Jumat, 12 September 2025, malam ini, Bioskop Trans TV siap menyajikan tontonan epik yang tak boleh kamu lewatkan. Film aksi petualangan "Robin Hood" (2018) akan hadir di layar kaca kamu pada pukul 21.00 WIB. Dibintangi oleh aktor-aktor papan atas seperti Taron Egerton dan Jamie Foxx, film ini menawarkan interpretasi modern yang penuh adrenalin dari kisah legenda sang pahlawan rakyat.
Siap-siap untuk menyaksikan kisah Robin of Loxley yang bertransformasi dari seorang bangsawan kaya menjadi pemberontak yang berani. Film ini akan membawamu menyelami intrik politik, aksi laga yang mendebarkan, dan perjuangan melawan ketidakadilan yang merajalela.
Malam Ini di Bioskop Trans TV: Kisah Sang Pahlawan Legendaris
Kisah Robin Hood sudah melegenda, dikenal sebagai pahlawan yang merampok orang kaya untuk diberikan kepada yang miskin. Namun, versi 2018 ini menawarkan sudut pandang yang lebih segar dan gelap, membawa penonton pada perjalanan emosional Robin yang penuh gejolak. Film ini bukan sekadar cerita dongeng biasa, melainkan sebuah narasi tentang pengkhianatan, balas dendam, dan perjuangan untuk keadilan di tengah sistem yang korup.
Dengan sentuhan modern pada kostum, koreografi pertarungan, dan narasi, "Robin Hood" (2018) berhasil menghadirkan kembali semangat sang pahlawan legendaris ke layar lebar. Ini adalah kesempatan emas untuk melihat bagaimana Taron Egerton dan Jamie Foxx menghidupkan karakter-karakter ikonik ini dengan gaya mereka sendiri.
Robin of Loxley: Dari Bangsawan Menjadi Pemberontak
Cerita dimulai dengan memperkenalkan Robin of Loxley (Taron Egerton), seorang pemanah ulung yang menjalani kehidupan sempurna. Ia memiliki segalanya: kekayaan, status, dan kekasih yang sangat dicintainya, Marian (Eve Hewson), di tanah kelahirannya, Nottingham, Inggris. Hidupnya tampak begitu indah dan tanpa cela, seolah tak ada yang bisa menggoyahkan kebahagiaannya.
Hidup Sempurna yang Hancur
Namun, kebahagiaan itu tak berlangsung lama. Robin direkrut secara paksa oleh Sheriff of Nottingham (Ben Mendelsohn) yang terkenal korup untuk bergabung dalam Perang Salib Ketiga. Ini adalah awal dari kehancuran hidupnya yang tenang, menyeretnya ke dalam konflik brutal yang akan mengubahnya selamanya.
Kekecewaan di Medan Perang Salib
Empat tahun berlalu, Robin jauh dari tanah airnya, menyaksikan kengerian perang yang tak berkesudahan. Ia merasa sangat kecewa dengan kebrutalan komandannya, Guy of Gisbourne (Paul Anderson). Puncaknya adalah ketika Guy dengan kejam mengeksekusi tahanan tak bersenjata yang sudah memohon belas kasihan. Robin, yang mencoba menghentikan tindakan biadab tersebut, justru dituduh melakukan pengkhianatan dan dikirim kembali ke Inggris dengan aib.
Kembali ke Nottingham: Kehilangan dan Kemarahan
Sekembalinya ke Nottingham, Robin harus menghadapi kenyataan pahit yang menunggunya. Ia menemukan bahwa hidupnya yang dulu sempurna telah hancur berkeping-keping. Bukan hanya kehormatannya yang direnggut, tetapi juga segala yang ia miliki.
Harta Dirampas, Kekasih Direbut
Hartanya telah disita oleh Sheriff of Nottingham, yang secara licik mengumumkan bahwa Robin telah meninggal dunia. Kekayaan Robin kemudian digunakan untuk mendanai perang atas perintah Kardinal yang korup, memperkaya para penguasa dan menindas rakyat jelata. Lebih menyakitkan lagi, kekasihnya, Marian, kini telah menjalin hubungan dengan pemimpin gerakan perlawanan bernama Will Tillman (Jamie Dornan).
Pertemuan Tak Terduga dengan Yahya (John)
Di tengah keputusasaan dan kemarahannya, Robin mulai menyelidiki praktik korup yang dilakukan oleh Sheriff of Nottingham. Ia menyaksikan sendiri bagaimana rakyat jelata hidup dalam penderitaan dan mulai merencanakan pemberontakan. Saat mencoba mendekati Marian, aksinya dicegah oleh seorang pemuda misterius bernama Yahya (Jamie Foxx), yang lebih sering dipanggil John. Pertemuan tak terduga ini menjadi titik balik penting dalam hidup Robin.
Lahirnya "The Hood": Misi Mencuri dari yang Korup
John, seorang pejuang tangguh dengan masa lalu yang kelam, menawarkan kerja sama kepada Robin. Tujuannya adalah mengakhiri perang dan menumbangkan rezim korup dengan mencuri uang yang diambil secara tidak sah oleh Sheriff of Nottingham. Ini adalah awal dari kemitraan yang akan melahirkan legenda baru.
Strategi Cerdik dan Aksi Berani
Dengan keahlian memanahnya yang luar biasa dan pengalaman berperang yang ia miliki, Robin dengan mudah mencuri harta curian tersebut. Setiap aksi mereka direncanakan dengan cerdik dan dieksekusi dengan berani, membuat Sheriff of Nottingham kebingungan dan marah. Mereka bergerak dalam bayangan, menjadi momok bagi para penindas.
Menjadi Harapan Rakyat Jelata
Harta yang berhasil dicuri kemudian diserahkan kembali kepada penduduk kota yang menderita. Tindakan heroik ini dengan cepat menyebar, dan orang-orang mulai memanggilnya dengan sebutan "The Hood." Robin Hood, sang pahlawan baru, telah lahir. Ia menjadi simbol harapan bagi rakyat jelata yang tertindas, inspirasi untuk bangkit melawan tirani.
Pertarungan Melawan Tirani: Ancaman Sheriff of Nottingham
Namun, aksi mereka tidak berjalan mulus. Sheriff of Nottingham, yang semakin murka dan terancam, mengerahkan seluruh pasukannya untuk menangkap para pemberontak. Ia bertekad untuk menghancurkan gerakan perlawanan dan menangkap "The Hood" yang telah mempermalukannya.
Rencana Penangkapan dan Eksekusi
Dalam salah satu aksinya, Robin Hood tertangkap dan dibawa ke kastil Sheriff. Ia dijatuhi hukuman mati, sebuah eksekusi publik yang dimaksudkan untuk menjadi peringatan bagi siapa pun yang berani menentang kekuasaan. Situasi tampak genting, dan nasib Robin berada di ujung tanduk.
Misi Penyelamatan yang Mendebarkan
Di tempat lain, John dan para pemberontak yang tersisa tidak tinggal diam. Mereka menyusun rencana berani untuk membebaskan Robin Hood dari malapetaka tersebut. Sebuah misi penyelamatan yang mendebarkan pun dimulai, penuh dengan aksi laga, strategi cerdik, dan pengorbanan. Akankah mereka berhasil menyelamatkan Robin dan melanjutkan perjuangan mereka?
Di Balik Layar Robin Hood (2018): Sutradara dan Para Bintang
Film "Robin Hood" (2018) disutradarai oleh Otto Bathurst, seorang sineas yang dikenal lewat karyanya di beberapa serial televisi seperti "Urban Gothic" (2008), "Teachers" (2003), dan "Criminal Justice" (2008). Sentuhan uniknya berhasil memberikan nuansa modern dan dinamis pada kisah klasik ini.
Sentuhan Otto Bathurst
Bathurst membawa visi segar untuk Robin Hood, menggabungkan elemen aksi laga modern dengan narasi yang lebih gelap dan realistis. Ia berupaya menunjukkan bagaimana seorang pria biasa bisa terpaksa menjadi pahlawan di tengah kondisi sosial yang tidak adil. Hasilnya adalah sebuah film yang tidak hanya menghibur tetapi juga memprovokasi pemikiran tentang keadilan dan kekuasaan.
Jajaran Aktor Bertabur Bintang
Selain Taron Egerton yang memukau sebagai Robin Hood dan Jamie Foxx yang karismatik sebagai John, film ini juga didukung oleh jajaran aktor bertabur bintang lainnya. Ada Ben Mendelsohn yang berhasil memerankan Sheriff of Nottingham dengan sangat meyakinkan, Eve Hewson sebagai Marian yang kuat, Tim Minchin, Jamie Dornan sebagai Will Tillman, hingga aktor senior F. Murray Abraham. Kombinasi talenta ini menjamin kualitas akting yang solid dan penampilan karakter yang mendalam.
Jangan Sampai Ketinggalan!
Setelah mengetahui sinopsis lengkap dan intrik di balik film "Robin Hood" (2018), pastikan kamu tidak melewatkan penayangannya. Saksikan aksi heroik dan petualangan mendebarkan Robin Hood di Bioskop Trans TV malam ini, Jumat 12 September 2025, pukul 21.00 WIB.
Sebagai bonus, Bioskop Trans TV juga akan menayangkan film "Bel Canto" pada pukul 23.00 WIB, melengkapi malammu dengan tontonan berkualitas. Siapkan camilan favoritmu dan nikmati malam yang penuh ketegangan dan hiburan di rumah!


















