Kabar gembira datang dari panggung nasional! Tim CoSight dari Program Studi Sains Data Universitas Nusa Mandiri (UNM) berhasil mengukir sejarah dengan meraih Juara I Pesta Data Nasional (PeDaS) 2025. Prestasi gemilang ini tak hanya membanggakan, tetapi juga menjadi bukti nyata keunggulan UNM sebagai Kampus Digital Bisnis yang mencetak talenta-talenta data berdaya saing global.
Momen bersejarah penerimaan penghargaan berlangsung dalam ajang Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) APTIKOM 2025. Acara bergengsi tersebut digelar di Hotel Novotel, Bandar Lampung, pada Rabu, 9 Oktober 2025, disaksikan oleh para pimpinan dan dosen perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.
Momen Bersejarah di Rakornas APTIKOM 2025
Suasana Rakornas APTIKOM 2025 terasa begitu khidmat sekaligus meriah saat nama Universitas Nusa Mandiri disebut sebagai pemenang utama Pesta Data Nasional. Dua mahasiswa Sains Data UNM, Desi Masdin Dama dan Rianggi Silvi Anti Butar-Butar, melangkah maju mewakili Tim CoSight. Mereka didampingi langsung oleh Rektor UNM, Prof. Dwiza Riana, untuk menerima trofi dan piagam penghargaan.
Senyum bangga terpancar jelas dari wajah Desi dan Rianggi, menandai puncak dari kerja keras dan dedikasi mereka. Penghargaan ini bukan sekadar piala, melainkan pengakuan atas inovasi dan kemampuan analisis data yang luar biasa dari mahasiswa UNM di kancah nasional.
Bukan Sekadar Juara, Ini Bukti Keunggulan Kampus Digital Bisnis
Kemenangan Tim CoSight di PeDaS 2025 menegaskan posisi UNM sebagai institusi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini. Sebagai Kampus Digital Bisnis, UNM terus berkomitmen melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga mumpuni dalam praktik dan siap menghadapi tantangan era digital.
Prestasi ini menjadi cerminan keberhasilan UNM dalam mengintegrasikan kurikulum inovatif dengan pembinaan yang intensif. Mahasiswa dibekali dengan keterampilan yang dibutuhkan pasar, mulai dari analisis data, pemodelan prediktif, hingga visualisasi informasi yang kompleks.
Kebanggaan Rektor dan Harapan untuk Masa Depan
Rektor UNM, Prof. Dwiza Riana, tak dapat menyembunyikan rasa bangganya atas pencapaian luar biasa ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada mahasiswa Sains Data yang telah mengharumkan nama almamater di tingkat nasional.
"Kami sangat bangga dengan capaian mahasiswa Sains Data UNM. Ini bukan hanya membawa nama baik kampus, tetapi juga menjadi bukti bahwa UNM mampu melahirkan generasi muda yang unggul di bidang teknologi dan data," tegas Prof. Dwiza. Ia berharap kemenangan ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika untuk terus berinovasi dan berkarya.
Pengakuan dari Panggung Nasional: Kisah Desi Masdin Dama
Salah satu perwakilan Tim CoSight, Desi Masdin Dama, berbagi perasaannya saat menerima penghargaan di hadapan para pimpinan dan dosen perguruan tinggi se-Indonesia. Momen tersebut menjadi pengalaman tak terlupakan yang memicu semangatnya.
"Rasanya luar biasa bisa berdiri di depan para pimpinan dan dosen perguruan tinggi seluruh Indonesia. Saya bangga bisa membawa nama UNM ke tingkat nasional," ujar Desi dengan mata berbinar. Ia menambahkan, kemenangan ini adalah hasil kerja tim dan dukungan penuh dari kampus.
Desi juga berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa lain untuk tidak takut berinovasi dan menunjukkan potensi terbaik mereka. "Semoga keberhasilan ini mendorong teman-teman lain untuk percaya diri dan kreatif. Saya ingin UNM terus dikenal sebagai kampus yang melahirkan generasi unggul di bidang sains data," tambahnya penuh harap.
Kurikulum Relevan dan Program Unggulan yang Berbicara
Kaprodi Sains Data UNM, Tati Mardiana, turut mengungkapkan kebanggaannya atas prestasi Tim CoSight. Menurutnya, kemenangan ini adalah validasi bahwa kurikulum dan metode pembinaan di Prodi Sains Data UNM sudah sangat relevan dengan tuntutan industri saat ini.
"Prestasi ini menunjukkan bahwa kurikulum dan pembinaan di Prodi Sains Data UNM sudah relevan dengan kebutuhan industri. Kami selalu mendorong mahasiswa untuk aktif mengikuti kompetisi dan mengasah kemampuan analisis data mereka," jelas Tati. Ia menekankan pentingnya pengalaman praktis dalam membentuk talenta data yang kompeten.
IEP 3+1: Cetak Lulusan Siap Tempur di Industri
Tati Mardiana menambahkan, keberhasilan ini juga selaras dengan visi program studi dalam mencetak lulusan yang kreatif, kompetitif, dan adaptif terhadap transformasi digital. Hal ini didukung penuh oleh program unggulan UNM, yaitu Internship Experience Program (IEP) 3+1.
"Program IEP 3+1 memberi kesempatan mahasiswa untuk belajar langsung di industri selama satu tahun penuh. Jadi, mahasiswa kami tidak hanya siap secara teori, tapi juga matang dalam praktik dan pengalaman kerja nyata," paparnya. Program ini membekali mahasiswa dengan pengalaman kerja profesional sebelum mereka benar-benar lulus, menjadikan mereka aset berharga bagi perusahaan.
UNM Siap Lahirkan Pionir Data Masa Depan
Capaian gemilang Tim CoSight di Pesta Data Nasional 2025 diharapkan menjadi motivasi besar bagi seluruh mahasiswa UNM, khususnya di Prodi Sains Data, untuk terus berkarya dan berinovasi. Universitas Nusa Mandiri berkomitmen penuh untuk terus mendukung setiap langkah mahasiswa dalam mengembangkan potensi diri.
"Kami ingin mahasiswa Sains Data UNM menjadi pionir dalam pemanfaatan data untuk kemajuan bangsa. Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika Kampus Digital Bisnis Universitas Nusa Mandiri," tutup Tati Mardiana. Dengan semangat ini, UNM siap melahirkan lebih banyak lagi talenta data yang akan membawa perubahan positif bagi Indonesia di masa depan.


















