat

Tur "Debí Tirar Más Fotos" sendiri adalah proyek ambisius yang menargetkan 57 pertunjukan di berbagai benua. Mulai dari Asia, Eropa, Oceania, hingga Amerika Selatan, semua masuk dalam daftar destinasi Bad Bunny. Namun, untuk wilayah Amerika Utara, hanya Meksiko yang beruntung masuk dalam jadwalnya.

Ini jelas menjadi pukulan telak bagi jutaan penggemar Bad Bunny di Amerika Serikat yang telah menantikan kehadirannya. Padahal, Bad Bunny sendiri mengakui bahwa ia memiliki hubungan yang kuat dengan komunitas Latin di AS dan setiap konsernya di sana selalu sukses besar. Namun, kali ini, ada faktor yang lebih besar yang menjadi pertimbangan.

Alasan di Balik Ketakutan ICE: Mengapa Bad Bunny Khawatir?

Dalam wawancaranya dengan I-D yang tayang pada Rabu (10/9), Bad Bunny menjelaskan alasannya secara gamblang. "Ada banyak alasan mengapa saya tidak tampil di AS, dan tidak satu pun karena kebencian – saya sudah sering tampil di sana," katanya. Ia menegaskan bahwa semua pertunjukannya di AS sebelumnya selalu sukses dan ia senang bisa terhubung dengan orang-orang Latin yang tinggal di sana.

Namun, ada satu masalah besar yang membuatnya sangat khawatir: kehadiran ICE. "Tapi ada masalah-seperti, ICE bisa berada di luar. Dan itu adalah sesuatu yang kami bicarakan dan sangat khawatirkan," ungkapnya. Kekhawatiran ini bukan tanpa dasar. ICE dikenal dengan operasi penegakan hukum imigrasi yang ketat, yang seringkali menimbulkan ketakutan di kalangan komunitas imigran.

Bagi seorang artis yang memiliki basis penggemar besar dari komunitas Latin dan imigran, potensi kehadiran ICE di sekitar lokasi konser bisa menciptakan lingkungan yang tidak aman dan menakutkan bagi para penggemarnya. Ini bisa menghalangi mereka untuk datang, atau bahkan menempatkan mereka dalam risiko penangkapan. Bad Bunny, sebagai representasi suara komunitas tersebut, memilih untuk tidak mengambil risiko itu.

Dilema Penggemar di AS: Adakah Solusi Lain?

Tentu saja, keputusan ini menimbulkan dilema bagi para penggemar Bad Bunny di AS. Mereka adalah bagian integral dari kesuksesannya dan kini harus menerima kenyataan bahwa idola mereka tidak akan datang ke kota mereka. Namun, Bad Bunny juga menawarkan alternatif.

Ia menyarankan agar "Warga Latin dan Puerto Riko di Amerika Serikat juga bisa bepergian ke sini, atau ke belahan dunia mana pun," merujuk pada konser residensinya di Puerto Riko. Ini adalah undangan terbuka bagi para penggemar untuk merasakan pengalaman konser di tanah kelahirannya, sebuah tempat yang memiliki makna mendalam bagi Bad Bunny dan musiknya. Meski begitu, tentu saja tidak semua penggemar memiliki kesempatan atau dana untuk bepergian ke luar negeri.

Album "Debí Tirar Más Fotos": Karya Personal Penuh Penghormatan

Tur ini sendiri merupakan bagian dari promosi album keenam Bad Bunny, "Debí Tirar Más Fotos", yang dirilis pada Januari 2025. Album ini melanjutkan formula musik yang sukses dari album fenomenalnya, "Un Verano Sin Ti" (2022), namun dengan sentuhan yang lebih dalam pada musik tradisional Puerto Riko.

Saat dirilis, album ini mendapat pujian luas dari kritikus musik. Mereka menganggap "Debí Tirar Más Fotos" sebagai album Bad Bunny yang paling personal dan sebuah penghormatan tulus kepada Puerto Riko. Album ini mengeksplorasi identitas, budaya, dan pengalaman hidupnya, menjadikannya karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga sarat makna. Ini menunjukkan kedalaman artistik Bad Bunny yang terus berkembang.

Rekor Penjualan Tiket yang Fantastis: Bukti Dominasi Global

Meskipun masih akan dimulai beberapa bulan lagi, tepatnya pada November 2025 di Republik Dominika, "Debí Tirar Más Fotos World Tour" sudah mencetak sejumlah rekor fantastis. Ini membuktikan bahwa absennya AS tidak sedikit pun mengurangi daya tarik Bad Bunny di mata dunia.

Konser ini menjadi konser dengan penjualan ludes tercepat di Costa Rica dan Meksiko. Bahkan di Meksiko, antusiasme penggemar mencapai puncaknya. Lebih dari 4 juta orang mengincar tiket konser ini, menjadikannya antrean konser terpanjang dalam sejarah Meksiko. Angka-angka ini adalah bukti nyata dominasi global Bad Bunny yang tidak terbantahkan.

Setelah Republik Dominika, tur akan berlanjut ke Costa Rica, Meksiko, Kolombia, Peru, Chile, Argentina, Brazil, Australia, Jepang, Spanyol, Portugal, Jerman, Belanda, Inggris, Prancis, Swedia, Polandia, Italia, dan Belgia. Daftar panjang ini menunjukkan jangkauan Bad Bunny yang luar biasa luas, menjangkau berbagai benua dan budaya.

Pesan di Balik Keputusan Bad Bunny: Lebih dari Sekadar Konser

Keputusan Bad Bunny untuk menghindari AS karena kekhawatiran terhadap ICE adalah lebih dari sekadar pengaturan jadwal tur. Ini adalah sebuah pernyataan politik dan kemanusiaan yang kuat. Ia memilih untuk memprioritaskan keamanan dan kenyamanan komunitas penggemarnya yang rentan, bahkan jika itu berarti mengorbankan pasar yang sangat menguntungkan.

Ini sejalan dengan citra Bad Bunny sebagai artis yang tidak takut berbicara dan menggunakan platformnya untuk menyuarakan isu-isu penting. Keputusannya ini mengirimkan pesan jelas tentang solidaritasnya dengan komunitas imigran dan kritik terhadap kebijakan imigrasi yang keras. Ia menunjukkan bahwa musik bisa menjadi alat perubahan dan suara bagi mereka yang terpinggirkan.

Dampak dan Reaksi Publik: Sebuah Pernyataan Berani

Reaksi publik terhadap keputusan ini beragam. Banyak penggemar di AS yang kecewa, tetapi juga banyak yang memuji keberanian dan integritas Bad Bunny. Di sisi lain, komunitas imigran dan aktivis hak asasi manusia mungkin melihat ini sebagai dukungan moral yang signifikan dari seorang ikon global.

Keputusan Bad Bunny ini mungkin juga akan memicu diskusi lebih lanjut di industri musik tentang bagaimana artis harus menavigasi lanskap politik yang semakin kompleks. Ini adalah pengingat bahwa musik, pada akhirnya, tidak dapat dipisahkan dari konteks sosial dan politik di mana ia diciptakan dan dinikmati. Bad Bunny sekali lagi membuktikan bahwa ia adalah artis yang berani mengambil sikap, bahkan jika itu berarti menempuh jalan yang tidak biasa.

banner 325x300